67 views

Software Akuntansi Pada Transaksi Perusahaan Dagang Lama

Software Akuntansi Pada Transaksi Perusahaan Dagang Lama

Memiliki perusahaan berarti juga harus mempertimbangkan penghitungan pada laporan keuangan. Hal ini tentu berkaitan dengan peran akuntansi di sebuah perusahaan. Informasi kondisi perusahaan yang diberikan dengan sangat akurat bisa memonitor kondisi keuangan saat ini. Untuk itu, penting sekali memiliki SDM yang paham dibidang akuntansi ini. Tak hanya SDM, transaksi perusahaan dagang juga bisa terlihat lancar dengan pemilihan software-nya yang tepat.

Di era modern saat ini, teknologi seakan tidak bisa lepas dari kehidupan kita sehari-hari. Hal ini juga berpengaruh kepada pemilihan software akuntansi yang mampu mempermudah kinerja para akuntan di perusahaan dalam mengelola laporan keuangan secara professional.

Implementasi Software Akuntansi pada Perusahaan Dagang

Implementasi pada software akuntansi transaksi perusahaan dagang yang baru dirintis lebih mudah untuk dijalankan. Hal ini berbanding terbalik dengan perusahaan yang sudah lama berjalan, namun belum memiliki sistem akuntansi yang terkomputerisasi, sehingga pada akhirnya baru memutuskan untuk menggunakannya. Pada umumnya, saat implementasi software awal dilakukan, ada beberapa tahapannya, seperti berikut ini:

  • Membuat data perusahaan
  • Menentukan periode pembukuan
  • Menentukan standar akuntansi
  • Membuat data master di software akuntansi
  • Menetapkan saldo awal
  • Data transaksi
  • Membuat laporan

Bagi perusahaan yang baru dan sudah menerapkan sistem akuntansi komputerisasi, maka bisa mengikuti 7 tahapan diatas yang cukup membutuhkan waktu singkat. Lantas, bagaimana dengan perusahaan yang sudah lama tumbuh dan berkembang yang kini ingin menerapkan sistem akuntansi terkomputerisasi?

Cara Menerapkan Software Akuntansi pada Perusahaan Perdagangan Yang Sudah Lama Berjalan

Saat melakukan implementasi, maka perusahaan akan membutuhkan waktu yang tak sebentar, apalagi pada saat pembuatan saldo awal akun. Hal ini dikarenakan harus melakukan penelusuran satu per satu. Anda harus melakukan tutup buku terlebih dahulu dia akhir periode tahun berjalan, rekonsiliasi kas, melakukan stok opname, jurnal pembalik, membuat jurnal penyesuaian dan menghitung laba. Setelah itu, barulah menuangkannya kedalam saldo awal tahun, saldo awal piutang, saldo awal persediaan dan saldo awal hutang.

Hal yang Dibutuhkan untuk Dimasukkan Kedalam Software Akuntansi

Berikut Hal yang Dibutuhkan untuk Dimasukkan kedalam Software Akuntansi:

  • Mempersiapkan SDM yang terampil. Sebelum menggunakan sistem komputerisasi, maka pencatatan biasa dilakukan secara manual, maka kini perusahaan harus memiliki personel yang punya skill memadai dalam hal ini. Pemahaman terhadap sistem komputerisasi ini harus terkait software yang nantinya akan membantu mereka terkait dengan pekerjaannya.
  • Persiapan Perangkat Hardware dan Software. Jika Anda ingin menjalankan sistem transaksi perusahan dagang dengan komputerisasi, maka tentu membutuhkan perangkat kerja hardware atau software yang tepat hingga instalasi dan jaringannya. Memilih software yang mudah digunakan seperti Zahir Accounting bisa sangat membanti Anda menginput data transaksi perusahaan dagang. Selain itu, Anda juga bisa belajar dan paham dengan cepat menggunakan Zahir Accounting.
  • Melakukan Uji Coba. Di tahap ini, Anda dan personel yan bersangkutan bisa melakukan uji coba program berdasarkan dari pelatihan dan didapat dari software provide. Dari hasil uji coba inilah, maka Anda bisa mengevaluasi bagian mana saja yang harus diperbaiki.
  • Evaluasi Hasil. Pada tahap ini, Anda bisa mereview berbagai aspek yang ada kaitannya dengan implementasi program, seperti konsistensi pelaksanaan prosedur. Tak hanya itu, tetapi juga perlu adanya penambahan fitur atau tidak, personel mana yang lebih mampu dalam menjalankan tugasnya.

Prosedur Langkah Pada Perusahaan Yang Sudah Lama

Anda juga bisa mulai menerapkan langkah berikut pada perusahaan yang sudah lama dan terbengkalai.

  1. Menyusun Prosedur Akuntansi dan Pajak

Berikut prosedurnya:

  • Prosedur Kas
  • Prosedur Penjualan
  • Prosedur Piutang
  • Prosedur Pembelian
  • Prosedur Utang
  • Prosedur Persediaan
  • Prosedur Aktiva Tetap
  • Prosedur Penggajian
  • Prosedur Perpajakan
  • Prosedur Pelaporan Keuangan

Dalam setiap prosedur, mengharuskan karyawannya melakukan hal berikut ini:

  • Otorisasi
  • Validasi
  • Pencatatan
  • Pengarsipan

Pada tahap diatas penting sekali untuk menentukan siapa yang akan melaksanakan setiap perintah untuk prosedurnya, sehingga dapat dilaksanakan dengan baik.

  1. Menyiapkan Pegawai

Pada prosedur yang sudah disusun di tahap pertama tadi bisa dilakukan satu atau beberapa staf saja. Formasi staf yang memungkinkan untuk melakukan prosedur akuntansi dan pajak minimal adalah:

  • Cash Accountant
  • Accounts Receivable Accountant
  • Accounts Payable Accountant
  • Fixed Asset Accountant
  • Tax Accountant
  • Chief Accountant
  1. Setup Perlengkapan Kerja Hardware maupun Software

Untuk bisa melaksanakan prosedur maka juga dibutuhkan peralatan kerja termasuk hardware dan software. Berikut langkah yang bisa Anda lakukan:

  • Menyiapkan piranti kerja
  • Meng-install Komputer dan Jaringan
  • Meng-install Software
  • Menyiapkan Perangkat Arsip
  1. Setup Chart of Accounts dan Neraca Awal

Langkah ini bisa menghasilkan data dan laporan keuangan yang valid dengan menggunakan software yang tepat. Berikut langkah yang bisa Anda lakukan:

Setup Chart of Account: Catat transaksi dagang kedalam akun. Siapkan akun yang dibutuhkan dan susun akun untuk menampung transaksi perusahaan dagang keuangan yang disebut Chart of Accounts.

Setup Neraca Awal: Dilangkah ini akan menentukan upaya Anda untuk mulai menerapkan akuntasi transaksi perusahaan dagang yang berhasil atau tidak. Berikut langkah menyusun neraca awal:

  • Buat format neraca
  • Cari saldo akun
  • Masukkan saldo akun ke neraca
  1. Menerapkan Prosedur

Pada langkah ini, Anda bisa menjalankan prosedur yang dibuat di langkah pertama ( nomor 1), pastikan semua transaksi harus:

  • diverifikasi;
  • diotorisasi;
  • dianalisa;
  • dicatat; dan
  • diarsipkan (bukti transaksinya)
  1. Mengevaluasi Prosedur

Ditahap ini Anda harus sudah bisa mengevaluasi semua prosedur yang sudah dijalankan, sehingga bisa tahu apakah sudah sesuai atau belum.

Cara penerarapan software transaksi perusahan dagang lama diatas bisa menjadi acuan bagi Anda yang ingin memulai komputerisasi dengan software akuntansi. Perusahaan dagang lama Anda pun akan lebih efisien.

Facebook Comments
Bagikan :
Saya ingin mencoba software ZAHIR ACCOUNTING 6   ➨Request Demo
More in Tips & Trik
Close