Masih Relevankah Terminologi Akuntansi Dalam Bahasa Indonesia Terhadap Bahasa Inggris?

Terminologi akuntansi

Masih Relevankah Terminologi Akuntansi Dalam Bahasa Indonesia Terhadap Bahasa Inggris?

Menurut Wikipedia, Bahasa Indonesia menyerap berbagai unsur bahasa, baik dari bahasa daerah yang ada di Indonesia atau yang berasal dari bahasa asing seperti Inggris, Belanda, Arab dan Sansekerta. Unsur pinjaman tersebut kemudian dibagi kedalam dua kelompok utama: unsur pinjaman yang belum sepenuhnya terserap dan unsur pinjaman yang pengucapan dan penulisannya disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia.

terminologi akuntansi

Begitu juga yang ada dalam istilah akuntansi. Seperti diketahui bersama, kata Akuntansi berasal dari bahasa Inggris, Account yang artinya menghitung atau mempertanggungjawabkan. Sedangkan kata Accountancy berarti segala sesuatu yang terkait dengan kegiatan Akuntan (Accontant).

Tidak bisa dipungkiri jika saat ini banyak terjadi kerancuan dalam menentukan padan kata untuk istilah atau terminologi akuntansi yang menggunakan bahasa Inggris. Hal ini dikarenakan tidak diterapkannya kaidah tertentu dalam pembentukan istilah. Seringkali istilah dibuat berdasarkan kebiasaan. Banyak istilah atau terminologi akuntansi yang sebenarnya dapat dengan mudah ditentukan dengan mengikuti kaidah yang sudah ada. Dengan demikian maka sebuah istilah dapat memiliki ketepatan makna.

Salah satu contoh yang dapat kita lihat adalah penggunaan awalan “ter-” yang memiliki banyak fungsi untuk membentuk istilah akuntansi yang memadai. Awalan “ter-” secara umum, jika diikuti dengan kata kerja dan peristiwa yang terjadi tidak sengaja memiliki arti dalam keadaan telah. Selain itu awalan “ter-” juga dapat berarti paling. Sedangkan untuk membentuk kata benda, kata berawalan “ter-”dapat dijadikan dalam bentuk “ke-an” misalnya “keterukuran” seperti pada measurability. Beberapa contoh kata sifat dan kata benda dalam istilah akuntansi yang padan katanya dapat dibentuk dengan menggunakan swadaya tersebut adalah:

applicable/applicability      terterapkan/keterterapan
auditable/auditability        teraudit/keterauditan
collectable/collectability    tertagih/ketertagihan

Dalam akuntansi banyak ditemukan istilah teknis yang merupakan istilah serapan yang berasal dari bahasa Inggris. Istilah serapan dipilih sebagai padan kata karena menjadi pilihan terbaik yang ditinjau dari makna teknis yang ada dalam suatu istilah. Berikut contoh kata serapan beserta padan katanya:

Allocation               alokasi/mengalokasi
Capitalization        kapitalisasi/menkapitalisasi
Classification         klasifikasi/mengklasifikasi
Computerization   komputerisasi/mengkomputerisasi
Depreciation          depresiasi/mendepresiasi

Pembentukan istilah secara konsisten dan mengacu pada kaidah-kaidah yang sudah ditetapkan akan mempermudah dalam pemberian makna atau gagasan. Pembentukan istilah yang dilakukan dengan cermat akan memberikan manfaat dalam penggunaan bahasa keilmuan. Banyak dijumpai orang membuat istilah tidak berdasarkan logika dan kaidah bahasa, tapi hanya berdasarkan pengalaman saja. Jika hal tersebut dilakukan maka hasil yang diberikan tidak akan tepat sasaran atau justru menyesatkan. Karena itu istilah yang tidak tepat atau keliru akan mengakibatkan perilaku yang keliru pula, dan jika hal tersebut tanpa sadar dilakukan dalam profesi, maka dapat menyebabkan malpraktik.

Sumber :  www.suwardjono.com

Saya ingin mencoba software ZAHIR ACCOUNTING 6   ➨Request Demo
Video Bisnis 100% GRATIS
Mau punya bisnis yang bisa tumbuh pesat ? 
Kamu bisa belajar dari ahlinya! Dapatkan video bisnis gratis dari Zahir dengan memasukan email Anda di bawah ini.
Dapatkan Sekarang, Gratis!
Tdk, Terima kasih!
close-link