Tips Efektif Membuat Deskripsi Kerja

deskripsi kerja

Tips Efektif Membuat Deskripsi Kerja

Memiliki pegawai otomatis membuat tugas anda selaku owner bertambah pula. Mengatur pegawai, terlebih untuk usaha yang baru mulai berdiri tentu bukan pekerjaan yang mudah. Anda harus terus mengontrol dan mengingatkan mereka setiap harinya. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan agar si pegawai ini memahami tugasnya? Dengan membuat job desc yang baik. Deskripsi kerja yang baik merupakan sebuah kerangka kerja bagi pegawai sekaligus batasan hubungan antara anda dengan pegawai. Sehingga hak dan kewajiban anda sebagai pemilik usaha dengan pegawai akan tertata dengan baik.

Selain itu deskripsi kerja juga akan sangat membantu anda dalam hal:

  • pedoman dalam mencari pegawai yang tepat
  • memperjelas peran karyawan di tempat kerja
  • memaparkan visi, misi, serta target usaha
  •  sebagai dasar evaluasi kinerja
  • menciptakan keselarasan antara pengusaha dengan bawahannya.

Lalu bagaimana membuat deskripsi kerja yang baik sehingga dapat dipahami oleh semua orang yang terlibat di dalamnya?

1. Mudah dipahami

Hindari penggunaan kata-kata yang sulit dimengerti oleh pegawai anda. Penggunaan kata-kata yang rumit akan mempersulit pemahaman deskripsi kerja yang anda buat sehingga beresiko menimbulkan kesalahpahaman. Gunakan kata-kata yang jelas, sederhana, dan akurat.

2. Tugas pada poin pertama

Dua hal yang ingin diketahui pegawai saat pertama kali mereka bekerja adalah apa saja yang menjadi tanggung jawab mereka dan bisakah mereka melakukan pekerjaan tersebut?. Sebutkan tugas mereka pada poin pertama. Beri penjelasan yang detil agar mereka mendapatkan gambaran seperti apa tugas mereka nantinya. Informasikan metode, sistem atau program yang anda sediakan untuk mendukung mereka melakukan pekerjaannya.

3. Mencantumkan tujuan dan tanggung jawab pegawai

Pegawai harus tahu tujuan dan tanggung jawab yang dipikulnya dari setiap pekerjaan yang diberikan. Dengan memahami tujuan tugas dan tanggung jawabnya, mereka akan memahami mengapa mereka mengerjakan pekerjaan tersebut, kepentingan tugas, dan peran mereka dalam usaha anda. Informasikan juga bahwa tugas dan tanggung jawab mereka juga terkait dengan bagian lain yang merupakan satu kesatuan dari tim kerja.

4. Deskripsikan dengan jelas target dan pencapaian usaha

Pada poin ini jelaskan dengan detil hasil seperti apa yang ingin anda capai. Informasi target pencapaian ini akan membantu pegawai dalam menentukan standar kualitas kerja mereka.

5. Memberikan batasan yang jelas

Anda harus membuat peraturan yang membatasi pegawai anda. Mereka perlu sistem yang dapat mendisiplinkannya. Misalnya peraturan mengenai absensi. Pegawai diberi toleransi keterlambatan misal 5 menit, dan jika lebih dari batas yang ditetapkan akan dikenakan denda.

6. Fleksibel

Membuat peraturan yang mendisplinkan pegawai memang suatu keharusan. Namun, bukan berarti mengikat erat mereka sehingga membatasi kreatifitas mereka untuk berkembang. Dunia bisnis adalah dunia yang dinamis, penuh dengan ritme untuk selalu bergerak. Berilah kesempatan pada pegawai anda untuk mengembangkan kreatifitasnya.

7. Penghargaan dan hukuman

Berikan informasi mengenai jenjang karir dan pengembangan diri dalam perusahaan. Sertakan pula hukuman yang mungkin harus mereka terima saat mereka gagal mencapai target atau melanggar peraturan yang sudah ditetapkan.

Nah, anda sudah mendapat gambaran dalam membuat deskripsi kerja yang efektif kan? Segera buatlah deskripsi kerja yang jelas agar pegawai anda bisa menjalankan tugasnya dengan tertib dan anda dapat mengelola pegawai dengan baik.

Saya ingin mencoba software ZAHIR ACCOUNTING 6   ➨Request Demo
ZAHIR ONLINE

Taking You To The Next Level

Solusi Kelola Bisnis Kapan Saja & Dimana Saja
COBA GRATIS HARI INI
close-link