TIPS MENGELOLA GAJI AGAR TIDAK TEKOR DI AKHIR BULAN

mengelola gaji

Tips Mengelola Gaji Agar Tidak Tekor di Akhir Bulan

Seringkali kita merasa gaji yang diterima tidak cukup untuk hidup satu bulan. Ibaratnya gaji hanya numpang lewat di rekening. Begitu terima gaji langsung amblas untuk membayar ini-itu. Gaji terasa seperti cepat datang dan perginya pun cepat. Begitu sampai tengah bulan, kelimpungan karena dana sudah menipis.

Tips Mengelola Gaji

Apa yang sebaiknya kita lakukan untuk mengelola gaji agar bisa mencukupi hingga akhir bulan atau bahkan bisa menyisihkan untuk menabung?

Yuk simak tips berikut ini:
 
1. Membuat catatan  megelola gaji - mencatat

Membuat catatan ini bisa kita lakukan sebelum menerima gaji. Sehingga kita bisa membuat perencanaan untuk 1 bulan kedepan. Catatan ini berisi pengeluaran untuk makan, tranportasi, cicilan, uang sekolah anak, dan kebutuhan yang bersifat pokok. Kemudian buatlah perhitungan dari catatan tersebut dan saat menerima gaji sisihkan gaji sesuai dengan jumlah yang sudah ditetapkan.

2. Belanja sesuai dengan kebutuhanmengelola gaji - daftar belanja

Meskipun kita sudah membuat perencanaan yang baik, namun jika tidak dibarengi dengan kemauan yang kuat dan disiplin diri, maka semuanaya akan sia-sia. Kita harus bijak dalam membelanjakan uang, dimana digunakan untuk keperluan membeli barang-barang yang dibutuhkan dan harganya terjangkau. Kita tidak perlu memaksakan diri untuk membeli TV berteknologi canggih jika TV kita yang lama masih bisa berfungsi dengan baik. Menahan keinginan untuk membeli barang hanya berdasarkan brand/merek, karena yang kita beli adalah fungsinya, bukan merk-nya. Jadi kita bisa menggunakan dana tersebut untuk hal yang lebih berguna seperti menabung.

3. MenabungMengelola gaji - tabungan

Mendisiplinkan diri untuk selalu menyisihkan uang gaji dengan tujuan untuk menabung. Menyisihkan uang untuk asuransi juga bisa juga dilakukan sebagai bentuk mengelola gaji untuk keperluan di masa mendatang, seperti asuransi pendidikan untuk anak.

4. EvaluasiMengelola gaji - evaluasi

Di awal-awal kita melakukan pengelolaan gaji pasti akan merasa beratn karena belum terbiasa. Namun, lama-kelamaan akan terasa lebih mudah.

Dengan membuat evaluasi, maka kita bisa melihat perubahan yang terjadi. Selalu mencatat pengeluaran sekecil apapun dan hitung kembali saat akhir bulan untuk menentukan apakah jumlah tersebut memang layak dibelanjakan?

Jika ternyata kita mengeluarkan untuk hal yang tidak perlu, sebaiknya lebih berhati-hati di bulan depannya agar tidak melakukan hal serupa. Meski terlihat sederhana, evaluasi ini akan membantu untuk mewujudkan pengelolaah keuangan yang baik.

Persentase Pembagian Gaji

Lalu, berapa persentase ideal untuk penggunaan dana yang kita keluarkan untuk kebutuhan sehari-hari?

Elizabeth Warren dalam bukunya All Your Worth: The Ultimate Lifetime Money Plan, mengenalkan sistem 50:30:20, sebuah cara efektif yang bisa kita terapkan untuk mengelola keuangan. Pendapatan yang digunakan dalam pembagian ini adalah pendapatan bersih yang sudah dikurangi pajak dan lain-lain.

Untuk mempelajari sistem pembagian tersebut, kita ambil contoh pendapatan bersih yang diterima Rp. 3.000.000

1. 50 % untuk Pengeluaran Wajibmengelola gaji - pengeluaran wajib

Setengah dari pendapatan bersih yang kita terima dialokasikan untuk pengeluaran wajib, seperti kebutuhan makan, transportasi, bayar tagihan air/listrik/telepon, dan uang sekolah anak. Bagian ini wajib didahulukan sebelum mengurusi pembayaran lainnya.

Jadi, 50% dari Rp. 3.000.000 adalah Rp. 1.500.000. Jumlah ini harus kita sisihkan setiap bulannya untuk pengeluaran wajib.

2.mengelola gaji - pengeluaran tambahan 30 % untuk Pengeluaran Tambahan

Setelah menyisihkan separo dari pendapatan bersih, kita bisa menggunakan 30% dari gaji untuk pengeluaran tambahan, seperti rekreasi keluarga atau membeli mainan anak.

Jika suatu ketika terjadi kekurangan dana pada pengeluaran wajib, kita bisa mengambil dari pos 30% ini.

30% dari Rp. 3.000.000 adalah Rp. 900.00. Maka Rp. 900.000 ini dapat digunakan untuk keperluan diluar kebutuhan pokok.

3. mengelola gaji - tabungan 20% untuk Pengeluaran untuk tabungan

Sekecil apapun yang kita sisihkan untuk menabung, jika dilakukan secara tertib dan rutin, maka akan terasa manfaatnya jika suatu saat kita membutuhkannya.

20% dari Rp. 3.000.000 adalah Rp. 600.000. Dari jumlah ini yang bisa kita tabung untuk keperluan masa mendatang, berinvestas, modal usaha..

Mengelola gaji adalah hal yang susah-gampang. Dikatakan susah karena pada awalnya akan terasa berat, namun jika sudah terbiasa maka akan menjadi mudah. Tentu saja dalam melakukannya diperlukan komitmen diri dan disiplin yang kuat. Mari kelola gaji dengan bijak…

Sumber: http://www.duniakaryawan.com

Saya ingin mencoba software ZAHIR ACCOUNTING 6   ➨Request Demo