strategi pemasaran

Perkembangan zaman diiringi juga dengan adanya perkembangan teknologi dan cara berpikir pelanggan yang semakin kritis.

Fenomena ini berdampak pada persaingan usaha yang kian ketat yang melibatkan strategi pemasaran yang semakin bervariasi.

Sehingga mengharuskan Anda sebagai pengusaha untuk terus berinovasi dan menentukan strategi pemasaran yang tepat.

Hal ini dilakukan guna memengaruhi pelanggan agar tertarik atas barang atau jasa yang ditawarkan dan juga memberi efek keterikatan (saling memerlukan).

Apa itu Strategi Pemasaran?

Pengertian strategi pemasaran adalah rencana mengenai cara dan prosedur yang dilakukan guna menjangkau calon konsumen dan mengubah mereka menjadi pelanggan produk atau layanan dari suatu bisnis.

Strategi pemasaran mencakup beberapa aspek perusahaan yaitu value proposition (nilai perusahaan), pesan yang ingin disampaikan, dan juga data target pelanggan secara menyeluruh.

Sehingga, ketika Anda ingin memasarkan produk Anda, maka perlu menerapkan strategi pemasaran dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut agar mencapai tujuan akhir yang maksimal.

Tujuan Strategi Pemasaran

Tujuan dari penerapan strategi pemasaran dalam sebuah perusahaan antara lain:

  • Untuk menjangkau target konsumen yang tepat
  • Untuk meningkatkan penjualan
  • Untuk mengungguli kompetitor
  • Untuk meningkatkan branding atau citra perusahaan di mata konsumen
  • Untuk menyampaikan pesan dari nilai perusahaan yang mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen

Riset pasar menjadi langkah awal yang tepat untuk melaksanakan strategi pemasaran demi mencapai tujuan tersebut.

Anda bisa mulai dengan mengidentifikasi dan mencari tahu target market Anda dan apa saja kebutuhan mereka, sehingga produk Anda bisa menjadi solusi dan jawaban atas permasalahan yang mereka butuhkan.

Lalu, apa saja jenis strategi pemasaran yang perlu Anda ketahui?

Jenis-jenis Strategi Pemasaran

Dalam berbagai sumber, strategi pemasaran dianggap sebagai pendekatan inti untuk mencapai sasaran pasar.

Adapun strategi yang dimaksud menurut Prof. Claes Fornell, seorang pakar, terdiri dari dua jenis yaitu strategi ofensif dan defensif.

1. Strategi Pemasaran Ofensif

Strategi pemasaran yang mencari pelanggan baru untuk memperbanyak pelanggan dan pangsa pasar.

2. Strategi Defensif

Strategi pemasaran dengan pengurangan kemungkinan beralihnya pelanggan ke pihak lain dengan langkah memperbaiki produk dan dan melindungi pangsa pasar dari para pesaing.

Strategi ini dibagi lagi menjadi strategi pembentukan rintangan pengalihan dan strategi kepuasan pelanggan.

Seperti yang Anda ketahui bahwa kepuasan pelanggan adalah cerminan dari kinerja dari perusahaan yang menjalankan strategi pemasarannya.

Strategi untuk memengaruhi pelanggan hingga puas merupakan salah satu strategi jangka panjang untuk keberlangsungan operasional perusahaan itu sendiri.

Di sini kami ingin memadukan strategi defensif dengan kepuasan pelanggan sebagai berikut:

  • Pemasaran harus menimbulkan ikatan pertemanan antara salesman dengan calon pelanggan.
  • Penyampaian dalam menawarkan produk atau jasa tidak harus muluk-muluk, setidaknya apa yang ditawarkan dapat dipertanggungjawabkan dengan kenyataan yang ada.
  • Konsisten dengan prosedur operasional standar perusahaan (SOP).
  • Pelatihan intern perusahaan bagi semua tenaga pemasaran dan pelayanan pelanggan terutama dalam menciptakan layanan yang superior termasuk penanganan keluhan pelanggan yang jitu.
  • Menawarkan jaminan layanan purnajual untuk kenyamanan pelanggan misalnya dengan adanya call centre, paket pelatihan pelanggan, paket pemantauan dan pemeliharaan, dan juga VIP.

Konsep Strategi Pemasaran 4P

Strategi pemasaran memiliki konsep dasar mulai dari memerinci kampanye iklan yang dilakukan, mengidentifikasi seberapa jauh jangkauannya, dan mengukur hasil akhir dari efektivitas strategi kampanye iklan tersebut.

Terdapat 4 (empat) strategi marketing yang disebut dengan istilah 4P yang menjadi komponen penting dan memiliki fungsi vital dalam pelaksanaan strategi pemasaran.

Apa yang dimaksud dengan 4P dalam strategi pemasaran?

4P adalah singkatan dari product (produk), price (harga), promotion (promosi), dan place (tempat).

Keempat aspek tersebut adalah faktor kunci yang terlibat dalam pemasaran barang atau jasa. 4P dapat digunakan saat merencanakan usaha bisnis baru, mengevaluasi kampanye yang sedang berlangsung, atau mencoba mengoptimalkan penjualan.

4P juga dapat digunakan untuk menguji strategi pemasaran dengan target market baru.

1. Place (tempat)

Tempat mengacu pada di mana dan bagaimana orang membeli produk Anda.

Beberapa contoh tempat konsumen dapat membeli produk dan layanan Anda adalah toko offline, website perusahaan, hingga marketplace yang Anda gunakan (Shopee, Tokopedia, Lazada, dan lain sebagainya).

2. Price (Harga)

Harga mengacu pada biaya yang harus dibayar konsumen untuk membeli suatu produk.

Bagaimana Anda memberi harga produk, tergantung pada permintaan konsumen, biaya untuk menghasilkan produk, hingga harga pasaran yang ada.

Anda juga bisa menetapkan harga yang berbeda pada konsumen baru dan konsumen setia Anda.

3. Product (Produk)

Product mengacu pada produk atau layanan yang diberikan bisnis Anda kepada konsumen. Idealnya, sebuah produk harus memenuhi permintaan konsumen yang ada.

Namun bisa juga sebuah produk begitu menarik sehingga konsumen percaya bahwa mereka perlu memilikinya. Produk yang disediakan dapat sangat bervariasi tergantung pada jenis perusahaan yang Anda jalankan.

4. Promotion (Promosi)

Promosi mengacu pada program pemasaran seperti kampanye atau iklan yang dilakukan untuk mencapai target pasar perusahaan.

Pada era serba digital seperti saat ini, ada berbagai cara untuk mempromosikan produk Anda, mulai dari memanfaatkan fitur sosial media ads, Google Ads, hingga endorsment.

Contoh Strategi Pemasaran Kreatif yang Booming

Ada berbagai strategi marketing yang sukses dilakukan oleh brand-brand besar, di antaranya:

1. McDonald’s: BTS Meals

Strategi pemasaran yang diterapkan oleh McDonald’s yang menggandeng boyband ternama BTS dinilai sangat efektif.

Hal ini terlihat dari penjualan yang meningkat dan viral di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Produk dengan paket makanan bertajuk BTS Meal ini berhasil disambut hangat dan antusias oleh para penggemar mereka.

Strategi pemasaran yang menargetkan penggemar boyband BTS dengan sebutan ARMY (Adorable Representative M.C. for Youth) yang begitu terkenal dengan loyalitasnya, menjadi strategi yang tepat sasaran di tengah popularitas hiburan Korea di kancah dunia.

2. Coca-Cola: Champion a Cause

Coca-Cola meluncurkan kampanye “The Happiness Truck” di Brasil, di mana sebuah truk merah yang identik dengan warna milik Coca-Cola berkeliling untuk membagikan produk secara gratis bagi siapapun yang menekan tombol merah di truk.

Selain itu, Coca-Cola juga menayangkan iklan di YouTube untuk mempromosikan kampanye tersebut. Kesuksesan strategi pemasaran ini juga dialami di Armenia dan Istanbul.

3. Prepp Studio dan Arief Muhammad: “Siap Menjadi Nomor 1”

Satu lagi strategi pemasaran yang sangat kreatif datang dari tanah air, yaitu ketika influencer ternama Arief Muhammad memasang baliho berukuran besar di Tangerang Selatan dengan gaya seperti hendak menjadi calon pemimpin wilayah tersebut.

Kejadian ini pun banyak diperbincangkan oleh masyarakat hingga menjadi topik terpopuler di Indonesia pada waktu itu.

Namun, ternyata hal ini adalah salah satu kampanye promosi brand fashion pria yang diakuisisi oleh Arif Muhammad yaitu Prepp Studio untuk menjadi Brand Fashion Pria Nomor 1 di Indonesia.

Strategi marketing yang semakin unik, kreatif, dan inovatif seperti ini semakin banyak dilakukan oleh berbagai industri karena mampu menarik perhatian publik dan menyasar target market dengan efektif.

Kesimpulan

Strategi pemasaran adalah aspek teknik yang harus dilakukan demi berlangsungnya bisnis yang Anda jalankan menuju kesuksesan. Ada berbagai tujuan yang hendak dicapai ketika menerapkan strategi bisnis.

Mulai dari meningkatkan penjualan, meningkatkan citra dan branding bisnis di mata konsumen, hingga menyampaikan pesan melalui kampanye untuk menyelesaikan permasalahan konsumen.

Tentu saja dalam melaksanakan strategi pemasaran ini, perlu mengetahui dahulu 2 jenis strategi yang umum digunakan, yaitu ofensif dan defensive.

Pelaksanaan strategi pemasaran pun meliputi 4 komponen penting, yaitu yang dikenal dengan 4 strategi pemasaran (product, price, place, dan promotion).

Contoh strategi pemasaran yang berhasil menarik perhatian publik di antaranya adalah paket makanan McD yang bertajuk BTS Meal dan Coca-Cola dengan kampanye “Champion a Cause”.