membeli aset

Lebih Untung Membeli Aset Atau Menyewa Untuk Operasional Perusahaan?

 Salah satu keputusan yang sangat penting dalam menjalankan usaha adalah memutuskan untuk membeli aset atau menyewa guna keperluan operasional usaha. Pilihan yang sulit ini memang akan mempengaruhi perkembangan masa depan serta profitabilitas bisnis Anda.

Lalu apa yang harus Anda lakukan jika menghadapi situasi demikian? Keputusan apa yang harus Anda ambil? Anda bisa memulai dengan mereview bisnis Anda sendiri. Apakah bisnis Anda baru dalam tahap merintis atau sudah matang? Apa harapan Anda terhadap bisnis tersebut di tahun-tahun mendatang? Jawaban-jawaban tersebut dapat Anda gunakan sebagai dasar dalam merancang blue print bisnis Anda dalam kurun waktu lima tahun mendatang, sehingga akan membantu Anda untuk memutuskan membeli atau menyewa aset operasional.

Menyewa Aset

Jika usaha yang Anda kerjakan masih dalam tahap merintis, maka sistem sewa menjadi pilihan yang tepat. Hal ini karena sistem sewa memberikan banyak fleksibilitas. Anda dapat menyewa gedung, mesin, atau kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan opersional Anda saat ini. Pada saat kebutuhan operasional semakin meningkat, maka Anda dapat beralih ke gedung atau bangunan yang lebih luas, atau menambah jumlah mesin.

Membeli Aset

Namun tidak menutup kemungkinan jika Anda membeli sebuah bangunan karena Anda membutuhkan ruang yang lebih luas di masa yang akan datang. Jenis usaha yang berkaitan dengan industri atau manufaktur membutuhkan sejumlah peralatan dalam gedung dengan biaya instalasi yang besar. Faktor inilah yang seringkali menjadi pertimbangan pelaku usaha untuk lebih membeli gedung atau mesin dibandingkan menyewa karena dengan seringnya berpindah tempat tentunya akan merepotkan dalam hal memindahkan peralatan. Jika Anda memang memilih untuk menyewa, maka harus menyewanya dalam jangka waktu yang panjang.

Baca Juga :  Zahir Accounting Jadi Bagian dari 13 Lembaga Program Sinergi Akselerasi UMKM Industri Halal

Membeli Aset

Dengan membeli aset, maka Anda akan memiliki lebih banyak kebebasan dalam menggunakan aset tersebut dimana Anda merupakan pemilik, bukan penyewa. Misalnya, dalam hal penggunaan bangunan. Jika Anda membelinya, maka Anda tidak perlu meminta persetujuan pemilik bangunan jika Anda ingin melakukan berbagai perubahan, tidak perlu menghadapi kerepotan dalam mengurus administrasi atau negosiasi, mengurus perpanjangan kontrak, atau bahkan berdebat dengan pemilik terkait dengan kerusakan yang harus diklaim saat Anda akan pindah.

Dari segi finansial, ada beberapa pengusaha yang menganggap bahwa modal yang dimiliki lebih baik digunakan untuk pengembangan usaha seperti untuk pemasaran, riset, atau pembelian mesin daripada terikat dalam properti perusahaan.   Yang harus Anda ingat jika memutuskan untuk menyewa adalah sewa merupakan kontrak yang secara mengikat secara hukum dengan menetapkan syarat dan kondisi perjanjian sewa menyewa Sehingga hak dan kewajiban antara pemilik dan penyewa didefinisikan dengan jelas. Karena itu Anda tidak bisa membatalkan sewa dengan tiba-tiba.

Memutuskan untuk membeli aset atau menyewa aset haruslah disesuaikan dengan kebutuhan operasional serta pengalokasian biaya. Baik membeli atau menyewa memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Karena itu haruslah dipertimbangkan dengan matang dan cermat.