Cara Jitu Menghindari Kebangkrutan Usaha

kebangkrutan usaha

Cara Jitu Menghindari Kebangkrutan Usaha

Saat Anda memutuskan memasuki gerbang dunia bisnis, maka Anda dihadapkan pada satu paket, yaitu kesuksesan dan kegagalan. Tidak dipungkiri bahwa bayak para pengusaha sukses yang lahir berkat berkali-kali jatuh bangun bangkit dari kegagalan, mengambil pelajaran dari kesalahan. Namun bukan berarti Anda tidak mempertimbangkan kemungkinan resiko-resiko yang akan Anda hadapi. Dibawah ini akan dijabarkan bagaimana cara jitu menghindari kebangkrutan usaha sebagai bahan pertimbangan Anda ketika memulai usaha :

1. Modal bukan dari hutang
Usahakan seminimal mungkin dalam berhutang, apalagi hutang pada bank atau renternir yang berbunga. Anda dapat menabung terlebih dahulu sebelum memulai usaha untuk pegangan modal. Selain itu, Anda harus pandai mencari investor untuk mendapatkan modal. Hal tersebut membuat Anda terhindar dari lilitan hutang banyak ketika mengalami kebangkrutan usaha. Rasanya sangat mencekik sekali jika dikejar-kejar hutang yang berbunga sementara usaha sedang bangkrut bukan?

2. Bisnis dengan resiko kebangkrutan usaha yang kecil
Bagi Anda pebisnis pemula, Anda dapat memilih bisnis-bisnis yang resikonya kecil terlebih dahulu,  seperti misalnya menjadi reseller. Semangat menggebu-gebu Anda untuk mulai berbisnis perlu diiringi oleh pertimbangan matang. Tidak langsung menjalankan bisnis beresiko sedangkan pengalaman belum mumpuni. Setidaknya, bisnis dengan resiko kebangkrutan usaha yang kecil menjadi awalan menempa mental Anda dan menambah pengalaman dalam berbisnis.

3. Menerapkan manajemen keuangan yang jelas
Sejak awal Anda memulai bisnis,  usahakan telah memiliki manajemen keuangan yang jelas meskipun sederhana. Kebangkrutan usaha juga berhubungan dengan pengelolaan keuangan yang buruk. Bila manajemen keuangan bisnis Anda baik, Anda dapat mengantisipasi pengeluaran apa saja yang dirasa perlu dihemat ketika mengetahui omset sedang turun. Ada baiknya saat awal-awal menjalankan usaha, keuntungan di tabung sebagai investasi bukan langsung digunakan untuk berfoya-foya.

4. Selektif dalam memilih rekan bisnis
Rekan bisnis juga sebagai salah satu faktor kebangkrutan usaha. Pilihlah rekan usaha yang memiliki tujuan yang sama serta cara kerja yang sesuai dengan Anda. Pastikan rekan kerja Anda adalah orang yang jujur dan bertanggungjawab. Berhati-hatilah karena sudah banyak kasus suatu bisnis bangkrut karena uangnya dibawa kabur oleh rekan sendiri.

5. Fokus dan tekun
Jangan mudah tergoda dengan ide bisnis lain yang terkadang dirasa lebih prospektif. Rumput tetangga memang selalu terlihat lebih indah. Ketika Anda sudah memutuskan untuk bisnis A, maka fokus dan tekunilah. Anda harus yakin bahwa pilihan Anda sudah dipertimbangkan matang-matang dan pasti yang terbaik. Kebangkrutan usaha lebih rentan menghampiri pengusaha yang berganti-ganti jenis usahanya dalam waktu singkat. Tidak ada yang instan dalam berbisnis, Anda memang harus bersabar dan tekun dalam kurun waktu yang tidak sebentar untuk akhirnya dapat memetik hasilnya.

Saya ingin mencoba software ZAHIR ACCOUNTING 6   ➨Request Demo
Video Bisnis 100% GRATIS
Mau punya bisnis yang bisa tumbuh pesat ? 
Kamu bisa belajar dari ahlinya! Dapatkan video bisnis gratis dari Zahir dengan memasukan email Anda di bawah ini.
Dapatkan Sekarang, Gratis!
Tdk, Terima kasih!
close-link