Tips Mengelola Keuangan Bagi Pekerja Freelance

Mengelola Keuangan

Tips Mengelola Keuangan Bagi Pekerja Freelance

Seiring perkembangan teknologi digital yang kian pesat, maka semakin banyak pula peluang yang ditawarkannya, baik dalam bentuk usaha atau jenis pekerjaan baru. Salah satu jenis pekerjaan yang saat ini marak ditawarkan adalah menjadi seorang freelancer.

Menjadi tenaga freelancer memberikan banyak keuntungan, seperti kebebasan dalam mengelola waktu serta bekerja sesuai dengan minat dan passion kita. Selain itu seorang freelancer juga dapat menentukan sendiri besaran pendapatan yang ingin diperolehnya.

Namun, disisi lain seringkali seorang freelancer gagal dalam mengelola keuangan dirinya. Hal ini dikarenakan penghasilan yang diperoleh freelancer tidak menentu. Dalam project tertentu bisa saja dia mendapatkan penghasilan yang besar, tapi setelahnya tidak ada pemasukan. Nah, untuk itu seorang freelancer juga harus memiliki kemampuan untuk mengelola keuangan dengan baik. Bagaimana caranya? Simak tips berikut ini:

Tips Mengelola Keuangan Freelancer

1. Menyisihkan untuk kebutuhan pokok

Menyisihkan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan pokok adalah hal yang paling penting dilakukan pertama kali. Buatlah perincian dan kalkulasi apa yang menjadi kebutuhan Anda. Terlebih lagi jika Anda sudah berkeluarga, maka kebutuhan rumah tanggalah yang harus diutamakan. Biaya makan, bayar listrik, cicilan, susu anak, dan keperluan lainnya harus diperhitungkan dengan cermat. Setelah mengetahui nominal pengeluaran, segera sisihkan honor atau gaji yang didapat.

Dengan menyisihkan uang untuk kebutuhan pokok di awal bulan, maka kondisi keuangan keluarga akan terjaga. Hal ini juga akan menghindarkan dari membelanjakan uang untuk keperluan yang tidak penting.

2. Persiapan dana darurat

Menjadi seorang freelancer tidak seperti menjadi karyawan. Karyawan mendapatkan penghasilan rutin setiap bulannya, sedangkan pendapatan freelancer tidak bisa dipastikan tiap bulannya. Untuk itu freelancer hendaknya menyisihkan dana untuk kebutuhan darurat yang mungkin terjadi. Menyisihkan 20% hingga 30% dari honor yang diterima secara teratur untuk dana darurat seperti pengobatan atau perbaikan kendaraan.

3. Berhemat

Seorang freelancer yang sukses tentunya juga harus bisa menjaga pola hidup yang baik pula. Seringkali terjadi freelancer mengalami kesulitan keuangan karena gaya hidup yang konsumtif. Saat dia menerima gaji, maka ada keinginan untuk segera membelanjakannya. Hal ini dimungkinkan karena seorang freelancer dibayar atas pekerjaan yang project based sehingga bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar dari karyawan kantor .

Untuk itu seorang freelancer hendaknya harus bijak dalam membelanjakan uangnya dengan berhemat agar tetap bisa bertahan hingga mendapatkan project berikutnya.

4. Mencatat setiap pemasukan yang didapatkan

Dengan mencatat setiap pemasukan atau penghasilan yang diterima maka seorang freelancer dapat memperhitungkan dana yang harus disisihkan untuk pos-pos yang sudah ditentukan. Karena setiap project memberikan pemasukan yang berbeda-beda, maka seorang freelancer harus cermat dalam mengatur pendapatan dan pengeluaran. Memiliki catatan pendapatan akan membantu freelancer untuk mengelola keuangan secara efektif dan efisien.

Menjadi seorang freelancer memang memberikan fleksibilitas dalam bekerja, baik dalam bidang yang dikerjakan, pendapatan, dan waktu. Tidak menutup kemungkinan seorang freelancer mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi dibandingkan pekerja kantoran. Memiliki pendapatan yang besarpun tidak berarti dapat menggunakannya tak terkendali, namun harus dikelola dan digunakan secara bijak.

Saya ingin mencoba software ZAHIR ACCOUNTING 6   ➨Request Demo