Alasan utama sebuah produk baru gagal

Alasan Utama Sebuah Produk Baru Gagal

 

 

Perkembangan era globalisasi yang terjadi saat ini turut mempengaruhi perilaku konsumen terhadap suatu produk. Tuntutan konsumen yang tinggi tersebut harus disikapi oleh perusahaan dengan menghasilkan produk baru yang dapat memenuhi kebutuhan dan harapan konsumen. Inilah yang menjadi tantangan besar bagi pelaku usaha untuk menentukan strategi penjualan yang dapat menarik minat konsumen.

Namun demikian strategi pemasaran yang dirancang untuk mendongkrak penjualan tidak selalu dapat berjalan mulus. Tidak jarang terjadi kegagalan dalam pelaksanaannya yang mengakibatkan produk yang ditawarkan kurang diminati konsumen dan pada akhirnya tenggelam di tengah persaingan.

Document

Rasakan Kenyamanan bisnis Bersama Zahir

Mengelola invoice, inventory, keuangan dalam satu aplikasi,
Monitor bisnis kapan saja dimana saja.

Ambil Free Zahir Senilai 799K Sekarang, Tanpa Syarat !

Sudah tentu ini akan merugikan pelaku usaha. Kegagalan dalam menjual produk sama halnya menutup peluang untuk mendapatkan hasil yang besar. Lalu apa saja yang menjadi penyebab kegagalan dalam penjualan sebuah produk?

1. Penentuan harga produk yang tidak tepat
Harga menjadi faktor utama yang menjadi pertimbangan konsumen dalam membeli produk. Karena itu Anda harus dapat menentukan harga yang sesuai dengan segmen pasar yang dituju. Jika yang menjadi sasaran Anda adalah kelas menengah kebawah, maka Anda dapat menetapkan harga yang sedikit dibawah harga pasar. Tapi jika yang Anda tuju adalah kelompok menengah keatas maka tentukan harya yang sedikit lebih tinggi, yang tentunya harus diimbangi dengan mutu produk yang sesuai.

2. Info produk yang kurang memadai
Informasi produk yang kurang lengkap, jelas, atau memadai akan membuat konsumen tidak tertarik dengan produk Anda. Menyajikan informasi yang jelas, padat, dan informatif, terlebih informasi yang terkait dengan manfaat produk tersebut, cara pemakaian, dan poin penting lainnya akan membuat konsumen memiliki gambaran yang detil terhadap produk yang ditawarkan. Dengan informasi yang lengkap dan jelas tersebut akan meyakinkan konsumen bahwa mereka membeli produk yang tepat.

3. Produk yang kurang dibutuhkan konsumen
Besarnya tingkat kebutuhan konsumen terhadap sebuah produk merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan penjualan Anda. Jika konsumen merasa kurang membutuhkan produk Anda, dapat dipastikan penjualan Anda juga tidak akan memuaskan. Karena itu sebelum menjual sebuah produk, ada baiknya Anda melakukan riset atau survei untuk mengetahui produk apa yang paling dibutuhkan oleh target pasar. Dengan mengetahui produk yang dibutuhkan maka produk Anda dapat diterima dengan mudah di pasar yang dituju.

4. Kurangnya loyalitas konsumen
Menumbuhkan loyalitas dan kepercayaan konsumen terhadap produk Anda memang tidaklah mudah. Hal terpenting yang Anda lakukan adalah dengan melakukan branding agar produk Anda lebih dikenal konsumen dan lebih menonjolkan nilai yang dimiliki produk tersebut untuk membangun kepercayaan konsumen. Semakin besar manfaat yang didapat konsumen dari produk Anda maka kepercayaan mereka terhadap produk Anda juga akan semakin tinggi.

5. Kualitas produk yang rendah
Kualitas produk yang rendah akan membuat konsumen menjauhi produk Anda. Tidak bisa dipungkiri jika kualitas memiliki peran yang sangat penting dibandingkan kuantitas. Meskipun Anda ingin mendapatkan keuntungan yang besar, namun jangan pernah sekalipun menurunkan kualitas produk Anda demi mendapatkan keuntungan. Saat ini konsumen sudah semakin cerdas dan kritis, mereka mampu membedakan mana produk yang berkualitas dan mana yang asal-asalan.

[sgmb id=”1″]

Bagikan artikel