Pengertian Entrepreneur, Karakteristik, Ciri, Perbedaan Pengusaha & Wirausaha

Entrepreneur adalah salah satu sikap yang kini banyak digaungkan pada anak muda. Sikap entrepreneur haruslah dimiliki oleh siapapun apalagi anak muda yang ingin berbisnis. Dengan sikap entrepreneur, maka bukan tidak mungkin pola pikir juga ikut berubah ke arah bisnis atau usaha. Bisa dibayangkan jika banyak anak muda yang memiliki jiwa entrepreneur maka mereka akan mendorong kemajuan ekonomi melalui banyaknya lapangan pekerjaan dari usaha yang mereka rintis.

Entrepreneur adalah istilah yang menggambarkan seseorang yang memiliki ide kreatif dan inovatif sehingga mampu menciptakan sebuah bisnis yang sukses. Jiwa seorang entrepreneur akan selalu mencari cara menuju kesuksesan dan menggali ide-ide baru yang inovatif dan mampu beradapatasi dengan keadaan. Maka, tidak heran bahwa banyak entrepreneur yang mampu membuka peluang pekerjaan bagi orang lain. Hal ini dikarenakan, seorang entrepreneur pasti membutuhkan tim untuk mampu mengembangkan bisnisnya.

Dalam artikel ini, Anda akan memahami apa itu entrepreneur, cara menjadi entrepreneur yang sukses dan informasi lainnya seputar entrepreneur. Dengan memahami seluk beluk tentang hal-hal ini, maka Anda bisa sedikit demi sedikit berubah menjadi seorang entrepreneur sejati dan mampu mencapai tujuan yang diinginkan. Simak informasi tentang entrepreneur dibawah ini.

Pengertian Entrepreneur

Entrepreneur adalah sikap berusaha. Kata entrepreneur sendiri berasal dari Bahasa Prancis yaitu entreprendre. Entrepreneur adalah pelaku atau seseorang dengan sikap pantang menyerah dan kretif yang ditunjukkan seseorang ketika menghadapi sebuah tantangan. Tindakan dan perilaku yang ditunjukkan oleh diri mereka untuk mencapai tujuan dengan berbagai rintangan yang ada. Seperti yang dikutip dari Investopedia, entrepreneur adalah bukan orang yang hanya diam, melainkan mampu menciptakan bisnis baru dan bersedia menanggung sebagian besar resiko dan juga sebagai imbalannya bisa menikmati sebagian besar keuntungannya. Lalu, proses mendirikan bisnis dari seorang entrepreneur ini kemudian disebut dengan entrepreneurship atau kewirausahaan.

Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan, maka entrepreneur memiliki kategori, antara lain:

  • Technopreneur: Seorang entrepreneur yang berada pada sektor teknologi dan informasi yang menggunakan bisnisnya untuk membantu orang-orang dari peluang yang ia lihat.
  • Foodpreneur: Seorang entrepreneur yang bergerak dibidang kuliner
  • Mompreneur: Seorang entrepreneur wanita yang juga adalah seorang ibu. Kemunculan mompreneur sebagai salah satu bukti bahwa ibu juga bisa menjadi pribadi yang independen, kreatif dan bertanggung jawab dalam membangun bisnis juga keluarga.
  • Ecopreneur: Seorang entrepreneur yang fokus pada isu-isu keberlangsungan lingkungan. Maka ecopreneur juga mampu berupaya untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan seperti menciptakan produk yang ramah lingkungan.
  • Sociopreneur: Seorang entrepreneur yang menjalankan usaha tidak hanya menghasilkan keuntungan tapi juga manfaat sosial bagi masyarakat.

Tujuan Entrepreneur

Menjadi seorang entrepreneur tentu memiliki tujuan. Seperti yang kita ketahui bahwa entrepreneur adalah seseorang yang mengembangkan bisnis dan mampu bergerak secara inovatif untuk keberlangsungan usahanya. Seorang entrepreneur akan lebih peduli terhadap perubahan yang terjadi disekitarnya. Hal ini karena seorang entrepreneur memiliki passion yang ingin mereka kejar dengan akhir tujuan yang mampu menarik keuntungan atau profit. Untuk lebih lengkap tentang tujuan entrepreneur, berikut informasinya dibawah ini:

1. Menjaring & Membuka Lapangan Pekerjaan Baru

Semakin berkembangnya sebuah usaha, tentu akan membutuhkan banyak sumber daya manusia untuk mengelola bisnis. Hal ini akan memicu perluasan lapangan pekerjaan di masyarakat. Menambah lapangan pekerjaan juga bisa membantu mengurangi pengangguran. Kini, banyak sekali orang yang masih membutuhkan pekerjaan. Maka, dengan berkembangnya sebuah bisnis yang diciptakan oleh entrepreneur, maka masyarakat bisa kembali menata finansialnya dari pekerjaan yang mereka terima. Inilah tujuan utama entrepreneur yang paling terasa manfaatnya.

2. Bantu Menularkan Semangat Berwirausaha

Seorang entrepreneur adalah individu yang memiliki jiwa kreatif, inovatif dan juga kompetitif. Tujuan dari entrepreneur ini bisa disalurkan kepada masyarakat yang ingin sebuah terobosan dan mempunyai usaha sendiri. Dengan saling berbagai ide dan inspirasi, maka masyarakat juga bisa tergerak untuk mencoba membuka sebuah usaha.

3. Meningkatkan Jumlah Wirausaha Berkualitas

Dengan membantu menularkan semangat entrepreneurship, hal ini juga akan meningkatkan jumlah pengusaha di sebuah kota atau wilayah tertentu. Tujuan entrepreneur adalah pada dasarkan saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Jika karyawan yang pernah bekerja membuat usahanya sendiri, maka hal ini akan menambah peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitarnya.

4. Tebar Semangat untuk Berinovasi

Kini, masyarakat memiliki mindset yang berbeda dari masyarakat terdahulu. Banyak inovasi dan ide yang berkembang sehingga mampu membangun bisnis untuk membuat dunia mengakui keberadaan kita. Contoh sederhana adalah adanya penjual makanan yang bervariasi pada setiap kota. Sebagai entrepreneur yang memiliki jiwa entrepreneurship, maka penting untuk bisa menciptakan peluang bisnis lewat inovasi yang luar biasa. Maka, produk yang ditawarkan pun akan “terlihat” oleh dunia atau konsumen. Produk yang inovatif sudah pasti unik dan berbeda dengan orang lain buat sehingga nilai jualnya pun akan lebih tinggi.

Ciri-Ciri / Karakteristik Entrepreneur

Menjadi seorang entrepreneur mungkin merupakan impian untuk banyak orang, pasalnya mereka bisa mendapatkan penghasilan dengan menjadi pemimpin atas usaha yang mereka rintis. Namun, untuk bisa menjadi entrepreneur yang sukses perlu karakter yang tepat dan kuat sehingga tujuan dari apa yang Anda lakukan bisa terewujud dengan baik. Berikut karakteristik entrepreneur yang wajib Anda ketahui.

1. Percaya Diri

Dengan rasa percaya diri, maka seorang entrepreneur mampu merancang visi, misi dan strategi bisnis yang tepat. Tak hanya itu, pelaku usaha juga bisa membanguun networking dengan lingkungan sekitar yang berpotensi mengembangkan skala bisnis yang lebih luas. Hal terpenting lainnya adalah mampu menumbuhkan rasa pantang menyerah dan tidak mudah goyah walaupun berada pada titik terendah.

2. Berorientasi pada Tujuan

Dengan memiliki jiwa yang mampu berorientasi pada tujuan, maka bisa membuat pengusha memiliki tekad kuat untuk menghadapi segala rintangan didepan mata. Bentuk dari sifat ini juga bisa tampak dari merancang rencana bisnis yang strategis dan mempunyai gagasan yang lebih jelas untuk bisa mencapai sebuah tujuan.

4. Berani Ambil Risiko

Setiap keputusan yang diambil tentu ada resikonya. Sebagai seorang pebisnis, maka penting untuk mampu melihat risiko dan juga berhadapan langsung dengan resiko tersebut. Pengusaha harus membiasakan diri untuk berani menanggung risiko saat memulai bisnisnya.

5. Kreatif & Inovatif

Kreatif, inovatif, dan memiliki karya orisinal adalah sifat yang dimiliki oleh seorang entrepreneur. Hal ini dibutuhkan oleh seorang entrepreneur agar mereka bisa membuat banyak hal baru yang bisa menguntungkan perusahaan. Dengan inovasi yang baik, maka bisa memberikan nilai lebih atas sebuah produk atau jasa yang ditwarkan. Namun proses berfikir kreatif ini perlu dipupuk sehingga terus berkembang dan terbarukan.

6. Rasa Penasaran yang Tinggi

Entrepreneur dikenal juga memiliki rasa penasaran yang tinggi. Perasaan tersebut bisa menjadi awal dari terciptanya produk atau jasa yang ditawarkan. Sifat ini juga mampu mengasah sifat kreatif dan inovatif karena sering menanyakan sesuatu hal tersebut.

7. Ingin Terus Belajar

Karakter entrepreneur lainnya adalah selalu ingin terus belajar. Keinginan terus belajar ini membuat Anda ingin terus menjalankan usahanya dan mengembangkannya. Untuk itu, penting sekali memiliki rasa ingin belajar hal baru untuk bisa mendukung semua strategi bisnis yang dijalankan.

8. Memiliki Jiwa Kepemimpinan

Salah satu ciri-ciri entrepreneur adalah memiliki rasa kepemimpinan yang baik. Hal ini sangat dibutuhkan untuk bekerja bersama tim dalam rangka mendirikan bisnis, karena seorang pengusaha harus bertanggung jawab untuk memimpin karyawannya dan terlibat dalam perusahaan.

9. Terbuka Untuk Siapapun

Seorang wirausaha juga harus memiliki sikap yang terbuka untuk siapapun, termasuk dengan cepatnya perkembangan teknologi yang semakin pesat. Maka, Anda tidak hanya dituntut untuk lebih inovatif tetapu juga mampu terbuka untuk apapun. Sebbagai contoh, kini usaha offline harus beralih ke usaha online karena tren market menunjukkan konsumen lebih suka untuk berbelanja online karena praktis dan banyak promo. Maka, siapkan diri Anda untuk ikut dalam perkembangan teknologi seperti sekarang ini.

10. Memiliki Keuletan & Ketahanan

Seorang pengusaha sukses juga memiliki sikap ulet dan tahan banting. Hal ini dikarenakan bisnis yang dijalani belum bisa berjalan dengan mudah dan tanpa hambatan jika mereka tidak memiliki sifat ulet. Kedepan akan banyak tantangan yang dihadapi yang mungkin saja bisa jadi penghambat strategi bisnis yang dijalankan.

Tipe-Tipe Entrepreneur

Setiap entrepreneur berbeda, mereka memiliki visi, misi, motovasi dan prinsip yang berbeda untuk mencapai tujuannya. Hal ini juga tampak dari tipe entrepreneur yang berbeda. Keempat tipe ini memiliki karakteristik yang juga berbeda dalam membangun bisnis sebagai peluang untuk mendapat keuntungan. Berikut tipe-tipe entrepreneur yang bisa Anda ketahui dibawah ini:

1. The World Changer

Dalam bahasa Indonesia, The World Changer artinya pengubah dunia. Seorang pebisnis dengan tipe ini mampu membangun bisnis untuk membuat dunia menjadi lebih baik lagi. Mereka juga percaya bahwa bisnisnya bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Entrepreneur dengan tipe ini juga memahami konsep masyarakat, keseimbangan dan empati. Tak hanya itu, mereka juga tidak terlalu memedulikan kariernya sendiri, mereka lebih fokus pada tujuan dan apa yang bisa mereka berikan kepada masyarakat. Contoh tipe entrepreneur The World Changer adalah sociopreneur.

2. The Survivor

The survivor biasanya adalah pengusaha yang merintis usaha berawal dari kisahnya yang sebelumnya adalah seorang karyawan lalu resign dari perusahaan dimana ia bekerja hingga memutuskan untuk menjadi seorang pengusaha. Umumnya, tipe entrepreneur ini akan merasa jenuh jika harus bekerja kantoran dari pukul 9 pagi hingga 5 sore. Mereka bisa merasa lebih puas dengan mengembangkan bisnis dan sistemnya sendiri dan bebes untuk mencapai keuntungan.

3. The Visionary

The visionary adalah tipe entrepreneur yang memiliki ide inovatif dan mampu berfikir kreatif untuk menciptakan hal yang tidak terfikirkan oleh orang lain. Tipe visionary tidak hanya fokus pada permasalahan saat itu saja, tapi juga berharap bisnisnya bertahan dimasa depan. Salah satu contoh entrepreneur dari visionary adalah Steve Jobs, dimana ia mendirikan Apple hingga menjadi perusahaan raksasa dibidang teknologi.

4. The Strategist

Tidak semua entreprenur merupakan ahli pada bisang bisnis, nyatanya banyak dari mereka hanya mampu melihat suatu bisnis sebagai peluang. Nah, tipe strategist inilah mereka yang paham dalam bidang bisnisnya dan mengetahui semua detaial pada bidang tertentu. Maka, semua keputusan yang diambil fokus pada bisnis yang sedang ia jalani. Pebisnis tipe ini memiliki perencanaan matang, strategi hingga analisis mendalam.

Perbedaan Pengusaha & Wirausaha

Wirausaha atau entrepreneur ternyatra berbeda dengan pengusaha. Hal tersebut bisa dilihat dari berbagai aspek yang terkait bisnis seperti tujuan yang hendak dicapai, cara menjalankan bisnis, pandangan kedepan, dll. Perbedaan dalam dunia bisnis yang di gerakkan oleh pengusaha dan wirausaha tentu berbeda. Agar lebih jelasnya, berikut informasi perbedaan keduanya dibawah ini:

Aspek Pengusaha Wirausaha
Tujuan yang Ingin Dicapai Seorang pengusaha menjalankan bisnis dengan mengutamakan keuntungan (profit-oriented). Pengusaha umumnya memiliki pola pikir pedagang untuk menjual produk atau jasa mereka. Seorang wirausahawan (entreprenuer) berorientasi pada inovasi yang bertujuan jika terealisasikan maka model baru bisnis ini akan tercipta dan memberikan nilai tambah dalam kegiatan ekonomi dimasa depan.
Cara Menjalankan Bisnis Pengusaha akan mengikuti cara bisnis atau ide yang sudah ada sebelumnya, sehingga resikonya akan cenderung lebih rendah karena bisa membuat perhitungan atas dasar ide bisnis yang sudah pernah dilakukan. Seseorang yang menciptakan bisnis baru dan ia siap mengambil risiko & menanggungnya, namun sebagai imbalannya, ia bisa menikmati keuntungan. Maka, seorang wirausahawan mampu melakukan upaya atas ide baru untuk perkembangan bisnisnya hingga menciptakan target pasar baru dimasa yang akan datang.
Vision (Pandangan Masa Depan) Seorang pengushaa ingin bisnisnya stabil dan besar dalam waktu singkat. Ia juga ingin segera mencapai titik balik modal lebih cepaat. Wirausaha akan melakukan upaya agar ide barunya berhasil dan memastikan resiko dan realisasi yang strategis sebagai prospek ide bisnis barunya.
Tingkat Persaingan Bisnis Pengusaha memiliki landasan modal bisnis yang sudah ada sebelumnya dengan persaingan yang tinggi. Wirausaha akan berfokus pada aktivitas menciptakan pangsa pasar sendiri dengan satu-satunya model bisnis baru yang unik.

5 Contoh Entrepreneur di Indonesia & Perusahaan Sukses

Di Indonesia, ada banyak entrepreneur sukses yang berhasi merajai pangsa pasar di bidangnya. Para entrepreneur sukses ini mampu mempertahankan bisnisnya dan memiliki kekayaan hingga triliunan rupiah. Nama-nama entrepreneur di Indonesia ini mungkin belum pernah Anda dengar, namun perusahaan yang mereka bangun pasti Anda mengetahuinya. Lalu siapa saja para wirausahawan sukses tersebut, berikut contohnya:

1. Robert Budi Hartono (PT Djarum Super)

Robert Budi Hartono adalah seorang entreprenur sukses yang membangun perusahaan rokok terbesar di Indonesia yaitu PT Djarum Super. Perusahaan Djarum sudah melalui banyak fase perkembangan hingga bisa menjadi salah satu produsen rokok terbesar dan mengekspor produknya ke luar negeri. Robert Budi Hartono menjadi pebisnis sukes dan masuk kedalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes dengan kekayaan hingga Rp 303 triliun.

2. Anthony Salim (Salim Group)

Anthony Salim adalah pemimpin Salim Group yang membawahi perusahaan Bogasari dan Indofood. Salah satu kunci rahasia kesuksesan Salim yakni ekspansi dan inovasi. Prinsip tersebut membawa Salim menjadi pengusaha sukses dengan kekayaan hingg Rp 91 triliun. Contoh inovasi yang Salim lakukan adalah produk Indomie yang punya varian rasa unik cita rasa khas Indonesia, dan kini Indomie menjadi brand mie instan terbesar di dunia dengan laba sebesar USD 5,8 miliar.

3. Dato Sri Tahir (Mayapada Group)

Pasti Anda pernah mendengar keluarga tahir, nah kekayaan keluarga ini berawal dari Dato Sri Tahir yang sukses dengan bisnisnya yakni Mayapada Group. Ia mampu mengembangkan unit bisnis dari Mayapada Group menjadi berbagai perusahaan yang cukup diperhitungkan kehadirannya di Indonesia. Keuntungan dari setiap bisnis Tahir pun hingga Rp 64,16 miliar pada tahun 2020.

4. Chairul Tanjung (CT Corp)

Chairul Tanjung atau yang lebih dikenal dengan “si anak singkong” ini sukses menjadi seorang wirausahawan dengan membangun karirnya sejak usia muda. Dengan kerja kerasnya, kini ia berhasil dan sukses membangun bisnis CT Corp dan unit bisnis lainnya seperti Bank Mega, Trans Corp, Transmart, dll. Kerjaan Chairul Tanjung juga semakin diperluas dengan membuka franshice seperti Wendy’s, Mango, Jimmy Choo, dll. Total kekayaan Chairul Tanjung yaknoi USD 6,7 miliar.

5. Edward Tirtanata (Kopi Kenangan)

Kopi Kenangan adalah brand yang dirintis oleh Edward Tirtanata dan James Prananto. Dibalik kesuksesan kopi kenangan, terdapat marketing bisnis yang cukup jeli diliat oleh kedua anak mudanya, seperti peluang usaha, memahami buyer persona, berinovasi, bereksperimen menu baru, social media marketing, dll. Kini, kopi kenangan sudah memiliki 600 gerai dengan pendapatan yang melimpah. Kesuksesan ini membawa Edward dan James masuk kedalam Forbes 30 Under 30.

Kesimpulan

Seorang entrepreneur pada dasarnya tidak hanya harus memiliki sikap-sikap di atas, banyak sikap positif lainnya yang juga perlu untuk menunjang keberlangsungan usaha. Seperti misalnya dapat menghargai waktu dan semua orang yang terlibat dalam bisnisnya, mampu berfikir untuk jangka panjang, mampu mengikuti perkembangan pasar dan masih banyak lagi. Akan tetapi beberapa sikap seorang entrepreneur di atas menjadi yang utama yang seharusnya dimiliki untuk kepentingan dalam meraih kesuksesan bisnisnya. Jika Anda berencana untuk menjadi entrepreneur yang sukses, maka cobalah untuk membiasakan diri dan membuat manajemen diri Anda lebih baik sesuai dengan tujuan yang ingin Anda capai.