296 views

MENGENAL METODE FORECASTING DALAM SEKTOR INDUSTRI

mengenal metode forecasting dalam sektor industri

FORECASTING DALAM SEKTOR INDUSTRI

Forecasting. Salah satu metode untuk melakukan perencanaan serta pengendalian produksi adalah dengan menggunakan metode forecasting (peramalan).

Forecasting dalam Sektor Industri

Source Gambar: Hubspot

Peramalan termasuk ke dalam seni atau ilmu dalam melakukan prediksi pada suatu kejadian yang akan datang. Metode forecasting sendiri dibagi menjadi dua yaitu yang pertama adalah forecasting secara kualitatif yang artinya forecasting hanya berdasarkan pada pendapat serta analisis yang deskriptif dan yang kedua adalah forecasting kuantitatif yaitu merupakan forecasting yang berkaitan dengan perhitungan secara matematis.

Forecasting atau peramalan merupakan sebuah metode sebagai alat bantu dalam melakukan suatu perencanaan yang efisien dan efektif. Contohnya seperti peramalan tingkat permintaan suatu produk atau beberapa produk serta peramalan terhadap harga sembako di dalam kurun waktu tertentu di masa yang akan datang.

Kegiatan peramalan adalah salah satu fungsi bisnis untuk memperkirakan permintaan serta penggunaan produk agar produk-produk tersebut dapat di produksi dalam jumlah yang tepat. Teknik peramalan ada yang bersifat formal maupun non – formal. Pada umumnya, aktivitas peramalan di lakukan oleh bagian pemasaran yang dimana hasilnya sering disebut juga sebagai ramalan permintaan.

Penggolongan pola data produk dapat kita bedakan menjadi tiga, yaitu:

  • Data berpola konstan, adalah ketika data berfluktuatif di sekitar rata – rata secara stabil dan biasanya pola seperti ini terdapat dalam jangka waktu pendek atau menengah.
  • Data berpola trend, adalah ketika data memiliki kecenderungan baik itu meningkat maupun menurun dari waktu ke waktu. Pola ini disebabkan oleh adanya perubahan pendapatan, bertambahnya populasi serta pengaruh budaya.
  • Data berpola musiman, adalah ketika polanya bergerak secara berulang – ulang secara teratur setiap periode tertentu, biasanya berkaitan dengan factor cuaca atau factor yang dibuat oleh manusia seperti liburan dan hari besar.

Jenis – Jenis Model Forecasting

Terdapat beberapa jenis dari model forecasting atau peramalan, yaitu:

Jenis Model Rata – Rata Bergerak (Moving Averages Model)

Model data ini menggunakan sejumlah data permintaan baru yang actual guna membangkitkan nilai ramal dalam permintaan di masa yang akan datang. Dengan rumus sebagai berikut:

Rata – rata bergerak n Periode =  (∑(permintaan dalam n-periode terdahulu))/n

Jenis Model Rata – Rata Bergerak Terbobot (Weighted Moving Averages Model)

Model ini memiliki sifat yang lebih responsive terhadap adanya perubahan sebab data dari periode yang baru pada umumnya di beri bobot yang lebih besar. Dengan rumus sebagai berikut:

Weighted MA (n) = (∑(pembobot untuk periode permintaan aktual periode n))/(∑(pembobot))

Jenis Model Pemulusan Eksponensial (Exponential Smoothing Model)

Rumus untuk perhitungan exponential smoothing model adalah sebagai berikut:

Ft = Ft-1 + α (At-1 – Ft-1)

Dimana,

Ft = Nilai ramalan untuk periode waktu ke-t

Ft-1 = Nilai ramalan untuk satu periode waktu yang lalu, t-1

At-1 = Nilai aktual untuk satu periode yang lalu, t-1

α = konstanta pemulusan (smoothing constant)

Model – model peramalan yang telah di lakukan tersebut kemudian akan di validasi dengan menggunakan sejumlah indikator. Indikator yang pada umumnya di gunakan yaitu:

  • Mean Absolute Deviation (MAD)

  • Mean Squared Error (MSE)

  • Mean Absolute Percentage Error (MAPE)

  • Tracking Signal

  • Moving Range (MR)

Metode – Metode yang Digunakan dalam Forecasting

Di dalam prakteknya, terdapat beberapa metode yang digunakan untuk melakukan peramalan. Antara lain:

Time Series atau Deret Waktu

Di dalam analisa deret waktu terdapat keterkaitan antara variable yang dicari (dependent) dengan variable yang mempengaruhinya (independent variable) yang dihubungkan dengan waktu seperti mingguan, bulan, atau bahkan tahun. Di dalam analisa deret waktu, variable yang dicari adalah waktu.

Berikut metode peramalah di dalam analisa deret waktu:

  • Metode Smoothing
  • Metode Box Jenkins
  • Metode Proyeksi Trend dengan Regresi
Causal Methods atau Sebab Akibat

Merupakan metode yang didasarkan pada keterkaitan antara variable yang di perkirakan dengan variable lain yang mempengaruhinya tetapi bukan dalam bentuk variable waktu.

Metode peramalan yang ada pada causal methods yaitu:

  • Metode Regresi dan Korelasi
  • Model Input Output
  • Model Ekonometri

Selain metode yang telah di sebutkan sebelumnya, terdapat pula metode kualitatif. Metode kualitatif sangat mendekati tingkat akurasi data actual dibandingkan dengan metode lainnya. Pada dasarnya metode ini memiliki sifat yang subjektif sebab sangat di pengaruhi oleh intuisi, emosi, pendidikan serta pengalaman seseorang sehingga hasil peramalan kualitatif dari tiap orang akan berbeda – beda.

Forecasting Kualitatif

Forecasting Kualitatif

Source Gambar: knowlium

Selain metode yang telah di sebutkan sebelumnya, terdapat pula metode kualitatif. Metode kualitatif sangat mendekati tingkat akurasi data actual dibandingkan dengan metode lainnya. Pada dasarnya metode ini memiliki sifat yang subjektif sebab sangat di pengaruhi oleh intuisi, emosi, pendidikan serta pengalaman seseorang sehingga hasil peramalan kualitatif dari tiap orang akan berbeda – beda.

Teknik atau metode dalam peramalan kualitatif adalah sebagai berikut:

Juri dari Opini Eksekutif

Di dalam metode ini, diambil berdasarkan opini atau pendapat dari sekelompok kecil top manajer baik itu manajer pemasaran, manajer produksi, manajer teknik, manajer keuangan dan manajer logistic yang seringkali di gabungkan dengan model statistik.

Gabungan Tenaga Penjualan

Untuk setiap tenaga penjualan meramalkan tingkat penjualan di daerahnya masing – masing yang pada akhirnya akan di gabungkan pada tingkat provinsi serta nasional guna mencapai ramalan secara keseluruhan.

Metode Delphi

Metode ini melakukan penyebaran serangkaian kuisioner yang akan disebarkan kepada tiap responden yang kemudian jawabannya akan di sederhanakan sebelum di berikan kepada para ahli untuk dibuatkan peramalannya.

Metode ini tentunya akan memakan banyak waktu sebab melibatkan banyak pihak seperti bagian yang membuatkan kuisioner, mengirimkan kuisioner serta merangkum hasil sebelu di serahkan kepada para ahli untuk di analisa.

Namun metode ini memiliki keuntungan yaitu lebih akurat serta lebih professional sehingga berpeluang besar akan mendekati aktualnya.

Survei Pasar (Market Survey)

Metode ini mendapatkan masukan dari konsumen yang berpengaruh terhadap rencana pembelian saat periode yang sedang diamati. Survei dapat dilakukan dengan menggunakan kuisioner, telepon atau dengan melakukan wawancara langsung.

Kesimpulan

Pentingnya Forecasting dalam Bisnis

Source Gambar: analyze10k

Forecasting atau peramalan sangat penting dilakukan dalam merencanakan serta mengawasi kegiatan produksi baik itu produk maupun jasa.

Suatu peramalan yang baik merupakan inti dari efisiensi aktivitas manufaktur serta jasa.

Dimana hasil dari peramalan ini akan dipergunakan oleh pihak manajemen dalam melakukan pengambilan suatu keputusan yang berhubungan dengan proses pemilihan, perencanaan kapasitas dan sebagai dasar keputusan yang sifatnya kontinyu dalam hal perencanaan, penjadwalan serta persediaan.

Agar dapat menambah menambah wawasan serta pengetahuan Anda mengenai forecasting, baca juga artikel mengenai fungsi – fungsi dari metode peramalan disini.

Semoga Bermanfaat.

Oleh: Nuraini Anitasari

Facebook Comments
Bagikan :
Saya ingin mencoba software ZAHIR ACCOUNTING 6   ➨Request Demo
More in Akuntansi, Ekonomi
Close