Apa Perbedaan Akuntan dan Bookeeper?

akuntan

Apa Perbedaan Akuntan dan Bookeeper?

akuntanIstilah Accountant (Akuntan) dan Bookeeper (Tata Buku) seringkali menimbulkan kerancuan bagi beberapa orang terutama yang tidak memiliki latar belakang ilmu akuntansi. Apa sih yang membedakan keduanya? Berikut penjelasannya:

Akuntansi merupakan proses mencatat, mengelompokkan, merangkum, mengolah dan menyediakan data transaksi serta informasi yang terkait dengan keuangan. Dengan demikian informasi yang tersaji dapat digunakan untuk pengambilan keputusan atau tujuan lainnya.

Kemudian pada book keeper atau tata buku lebih menekankan pada kegiatan analisa. Kegiatan bookeeper hanya sebatas pada mencatat transaksi. Sementara pada akuntansi, akuntan yang melakukan analisa untuk kemudian mengambil keputusan.

Lalu siapa saja yang menggunakan informasi keuangan yang dibuat oleh Akuntan? Ada 2 pihak yang dapat memanfaatkan laporan keuangan tersebut, yaitu pihak internal dan eksternal.

Pihak internal merupakan pihak yang berada dalam organisasi tersebut. Dimana manajemen merupakan pihak yang paling membutuhkan laporan keuangan yang tepat dan akurat guna mengambil keputusan yang tepat pula. Misalnya pimpinan puncak yang membutuhkan laporan keuangan untuk melihat posisi keuangan perusahaan untuk menentukan membeli mesin baru atau tidak.

Sedangkan pihak eksternal terdiri dari:

1. Investor : membutuhkan laporan keuangan untuk memutuskan apakah membeli, menahan, atau menjual investasinya. Para pemegang saham juga membutuhkan laporan keuangan tersebut untuk menilai kemampuan perusahaan dalam membayar dividen.

2. Karyawan : informasi terkait stabilitas dan profitabilitas perusahaan perlu diketahui karyawan.

3. Pemberi pinjaman: untuk menentukan apakah perusahaan mampu membayar pinjaman beserta bunganya tepat waktu.

4. Pemasok: menggunakan informasi keuangan untuk menentukan apakah jumlah terutang dapat dibayar saat jatuh tempo.

5. Pelanggan : agar pelanggan dapat menilai sustainability suatu perusahaan terlebih jika mereka terikat kerjasama atau perjanjian dengan perusahaan.

6. Pemerintah: dengan mengetahui laporan keuangan perusahaan, maka pemerintah dapat mengatur aktivitas perusahaan, menetapkan kebijakan pajan dan penyusunan statistik.

7. Masyarakat: untuk mengetahui kontribusi perusahaan dalam perekonomian nasioal serta perkembangan perusahaan beserta aktivitasnya.

Saya ingin mencoba software ZAHIR ACCOUNTING 6   ➨Request Demo
ZAHIR ONLINE

Taking You To The Next Level

Solusi Kelola Bisnis Kapan Saja & Dimana Saja
COBA GRATIS HARI INI
close-link