Tips Mengatur Skala Prioritas Dalam Bekerja

tips mengatur skala prioritas dalam bekerja

Tips Mengatur Skala Prioritas Dalam Bekerja

Skala prioritas dalam bekerja ini perlu untuk dijadikan sebagai ukuran yang tersusun dalam sebuah daftar berdasarkan tingkat kebutuhan seseorang dalam bekerja. Skala prioritas dalam bekerja biasanya dikarenakan faktor status sosial dari seorang pekerja tersebut, yang mana hal ini dapat berimbas pada priorutas yang dipilihnya. Seperti misalnya seorang dokter maka ia akan cenderung memprioritaskan peralatan kedokteran dan melayani pasien dalam pekerjaannya. Memiliki atau mengatur skala prioritas dapat mampu mengetahui apa saja yang harus didahulukan dalam pekerjaannya sehingga lebih menghemat waktu. Akan tetapi sebaliknya jika seseorang tidak memiliki atau mengatur skala prioritas dalam bekerja dengan baik maka dapat mengganggu aktivitas-aktivitas pekerjaannya seperti misalnya tugas yang tidak dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Untuk itu mengatur skala prioritas dalam bekerja menjadi sangat perlu untuk seseorang dalam mengerjakan tugas atau pekerjaannya. Lalu bagaimana cara mengatur skala prioritas dalam bekerja dengan baik? Berikut adalah uraiannya:

Tips Mengatur Skala Prioritas Dalam Bekerja

Tips Mengatur Skala Prioritas Dalam Bekerja

via: kompasiana

1. Menganalisa pekerjaan

Tips pertama yang harus dilakukan oleh Anda sebagai pekerja yaitu menganalisasi pekerjaan. Hal ini dilakukan untuk memahami dengan baik pekerjaan Anda untuk mengetahui bagian yang sulit dan mudah yang harus dipisahkan. Setelah itu Anda dapat memisahkan pekerjaan Anda dan berikan urutan masing-masing pekerjaan yang harus diselesaikan sesuai dengan waktu yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

2. Menentukan tujuan utama

Dalam mengatur skala prioritas dalam bekerja maka membutuhkan intuisi untuk mengambil sebuah keputusan. Sehingga akan lebih baik jika Anda memiliki tujuan dari sebuah pekerjaan yang Anda lakukan selama satu minggu. Dengan begitu Anda dapat melakukan pekerjaan sesuai tujuan utama terlebih dahulu baru setelah itu kerjakan pekerjaan selanjutnya.

3. Melakukan evaluasi

Melakukan evaluasi ini terkait tingkat pentingnya atau mendesaknya suati pekerjaan yang telah dilakukan atau sebelum dilakukan. Dimana Anda harus mempertimbangkan berbagai aspek dari pekerjaan yang akan dikerjakan. Seperti misalnya besar pengaruh sebuah pekerjaan terhadap diri sendiri, orang lain atau suatu tim pekerjaan. Sehingga dengan hal ini dapat membantu pekerjaan yang paling penting untuk diselesaikan terlebih dahulu.

4. Membuat jadwal bekerja

Dalam membuat jadwal bekerja ini berguna untuk Anda dalam mengetahui dan ingat berapa waktu atau kapan pekerjaan tersebut harus diselesaikan. Selain itu, dalam membuat jadwal bekerja dapat juga dilakukan pengganbungan beberapa pekerjaan dalam satu waktu jika Anda mengetahui dengan jelas apa pekerjaannya dan berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Sehingga diharapkan dengan adanya jadwal bekerja membuat apa yang dilakukan menjadi lebih terarah sehingga lebih produktif.

5. Menyaring kegiatan

Ketika sudah melakukan pemilihan mana yang penting maka sebaiknya juga melakukan penyaringan kegiatan atau pekeraan mana yang harus dikerjakan dan mana yang bisa ditunda untuk sementara waktu. Karena saat sudah terlalu tertumpuk atau padat oleh begitu banyaknya pekerjaan dikhawatirkan akan membuat Anda menjadi tidak ingat berapa banyak pekerjaan yang masih bisa dikerjakan atau memiliki korelasi dengan tujuan Anda.

6. Menggabungkan pekerjaan

Menggabungkan pekerjaan memiliki maksud jika ada beberapa pekerjaan yang dapat diselesaikan dalam satu waktu atau bersamaan maka dapat menghemat waktu dan bisa diselesaikan dengan cepat. Akan tetapi hal ini rentan terjadinya ketidakfokusan seseorang dalam bekerja sehingga untuk menggabungkan pekerjaan perlu adanya cara khusus. Seperti misalnya menggabungkan pekerjaan yang memiliki jenis atau cara penyelesaian yang hampir mirip sehingga dalam pengerjaannya pun lebih mudah dan tidak begitu membuat konsentrasi menjadi berantakan.

7. Menghindari kebiasaan buruk

Jika telah mengatur skala prioritas dalam bekerja dengan baik tetapi masih melakukan kebiasaan buruk seperti kebiasaan menunda-nunda pekerjaan dan tidak memiliki tekad yang kuat untuk segera menyelesaikan pekerjaannya. Maka hal itu pun juga tidak akan membuat skala prioritas yang sudah dibuat dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditentukan. Hal tersebut pun bukan hanya membuat pekerjaan tidak selesai dengan baik dan tepat waktu tetapi juga berdampak pada kemajuan karir kedepannya. Sehingga ketika Anda menginginkan agar pekerjaan terselesaikan dengan baik dan tepat waktu maka Anda harus menghindari kebiasaan-kebiasan buruk yang dapat merusak skala prioritas yang telah dibuat.

Pada dasarnya dalam kehidupan ataupun pekerjaan waktu adalah hal yang paling berharga. Sudah sepantasnya untuk menggunakan waktu sebaik-baiknya dan mengerjakan kegiatan yang bermanfaat. Sehingga hal ini pun menjadikan seseorang yang memiliki pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Selain itu Anda juga dapat mempelajari terkait skala prioritas yang tepat untuk menuju kesuksesan. Semoga bermanfaat.

 

Oleh: Fitri Anggarsari

Saya ingin mencoba software ZAHIR ACCOUNTING 6   ➨Request Demo
Video Bisnis 100% GRATIS
Mau punya bisnis yang bisa tumbuh pesat ? 
Kamu bisa belajar dari ahlinya! Dapatkan video bisnis gratis dari Zahir dengan memasukan email Anda di bawah ini.
Dapatkan Sekarang, Gratis!
Tdk, Terima kasih!
close-link