10 Ide Bisnis Handmade yang Menguntungkan

Tahukah Anda, bahwa ide bisnis handmade atau produk buatan tangan sendiri menjadi salah satu peluang bisnis yang sangat laku di pasaran.

Bisnis handmade biasanya identik dengan label kreatifitas tinggi, hal ini lah yang menjadi nilai jual dan banyak dinimati oleh para konsumen. Biasanya, produk handmade juga dibuat terbatas dan original, sehingga pecinta produk anti mainstream akan menyukai karya-karya dari bisnis handmade.

Apa Itu Produk Handmade?

Secara bahasa, handmade berarti barang yang dibuat oleh tangan sendiri, artinya produk tersebut tidak diproduksi secara massal menggunakan mesin. Produk handmade biasanya bersifat terbatas.

Contoh produk handmade adalah kerajinan tangan, ukiran, mainan, hingga lukisan.

Pasar utama dari produk handmade, selain cagar budaya, adalah media pemasaran online. Banyak konsumen luar negeri mencari-cari produk handmade di negara Asia yang dianggap unik.

Produk handmade juga biasanya memiliki nilai jual yang mahal karena keterbatasan kuantitasnya.

10 Rekomendasi Ide Bisnis Handmade

Sebagai inspirasi bagi Anda yang hendak membuat bisnis handmade, berikut 10 rekomendasi bisnis handmade yang hasil produknya banyak diminati orang.

1. Aksesoris

Aksesoris yang bisa dibuat secara handmade adalah kalung, gelang, hingga anting. Anda bisa dengan mudah mengkreasikan aksesoris dengan manik-manik. Kreatifitas tinggi diperlukan agar produk yang Anda buat menarik perhatian konsumen sehingga laku di pasaran.

Baca Juga :  5 Tips Ampuh Menaikkan Semangat Bisnis

2. Kreasi Kain Flanel

Kain flanel bisa jadi bahan utama untuk membuat produk handmade. Anda bisa membuat banyak barang dari kain flanel seperti tas, boneka, hingga kerajinan gantungan kunci dengan bentuk animasi.

3. Kreasi Kain Perca

Kain perca adalah kain sisa dari produk massal seperti pakaian. Kain perca biasanya berada dalam jumlah banyak, sehingga bisa dikreasikan menjadi berbagai produk handmade. Anda bisa membuat banyak hal dengan kain perca seperti tas, taplak meja, hingga bantal.

4. Kreasi Rajut

Merajut menjadi hobi bagi sebagian orang, agar hobi ini menghasilkan uang, Anda bisa berbisnis handmade dengan produk rajut. Ada banyak produk yang bisa dibuat dengan cara merajut, seperti tas, sweater, topi, dan sarung tangan, dan lain sebagainya.

5. Lukisan

Jika Anda gemar melukis, Anda bisa mencoba melukis dengan media lain selain kanvas, seperti tas, sepatu berbahan kanvas. Produk Anda akan terlihat original dan bisa dijual mahal karena karya lukisan ini diaplikasikan di berbagai produk kehidupan sehari-hari.

6. Bros

Banyak ibu-ibu PKK berkumpul untuk menciptakan produk bros kemudian dijual di pasar tradisional. Ini adalah produk handmade yang mudah dibuat dan laku di pasaran karena pasarnya luas.

7. Perabot Rumah Tangga dari Rotan

Rotan bisa dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan furnitur rumah tangga. Anda bisa menciptakan produk rotan dengan gaya modern, seperti membuat meja, rak susun, lemari, kemudian di jual di online shop.

8. Dompet Koin

Anda bisa membuat dompet koin dari berbagai bahan yang mudah ditemukan. Dompet koin menjadi barang yang banyak dicari, sehingga peluang untung dalam bisnis handmade ini cukup besar.

9. Kertas Pop-Up

Saat ini kreasi pop-up banyak dicari, biasanya kreasi pop-up diberikan pada mereka yang sedang berulang tahun, wisuda, hingga menikah. Ini merupakan cara baru untuk memberikan kado dan ucapan selamat dengan kreatifitas tinggi.

Baca Juga :  Mana Yang Lebih Penting, Bos Anda atau Customer Anda?

10. Sulam Benang

Jika Anda senang menyulam, Anda bisa memanfaatkan keahlian tersebut untuk dijual. Kreasi sulam berbentuk animasi maupun bunga-bunga diaplikasikan pada tas, sepatu, hingga kaos.

Rekomendasi ide bisnis di atas dapat Anda jadikan referensi untuk memulai usaha rumahan Anda. Ya, untuk menjalankan bisnis ini, Anda bisa memulainya dari rumah.

Hal yang anda butuhkan untuk memulai bisnis kreatif rumahan ini adalah yang pertama skill kerajinan tangan. Anda bisa mulai mempeljari skill tersebut, bisa lewat kursus online maupun bermodal tutorial di Youtube.

Kemudian setelah Anda bisa memproduksi, maka tugas selanjutnya adalah melakukan pemasaran.

Untuk pemasarannya, Anda bisa menggunakan media online.

Anda bisa memanfaatkan sosial media Anda, seperti Instagram, Facebook, TikTok. Selain itu, Anda bisa juga memasarkan melalui marketplace, seperti Tokopedia dan Shopee.