Aplikasi ERP adalah software yang digunakan untuk mengintegrasikan berbagai informasi di dalam suatu perusahaan sehingga proses monitoring dapat berjalan lebih mudah.

Untuk Anda yang ingin bisnisnya naik level, maka perlu mempertimbangkan aplikasi ERP ini.

Agar makin jelas lagi bagaimana peran penting sistem ERP dalam bisnis, artikel ini akan menjelaskan aplikasi ERP mulai dari pengertian, manfaat, dan contoh penerapan aplikasinya.

Daftar Isi

Apa Itu Aplikasi ERP?

ERP adalah singkatan dari Enterprise Resource Planning atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan perencanaan sumber daya perusahaan.

Sedangkan untuk pengertiannya sendiri, ERP adalah sistem informasi atau software yang digunakan untuk mengintegrasikan dan mengelola proses bisnis secara otomatis atau komputerisasi pada berbagai bisnis, seperti perusahaan manufaktur dan jasa.

Software atau aplikasi ERP memiliki peran penting dalam manajemen aktivitas perusahaan. Aplikasi ERP digunakan untuk mengelola proses bisnis mulai dari operasi, produksi, dan distribusi.

Dengan adanya aplikasi ERP ini akan memudahkan perusahaan dalam memonitoring beberapa hal, seperti:

  • Integrasi perencanaan bisnis
  • Pembelian inventaris atau persediaan
  • Pencatatan pemasaran
  • Pencatatan penjualan
  • Pengelolaan keuangan
  • Manajemen sumber daya manusia

Contoh di atas merupakan hanya sebagian dari manfaat software ERP. Di luar fungsi di atas masih ada beberapa peran penting dari aplikasi ini terkait operasi, produksi, dan distribusi.

Selain itu, masih ada beberapa alasan utama lainnya kenapa aplikasi ERP penting untuk mendukung bisnis Anda, salah satunya adalah untuk membantu Anda meminimalisir kesalahan dalam pencatatan laporan keuangan.

Dengan adanya sistem ERP, maka potensi duplikasi data tidak akan terjadi. Sehingga data yang disajikan lebih akurat.

Keuntungan lainnya adalah semua pencatatan data yang masuk maupun keluar telah terkumpul dan terintegrasi ke dalam satu aplikasi. Sehingga dengan sekali akses, Anda akan membaca seluruh informasi yang terjadi di bisnis Anda.

Manfaat Software ERP untuk Perusahaan

Dengan penjelasan mengenai ERP di atas, Anda secara sekilas mengetahui apa saja yang dapat dikerjakan oleh aplikasi ERP.

Untuk membantu Anda lebih memahami bagaimana peran dan fungsi software ERP, berikut ini merupakan beberapa fungsi ERP untuk perusahaan, antara lain:

1. Keuangan Perusahaan Lebih Terkendali

Dengan menggunakan software ERP akan membuat data keuangan Anda terintegrasi dalam sistem. Sehingga Anda bisa memantau kondisi keuangan perusahaan dan bisa mengendalikan penggunaan alokasi dana sesuai dengan kebutuhan bisnis.

2. Produktivitas Perusahaan Meningkat

Aplikasi ERP dapat menangani pekerjaan pencatatan, baik itu data penjualan, persediaan barang, dan pencatatan lainnya secara otomatis. Sebanyak apa pun data yang perlu diolah, aplikasi ini dapat bekerja dengan cepat, efisien, dan akurat.

Dengan demikian, hadirnya sistem ERP dapat meningkatkan produktivitas perusahaan.

Karena jika dilakukan secara manual, banyak waktu yang terbuang dan butuh audit pencatatan untuk menghindari kesalahan. Dengan sistem ERP, hal seperti ini tidak akan terjadi.

3. Pengelolaan Bisnis Lebih Efisien

Sistem ERP mengintegrasikan berbagai data informasi terkait proses bisnis Anda. Data tersebut dapat diakses secara mudah dan berada dalam satu platform.

Oleh karena itu, siapa pun orang yang bertanggung jawab terhadap proses bisnis perusahaan dapat memantau kondisi bisnis lewat satu pintu, yakni aplikasi ERP ini.

Dengan adanya data yang mudah diakses dan transparan, maka akan membuat pengelolaan bisnis lebih efisien karena semua proses bisnis bisa dimonitoring dalam satu sistem.

4. Efisiensi Biaya Operasional Bisnis

Salah satu peran penting sistem ERP adalah mengontrol keuangan perusahaan. Dengan adanya fungsi ini, maka operasional perusahaan dapat terkendali dengan baik.

Hal tersebut dapat terjadi karena anggaran bisnis hanya digunakan untuk kebutuhan yang sudah direncanakan.

Baca Juga :  Mengenal Sistem ERP Adalah Solusi Manajemen Bisnis dan Tips Memilih ERP yang Tepat

Selain itu, sistem ERP dapat digunakan untuk mengukur kebutuhan perusahaan di masa yang akan datang, baik terkait kebutuhan produksi, alat-alat produksi, dan sumber daya manusia.

Sehingga dengan mengetahui hal tersebut, perusahaan dapat melakukan perencanaan dan pengendalian terkait biaya operasional bisnis.

Semakin akurat perhitungan yang dilakukan, maka pengelolaan biaya operasional bisnis akan lebih efisien.

Cara Kerja ERP

ERP menyederhanakan alur kerja melalui database yang terpusat. ERP memiliki mesin yang bisa memudahkan penggunanya melihat bagaimana bisnis berjalan secara real-time.

Sistem ERP ini menyatukan semua departemen menjadi satu sumber, sehingga data yang ada dari semua departemen bisa diakses oleh semua orang di dalam suatu perusahaan.

Contoh gambaran cara kerja ERP

Misal ketika perusahaan mendapatkan pesanan, secara otomatis sistem akan mengirimkan informasi ke pusat, mencari siapa pihak yang paling tepat untuk menangani pesanan yang datang.

ERP bisa memilih siapa yang memiliki persediaan barang dan siapa yang lebih cepat dalam melakukan pengiriman, agar pesanan bisa segera diselesaikan.

Komponen ERP

Menurut Motiwalla dan Thomspon (2009:12), ada lima hal yang jadi komponen ERP, di antaranya:

1. Pople

Orang terlibat dalam membuatan sistem ERP adalah staf IT dan penguna aplikasi. Pengguna aplikasi harus terlibat dalam membuat ERP karena dia juga ikut bertanggung jawab meng-input dan memproses data.

2. Proces

Berhubungan dengan proses bisnis, prosedur, aturan, dan proses bisnis menggunakan ERP.

3. Hadrware

Berkaitan dengan teknologi yang bisa mengimplementasikan ERP misalnya server.

4. Software

ERP bergantung pada software sebagai media implementasi. Bentuknya bisa menjadi sebuah program aplikasi.

5. Database

Berhubungan dengan informasi yang berasal dari pihak internal dan ekstrernal perusahaan.

Modul ERP

Sebagai informasi, setiap sistem ERP tentu memiliki modul yang berbeda. Modul dasar ERP ini harus dipertimbangkan ketika Anda mulai memutuskan untuk menggunakan aplikasi ini.

Berikut daftar modul ERP, yaitu:

1. Manajemen Akuntansi

Modul ERP jenis ini dianggap sangat penting karena bisa membantu perusahaan mengatur keuangan mereka. Faktanya, tidak ada perusahaan yang lepas dari urusan kas, utang-piutang, pembayaran, dan transaksi keuangan.

ERP modul ini biasanya memiliki fitur-fitur yang sangat membantu seperti manajemen tagihan, manajemen aset, manajemen pajak, manajemen faktur, laporan analitik keuangan, dan lain sebagainya.

2. Manajemen Inventaris

Inventaris atau stok barang, semua perusahaan pasti memiliki hal ini yang dianggap sebagai aset dagang.

Modul ERP jenis ini dianggap sangat berfungsi, pasalnya bisa menangani pelacakan stok barang, pengendalian barang, pemesanan barang dari pemasok, dan lain-lain.

Fitur pada ERP modul ini adalah manajemen stok, manajemen gudang, prakiraan inventaris, pengambilan stok, pelacakan pengiriman, dan manajemen pemasok.

3. Manufacturing Management

Menyediakan fitur perencanaan produksi, rute produksi, pengelolaan anggaran, pemantauan stok bahan baku, barang jadi, dan lain-lain.

4. Departemen Sumber Daya Manusia

Ada juga modul khusus untuk mengelola informasi karyawan. Fitur ini mencakup absensi karyawan, pajak karyawan, penggajian, hingga rekrutmen pegawai.

5. Sales Management

Modul ini mencakup fitur-fitur terkait prospek pelanggan, menawarkan laporan penjualan lengkap, penawaran produk terhadap pelanggan, dan lain sebagainya.

6. Customer Relationship Management

Biasanya fokus pada pengelolaan pelanggan, misal melakukan kampanye marketing pada pelanggan, melakukan interkasi dengan pelanggan, dan membuat laporan pola pembelian para pelanggan.

7. Supply Chain Management

Modul ERP ini sangat penting karena bisa merekam rantai pasokan barang dari awal masuk hingga keluar.

Fitur yang ditawarkan adalah manajemen inventaris, manajemen pemesanan, manajemen pengadaan, pengiriman barang, logistik, manajamen pemasok, dan lain-lain yang berkaitan dengan persediaan stok.

8. Manajemen Gudang

Modul ini bisa membantu perusahaan mengelola operasional gudang mereka. Fitur ini mencakup pelacakan perpindahan stok, inventaris, manajemen pengiriman, manajemen pemasok, dan lain sebagainya.

Tujuan ERP

Tujuan utama dari diciptakannya ERP tentu untuk meningkatkan efektivitas sumber daya di sebuah perusahaan.

Setidaknya ada enam tujuan ERP, di antaranya:

  • Menghasilkan sumber daya produksi yang berkualitas
  • Membantu menciptakan sumber data manusia yang bertanggung jawab atas tugas yang telah diberikan
  • Membantu memasarkan produk dengan efektif
  • Mampu mengikuti tren kompetisi pasar
  • Mencegah terjadinya kompleksitas persoalan dalam sumber daya perusahaan di masa depan
  • Membantu menjadikan setiap laporan keuangan dan akuntansi perusahaan lebih efektif

Contoh Penerapan Sistem Aplikasi ERP pada Perusahaan

Pada intinya, software ERP terbagi menjadi tiga modul utama, yakni modul keuangan, modul akuntansi, dan modul sumber daya manusia.

Oleh karena itu, contoh penerapan aplikasi ERP tidak jauh dari fungsi ketiga modul tersebut.

Agar dapat memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut contoh implementasi penggunaan aplikasi ERP di perusahaan, antara lain:

1. Accounting atau Akuntansi

Aplikasi yang satu ini berfungsi untuk mengelola arus kas yang keluar dan masuk di dalam sebuah perusahaan.

Aplikasi tersebut juga membantu perusahaan menangani berbagai macam transaksi akuntansi seperti neraca, pengeluaran, rekonsiliasi bank, buku besar, manajemen pajak, penganggaran, dan lain sebagainya.

Dengan aplikasi ini, laporan keuangan perusahaan bisa dibuat cukup dengan beberapa kali klik saja.

2. Customer Relationship Management

Contoh aplikasi ERP selanjutnya adalah CRM atau Customer Relationship Management.

Aplikasi ini akan membantu mengoptimalkan kinerja penjualan dengan layanan customer atau pelanggan yang lebih baik.

Selain itu, aplikasi ini juga dapat membangun hubungan yang sehat antara perusahaan dengan pelanggannya.

Baca Juga :  Memahami ERP Itu Apa dan Tips Memilih Modul yang Sesuai

Perusahaan dapat mengelola dan melacak informasi seperti riwayat panggilan, komunikasi, data transaksi, pertemuan, durasi kontrak, dan lain sebagainya.

3. Human Resource Management

Aplikasi HRM (Human Resource Management) ini membantu meningkatkan efisiensi departemen SDM dalam perusahaan.

Modul ini membantu mengelola informasi karyawan misalnya penilaian kinerja, keterampilan, deskripsi pekerjaan, cuti, kehadiran, dan lain sebagainya.

Salah satu penggunaan penting dari aplikasi HRM adalah pada manajemen penggajian.

Manajemen penggajian adalah salah satu bagian yang penting dari aplikasi ini karena berfungsi untuk mengelola gaji karyawan, pengembalian biaya, biaya perjalanan, dan lain sebagainya.

4. Sales

Aplikasi ini dapat membantu menangani kerja perusahaan seperti penawaran, pertanyaan penjualan, faktur, dan sales order.

Integrasi aplikasi sales atau penjualan dan CRM akan mempercepat siklus penjualan dan memperoleh keuntungan yang lebih besar untuk perusahaan.

5. Inventory

Aplikasi inventaris bermanfaat untuk membantu melacak dan mengelola barang inventaris perusahaan.

Aplikasi ini juga dapat memantau tingkat persediaan, melakukan forecasting, menjadwalkan pengisian ulang, dan membuat laporan inventaris.

Penggunaan software ERP yang bagus akan memungkinkan terjadinya integrasi aplikasi inventaris dengan SKU scanner atau barcode.

Aplikasi inventaris juga akan lebih efektif ketika terintegrasi dengan modul pembelian.

6. Purchasing

Aplikasi ini mengelola proses yang berperan dalam pengadaan barang, termasuk daftar pemasok, analisis permintaan dan penawaran, goods receipts notes, purchase order, dan pembaruan stok.

Aplikasi ini dapat terintegrasi dengan aplikasi inventaris pada manajemen pengadaan stok agar fungsinya lebih optimal.

7. Manufacturing

Aplikasi manufacturing berfungsi untuk meningkatkan efisiensi proses manufaktur atau produksi dalam suatu perusahaan mulai dari perencanaan produk, pemantauan produksi harian, material routing, dan bills of materials.

Sistem ERP ini memungkinkan aplikasi manufaktur terintegrasi dengan RFID (Radio Frequency Identification) scanner atau barcode.

Rekomendasi Aplikasi ERP Terbaik Buatan Indonesia

Penerapan sistem ERP wajib untuk Anda terapkan jika perusahaan ingin naik level.

Dengan menggunakan aplikasi ERP, Anda bisa menjalankan proses bisnis yang lebih efisien dan produktivitas perusahaan juga akan bertumbuh.

Namun, Anda juga harus selektif dalam memilih software ERP yang tepat untuk bisnis Anda.

Di Indonesia banyak provider yang menawarkan aplikasi ERP.

Oleh karena itu, sebelum Anda mulai menentukan software ERP, maka Anda harus mengetahui apa saja fitur dan keunggulan yang ditawarkan oleh masing-masing provider tersebut.

Tentunya untuk mempelajari keunggulan dari berbagai jenis software ERP tersebut, Anda perlu banyak waktu dan perlu melakukan konsultasi.

Nah, untuk mempersingkat waktu Anda dalam menentukan software ERP yang tepat, maka Anda dapat mempertimbangkan satu produk unggulan dari Zahir Accouting, khusus untuk aplikasi ERP, yakni ZahirERP.

Apa itu ZahirERP?

Software ZahirERP merupakan salah satu Software as a Service (SaaS) atau peranti lunak yang dapat melakukan fungsi dan peran sebagaimana sistem ERP.

Dengan aplikasi ZahirERP, Anda bisa membuat catatan inventory, pencetakan invoice, laporan keuangan, dan manfaat dari software ERP lainnya.

Untuk menjalankan software ERP ini, Anda tidak perlu melakukan instalasi.

ZahirERP ini merupakan aplikasi ERP berbasis web atau cloud computing yang memberikan kemudahan dalam hal akses dan fleksibilitas untuk penggunanya.

Jadi, untuk menggunakan aplikasi ZahirERP ini, Anda tinggal membuka dan menggunakannya sewaktu-waktu.

Software ini terintegrasi dengan jaringan internet, sehingga untuk mengaksesnya dapat di lakukan di mana saja dan kapan saja, baik dengan menggunakan laptop, PC atau dekstop, dan smartphone.

Fitur Unggulan ZahirERP

Untuk menjawab semua kebutuhan bisnis Anda akan produk aplikasi ERP, Zahir menawarkan fitur-fitur unggulan yang akan memudahkan aktivitas bisnis Anda.

Berikut fitur-fitur unggulan ZahirERP, antara lain:

1. Persediaan Stok

Dengan fitur ini, Anda akan memiliki kemudahan dalam mengelola stok produk Anda. Sekaligus, fitur ini juga bisa digunakan untuk memantau jumlah persediaan barang antar cabang dengan tepat dan mudah.

2. Pencetakan Faktur

Butuh pencetakan invoice untuk transaksi Anda dengan cepat? Tenang saja, dengan ZahirERP Anda tidak membutuhkan waktu banyak untuk membuat invoice atau faktur.

Cukup dalam dalam hitungan detik, invoice bisa dicetak

3. Hutang Piutang

Aplikasi Zahir juga memberikan kemudahan dalam pemantauan data hutang piutang bisnis Anda. Untuk mengelola utang dan piutang bisnis, Anda dapat mengaksesnya kapan saja dan di mana saja.

Selain itu, data akan disajikan secara real time.

4. Laporan Keuangan

Membuat laporan keuangan perusahaan Anda juga akan semakin mudah. Zahir menyediakan fitur ini untuk mempercepat penyajian laporan keuangan yang bisa diakses secara real time.

5. Gudang Terintegrasi

Mengelola banyak cabang, cukup dipantau dalam satu platform. Dengan fitur ini Anda memiliki kemudahan dalam mengelola stok antar cabang dengan tepat dan mudah.

6. Multi Departmen

Tidak repot lagi mengurus dan mengelola proyek dan departemen dalam bisnis Anda. Semua data yang Anda butuhkan dapat diakses kapanpun Anda inginkan.

7. Manajemen aset

Mudah mengelola aset tetap yang dimiliki dan dikelola oleh bisnis. Semua data tercatat dengan rapi dan memudahkan pengecekan.

8. CRM

Mengelola aktivitas kompleks yang dihadapi bisnis Anda untuk mengintegrasikan beberapa aktivitas bisnis seperti, CRM, Procurement, Operational dll.

Manfaat Menggunakan ZahirERP

Dengan memiliki beberapa fitur andalan di atas, Zahir ERP menawarkan banyak manfaat untuk bisnis Anda, antara lain:

1. Sistem pengelolaan bisnis yang terintegrasi

Sistem yang terhubung dan terintegrasi antar divisi atau cabang dan pembuat kebijakan. Sehingga dengan adanya sistem ini akan memudahkan pihak management untuk mengevaluasi kinerja yang ada.

Baca Juga :  Gak Boleh Asal Pilih Vendor ERP Indonesia, Ini Dia Sebabnya

2. Manajemen bisnis lebih terkendali

Memudahkan kontrol dan monitoring seluruh aktivitas pencatatan data keuangan dan aktivitas user yang terlibat dalam proses pelaporan keuangan.

3. Menghasilkan laporan keuangan dengan cepat dan mudah

Membuat berbagai laporan dapat dijalankan secara realtime. Sehingga tidak lagi menunggu data di input oleh pihak pusat untuk mendapatkan laporan yang dibutuhkan.

4. Mempercepat pengambilan keputusan bisnis

Cepat mendapatkan informasi dan analisis laporan keuangan untuk memudahkan manajemen mengambil keputusan dan perencanaan baik jangka pendek maupun jangka panjang.

5. Data lebih akurat

Tidak ada lagi data yang bisa dimanipulasi oleh pihak yang punya kepentingan sehingga membuat report dan data yang ada bisa terjamin kebenarannya dan terpercaya.

Kelebihan dan Kekurangan ERP

Kita tak bisa menampik adanya kekurangan dan kelebihan dalam sebuah aplikasi yang dibuat oleh tangan manusia, contohnya aplikasi ERP yang bertujuan membantu meringankan kerja perusahaan.

Berikut kelebihan dan kekurangan memakai ERP, yaitu:

Kelebihan ERP

Menerapkan sistem ERP ke dalam bisnis memang memberikan impact yang signifikan untuk kemajuan bisnis. Adapun beberapa kelebihan dari pengunaan ERP adalah, sebagai berikut:

1. Mengurangi biaya operasional dan manajemen

Tak bisa dipungkiri, beban perusahaan terhitung berat untuk menunjang berdirinya manajemen yang baik.

Maka dari itu, agar operasional dan manajemen bisa berjalan dengan lancar, aplikasi menggunakan sistem ERP dipilih untuk menekan biaya.

2. Data Terintegrasi

Data adalah hal vital dalam perusahaan, dengan ERP data-data terkait perusahaan tersimpan dengan aman.

Sebagai informasi, data ini biasanya dijadikan sebagai acuan perusahaan untuk mengambil keputusan besar terkait bisnis mereka.

3. Meningkatkan Produktivitas

Sistem ERP membantu banyak pekerjaan berulang, dengan demikian karyawan memiliki banyak waktu untuk dimanfaatkan melakukan pekerjaan lain di kantor.

4. Bisnis Lebih Kondusif

Kondusif di sini artinya berintegrasi atau saling terhubung satu sama lain.

Mengapa?

Karena ERP membuat data perusahaan lebih transparan dan mudah diakses dalam waktu singkat.

Kekurangan ERP

Di balik kecanggihan ERP, sistem ini tetap saja memiliki kekurangan.

Oleh karena itu, ketika akan memutuskan menggunakan ERP, pastikan Anda paham akan kekurangan ini, sehingga mampu mengantisipasi efek buruk dari kekurangan ini.

Berikut beberapa poin terkait kekurangan ERP, yaitu:

1. Tenaga Kerja Sulit Adaptasi

Tidak semua orang mengerti dengan sistem ERP, bagi tenaga kerja baru akan butuh waktu untuk beradaptasi agar bisa menggunakan sistem digital seperti ERP.

2. Sistem Lebih Rumit

Karyawan harus memahami bagaimana sistem ERP sehingga hal-hal rumit dalam aplikasi ini bisa diatasi dengan mudah. Banyak kasus di mana para SDM memiliki kesulitan untuk mengoperasikan ERP.

3. Biaya Bertambah

Aplikasi ERP tentu dibeli menggunakan uang operasional perusahaan. Walau demikian, software ini juga bisa menutupi biaya tenaga kerja.

4. Ketergantungan pada Vendor

ERP perlu didukung oleh satu vendor saja, sulit bagi perusahaan mengganti vendor karena akan menyebabkan pembaruan yang memakan waktu cukup lama.

Perbedaan ERP dan CRM

Untuk mengembangkan bisnis, sering kali Anda menemukan beberapa istilah yang berakitan dengan teknologi, seperti ERP dan CRM.

Lantas, mana yang Anda pilih untuk diimplementasikan ke bisnis Anda?

Untuk memudahkan Anda, sebaiknya kenali dulu perbedaan antara ERP dan CRM.

Perbedaan utama antara ERP dan CRM terlihat pada fungsi dan tujuan dibuatnya aplikasi tersebut.

ERP dibuat untuk memastikan adanya kelancaran arus informasi antara administrasi, rekening, sumber daya manusia, dan produksi.

ERP bertujuan mengawasi manajemen produksi manajamene akun, dan manajemen pasokan barang.

Sedangkan CRM dibuat untuk memastikan arus interaksi dengan pelanggan tetap lancar. Selain itu, CRM berfungsi mengawasi interaksi layanan pelanggan dan aktivitas penjualan dan pemasaran produk.

Untuk lebih detailnya, berikut perbedaan ERP dan CRM, antara lain:

  • ERP memberikan informasi yang relevan soal perusahaan untuk pengambilan keputusan, CRM memberikan informasi seputar penjualan dari produktivitas penjualan hingga penurunan penjualan untuk meningkatkan keuntungan.
  • ERP bisa digunakan di hampir semua aspek bisnis perusahaan, CRM hanya digunakan di bidang pemasaran.
  • ERP mencakup informasi keseluruhan proses bisnis, termasuk fungsi keuangan, pemasaran, penjualan, distribusi, dan manajemen proyek. Sementara CRM hanya menyimpan informasi soal interaksi dengan pelanggan.
  • ERP mengelola produktivitas karyawan sebuah perusahaan, sementara CRM mengelola data pelanggan sebuah bisnis.

Karena fungsi dan tujuan ERP dengan CRM berbeda, maka biasanya perusahaan memiliki dua aplikasi ini untuk membantu berjalannya bisnis mereka.

Kesimpulan

Aplikasi ERP memberikan dampak penting untuk kemajuan pada perusahaan. Dengan memanfaatkan software ERP ini, perusahaan dapat mengelola proses bisnis mulai dari operasional, produksi, dan distribusi secara lebih mudah.

Selain itu, dengan menggunakan aplikasi ERP dapat membantu perusahaan dalam perencanaan sumber daya dan pencatatan terkait keuangan bisnis.

Dengan hadirnya sistem ERP, maka semua proses aktivitas bisnis akan terintegrasi dalam satu sistem. Sehingga data informasi perusahaan dapat dipantau secara online dan real time.

Untuk Anda yang ingin bisnisnya lebih berkembang, penting untuk menerapkan sistem ERP.

Salah satu aplikasi ERP yang layak dipertimbangkan adalah ZahirERP.

Aplikasi ZahirERP menawarkan beberapa fitur unggulan yang akan memudahkan pengelolaan bisnis Anda.

Dengan ZahirERP, Anda dengan mudah dapat membuat laporan keuangan, mencetak invoice, memantau inventaris produk, dan masih banyak manfaat lainnya.