strategi pemasaran

Strategi pemasaran yang tepat harus sesuai dengan media yang digunakan. Terlebih saat ini aktivitas marketing dapat dilakukan melalui berbagai platform media yang mana kondisi ini menuntut Anda mesti cermat dalam merencanakan langkah pemasaran.

Daftar Isi

Inti Marketing pada Bisnis

“Tidak peduli kucing putih atau kucing hitam yang penting bisa menangkap tikus”.
Demikian juga dengan aliran marketing “Saya tidak peduli short selling atau hard selling yang paling penting penjualan meningkat dan berkelanjutan.”

Sebuah Intisari pelajaran marketing yang bisa kita pelajari dari orang-orang yang menginspirasi, khususnya bagi para pengusaha dengan tujuan ‘marketing’.

Maksud dari marketing tersebut adalah menukarkan nilai tambah yang ada sebanyak mungkin pembeli, sesering mungkin sehingga pembeli untung dan penjual untung, maka dengan demikian untuk “Menukarkan” kita perlu “Menawarkan.”

Yang paling terpenting dalam suatu bisnis itu bukan kantor, bukan teknologi, bukan produk ataupun jasa melainkan adalah ‘Penawaran’.

Dua Aliran atau Paham dalam Marketing

Di dalam dunia marketing, Anda akan mengenal dua aliran, yaitu:

  • Aliran mengingatkan
  • Aliran menawarkan

Aliran mengingatkan atau bisa disebut dengan branding membutuhkan biaya iklan sangat besar dan sering kali tidak menghasilkan penjualan, aliran ini merupakan open marketing.

Sedangkan aliran menawarkan akan mengajarkan Anda bagaimana biaya pemasaran dapat dibandingkan dengan hasil penjualan, aliran ini merupakan close marketing.

“Jangan terlalu sibuk pada teori marketing, fokus pada selling, laku tidak ? kalau laku itulah hasil marketing!”

Poin Penting dalam Bisnis

Dalam menjalankan sebuah usaha bisnis, tentunya ada beberapa poin terpenting yang harus diterapkan selain dari kualitas dan pelayanan produk itu sendiri, yaitu ‘Pemasaran’.

Pemasaran

Teknik dan kemampuan dalam suatu pemasaran boleh dikatakan sebagai kunci keberhasilan dari penjualan suatu produk setelah anda memastikan produk anda memiliki kualitas yang baik, ciptakanlah teknik pemasaran yang baik dengan didukung oleh strategi pemasaran yang efektif.

Segmentasi

Selain itu, segmentasi pasar juga merupakan salah satu elemen paling penting dalam suatu strategi pemasaran yang akan anda lakukan (bahkan terlalu penting) .

Baiklah, akan saya coba terangkan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami apa itu segmentasi pasar.

Segmentasi pasar adalah sebuah metode bagaimana memandang pasar secara kreatif.

Anda masih bingung dengan pengertian segmentasi pasar diatas?

Begini, salah satu efek apabila anda tidak mengetahui siapa segmentasi pasar yang tepat bagi produk anda adalah apa yang akan anda lakukan dan berapa biaya pemasaran yang sudah dikeluarkan akan menjadi sia-sia belaka, walaupun produk anda unik dan bernilai.

Contoh paling mudah mengenai segmentasi pasar adalah anda jual mobil BMW (product) dengan harga Rp750 juta (price) kemudian anda jual ke pengemis (targeting & segmentation).

Walaupun BMW tersebut sudah anda diskon gila-gilaan sampai 75% (promotion), si pengemis tidak akan membeli.

Kenapa? Karena itu bukan kebutuhan dia. Beda kalau anda jual ke segmentasi pasar pecinta mobil mewah, akan lain hasilnya.

Perbedaan Marketing, Digital Marketing, dan Strategi Marketing

Baik marketing, digital marketing, dan strategi marketing memiliki peran penting dalam meningkatkan penjualan bisnis Anda.

Meski memiliki peran yang krusial untuk kelangsungan penjualan Anda, ketiga istilah itu pada dasarnya tidaklah serupa dan pada praktiknya akan terlihat jelas perbedaannya.

Istilah marketing itu sendiri, bisa dikatakan yang paling umum. Siapa pun sudah pasti tahu apa itu marketing.

Sedangkan digital marketing merupakan evolusi dari marketing karena adanya kemunculan media internet atau digital yang membawa perubahan besar pada bahavior manusia saat ini.

Dan strategi marketing merupakan grand plan bagaimana perusahaan bisa terus memaksimalkan penjualan.

Ketiganya jelas penting untuk didalami.

Lantas di mana letak perbedaan dari marketing, digital marketing, dan strategi marketing? Untuk menjawabnya, maka Anda harus paham mengenai pengertian dari ketiga hal tersebut.

Pengertian Marketing

Secara sederhana marketing adalah proses memperkenalkan produk pada calon konsumen. Marketing dilakukan agar masyarakat mengetahui produk apa yang dijual oleh perusahaan Anda dan tertarik pada barang tersebut.

Baca Juga :  3 Cara Marketing yang Kebanyakan Dilupakan Pengusaha Digital

Marketing menjadi salah satu bagian penting dalam perusahaan, sebab marketing sendiri merupakan ujung tombak dari proses produksi.

Marketing yang baik dan tepat sasaran akan membawa banyak pelanggan sehingga perusahaan bisa mendapatkan profit sesuai target.

Karena ada tujuan besar yang ingin dicapai, maka marketing tak bisa dilakukan sembarangan.

Butuh banyak perhitungan dan ide-ide baru agar proses ini membuahkan hasil.

Tim marketing harus membuat strategi yang mumpuni agar calon konsumen tertarik untuk mengeluarkan mereka demi produk Anda.

Pengertian Digital Marketing

Digital marketing adalah proses mempromosikan barang dan jasa menggunakan media digital untuk menarik calon customer agar tertarik dengan produk yang ditawarkan, sekaligus mengubah calon customer menjadi loyal customer.

Media digital yang dimaksud bisa berupa media sosial maupun platform digital lainnya, seperti:

  • Facebook
  • Instagram
  • Google
  • Youtube
  • TikTok
  • Tokopedia
  • Shopee
  • Aplikasi
  • Website

Di era ini, digital marketing banyak digunakan oleh para pengusaha karena bisa menjangkau calon konsumen lebih banyak dan lebih luas, bahkan hingga menembus negara luar.

Pengertian Strategi Marketing

Strategi marketing adalah perencanaan pemasaran yang disusun untuk kemudian dipraktikkan demi menjangkau calon konsumen.

Strategi marketing berisi rencana kegiatan pemasaran mulai dari waktu hingga jenis pemasaran yang dipilih.

Jenis-jenis Pemasaran

Mengingat marketing atau pemasaran terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi, maka terdapat beberapa jenis marketing yang perlu diketahui.

Berikut 7 jenis marketing yang bisa dijadikan referensi marketing perusahaan Anda, antara lain:

1. Word of Mouth Marketing (WoMM)

Ini adalah jenis pemasaran yang dilakukan dari mulut ke mulut. Maksudnya, calon konsumen mendapatkan informasi mengenai produk Anda dari konsumen Anda yang lain.

Karena dari mulut ke mulut, jenis pemasaran ini biasanya dilakukan secara langsung, tanpa media apa pun.

2. Public Relation Marketing (PR Marketing)

PR Marketing biasanya digunakan oleh perusahaan saat mencoba meningkatkan brand awareness atau kesadaran produk melalui media massa.

Biasanya bentuk PR Marketing berupa artikel yang dinaikkan di sebuah portal media.

3. Relationship Marketing

Ini adalah jenis pemasaran yang digunakan jika tujuannya untuk membangun hubungan dengan konsumen.

Hubungan baik yang dijalin dengan konsumen bisa menguntungkan perusahaan karena ketika perusahaan merilis produk baru, konsumen loyal siap mengeluarkan uang mereka untuk produk itu.

4. Digital Marketing

Pemasaran digital benar-benar memanfaatkan media online untuk melakukan promosi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk Anda.

Digital marketing bisa diakses oleh banyak kelas pengusaha baik UMKM maupun perusahaan besar, sebab biayanya terbilang lebih terjangkau dari jenis pemasaran lainnya.

5. Branding

Branding adalah proses memperkenalkan nama merek agar konsumen lebih familiar dengan produk dari peruisahaan Anda.

Branding memiliki promosi jangka panjang. Jika branding berhasil, biasanya masyarakat akan tahu merek produk bahkan hanya dari logonya saja.

6. Iklan Siaran

Iklan siaran bisa dilakukan melalui media massa seperti radio. Walaiu tidak setenar dulu, pendengar radio masih loyal karena banyak disetel oleh orang-orang seperti saat di mobil.

Radio dianggap bisa membuat masyarakat lebih fokus mendengarkan produk dibanding televisi yang memiliki visual.

7. Multi-Level Marketing (MLM)

MLM adalah jenis pemasaran yang melibatkan banyak orang. Perusahaan merekrut orang dan menjual produk mereka melalui orang-orang tersebut.

Ketika produk terjual banyak, maka bonus akan didapatkan.

Tujuan Strategi Pemasaran

Secara umum strategi pemasaran memiliki tujuan dalam meningkatkan penjualan dan menarik calon customer sebanyak mungkin.

Namun, faktanya tujuan strategi marketing tidaklah sebatas hal itu saja.

Dan berikut terdapat 4 tujuan dari dilakukannya strategi pemasaran di sebuah perusahaan, yakni:

  1. Untuk jadi dasar logis dalam mengambil keputusan dalam memasarkan produk
  2. Untuk meningkatkan kualitas koordinasi antar karyawan dalam tim marketing
  3. Untuk jadi alar ukur marketing berdasarkan standar prestasi yang telah ditentukan
  4. Untuk meningkatkan kepekaan dan kemampuan tim dalam beradaptasi saat sewaktu-waktu terjadi perubahan dalam marketing

Fungsi Strategi Pemasaran

Menjalankan strategi marketing yang benar juga akan memberikan dampak pada bisnis Anda. Karena itulah, sebelum memulai malakukan kampanye marketing, sebaiknya buat plan strategi marketing Anda.

Hal ini akan membuat aktivitas marketing Anda makin mudah terukur dan efisien.

Berikut beberapa fungsi dari strategi marketing, antara lain:

1. Meningkatkan Motivasi

Adanya strategi pemasaran bisa memberikan gambaran masa depan dengan cara berbeda, hal ini bisa jadi motivasi dan harapan bagi tim di perusahaan agar terus berpikir positif.

Perusahaan harus selalu memiliki sesuatu yang baru agar tidak kalah saing di pasar.

2. Merumuskan Tujuan Perusahaan

Strategi pemasaran akan membantu pelaku usaha melihat apa tujuan dari perusahaan, termasuk detail tujuannya baik dalam jangka pendek seperti target bulanan atau jangka panjang seperti target per 5 tahun.

3. Pengawasan Kegiatan Pemasaran

Perusahaan akan memiliki standar kinerja karyawan di dalamnya dengan adanya strategi pemasaran. Sehingga laporan ini juga bisa dimanfaatkan sebagai fungsi pengawasan, karena kualitas kerja karyawan terlihat di sana.

4. Koordinasi Lebih Efektif

Mengatur ke mana arah ekspansi pasar perusahaan hingga bisa membentuk tim koordinasi.

5 Strategi Pemasaran yang Berdampak pada Peningkatan Penjualan

Seperti yang telah dikemukakan di atas, bahwa langkah-langkah dalam kegiatan pemasaran adalah meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen tentang:

  • Berapa jumlahnya?
  • Bagaimana daya belinya?
  • Di mana tempat konsumennya?
  • Berapa permintaannya?

Semua ini merupakan informasi yang sangat penting bagi pemasaran produk baru tergantung pada keadaan lingkungan persaingan pasar yang ada dari hari ke hari.

Dari informasi tersebut, maka Anda akan memiliki data yang bisa digunakan untuk mengeksekusi plan marketing Anda.

Baca Juga :  Istilah-istilah dalam Akuntansi

Dan berikut adalah 5 strategi pemasaran yang dapat meningkatkan penjualan bisnis Anda, yaitu:

1. Kenalilah Pelanggan Anda

‘Pelanggan adalah Raja’ adalah istilah yang memang benar adanya. Sang Raja sangat senang apabila dilayani dengan baik.

Dia bahagia jika para pelayannya tahu apa yang dia inginkan. Terlebih lagi, jika sang Raja belum mengutarakan keinginannya, para pelayan sudah menyediakannya.

Pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa memberikan pelayanan baik?

Kenalilah pelanggan Anda.

Lihatlah para pelayan Raja yang sangat cermat dalam memperhatikan tingkah laku sang Raja. Mereka tahu ciri-ciri Raja jika mengantuk, gelagat Raja jika dia lapar, dan sebagainya.

Sehingga dia bisa melayani berdasarkan data hasil pengamatannya dan menghasilkan pelayanan yang lebih akrab.

Begitulah seharusnya seorang pengusaha, mereka harus mampu membaca profil para pelanggan mereka.

Kemudian memberikan pelayanan yang sesuai dengan profil mereka masing-masing. Percayalah, pelanggan Anda akan jauh lebih loyal pada Anda.

2. Pilih Lokasi Yang Strategis

Faktor penting dalam strategi pemasaran lainnya adalah masalah pemilihan tempat. Anda perhatikan outlet atau toko roti Holland Bakery selalu berada di jalan yang sibuk di mana traffic lalu lalang orang sangat tinggi.

Itu merupakan strategi mereka dalam membidik pelanggan potensial.

Maka, usahakan untuk memilih lokasi yang tepat, strategis, agar kesempatan bisnis Anda untuk dapat diakses oleh pelanggan lebih terbuka.

3. Menggunakan Internet Marketing

Salah satu strategi pemasaran yang sedang gencar dilakukan ialah internet marketing atau digital marketing.

Dengan menampilkan produk usaha anda pada situs jejaring sosial, maka anda dapat mengetahui bagaimana selera konsumen dan apa yang mereka butuhkan.

Semakin hari aktivitas jual beli melalui online shop semakin marak dilakukan.

Para konsumen cenderung ingin berbelanja dalam ruang yang lebih privat dan terhindar dari keramaian. Internet membuka pintu yang lebar bagi anda untuk berinovasi.

Anda dapat menampilkan produk usaha anda pada website, blog, facebook, dan situs lainnya, dengan memasang foto-foto yang sekiranya dapat menarik konsumen.

Dengan menggunakan internet marketing, anda juga dapat berinteraksi secara langsung dengan konsumen tanpa dibatasi ruang dan waktu dengan kenyamanan-kenyamanan tersendiri kepada pelanggan.

4. Lakukanlah Promosi

Dalam rangka pengenalan produk bisa juga dilakukan secara aktif dan kontinyu oleh sebuah perusahaan dengan turut berpartisipasi dalam Event-Event Pameran dan Eksebisi diseluruh Wilayah Indonesia.

Tujuan mengikuti kegiatan ini terbukti dapat meningkatkan kepercayaan dan keyakinan masyarakat terhadap eksistensi perusahhan itu sendiri.

Lakukanlah promosi secara rutin walaupun sekecil-kecil promosi karena dengan promosilah jualan akan terjadi dengan cara-cara kreatif sehingga para pelanggan tidak merasa bosan.

Misalnya, setiap kali bepergian, bawalah brosur, pamflet, atau leaflet berisi produk bisnis Anda untuk dibagikan kepada rekan-rekan, atau Anda dapat menyebarkan brosur tersebut di tempat umum.

Dengan berbagai usaha tersebut, dengan sendirinya Anda akan menemukan pelanggan yang membutuhkan produk yang Anda tawarkan.

Jangan lupakan pula kehebatan word-of-mouth publicity, kekuatan promosi dari mulut ke mulut ini memang ajaib karena dapat menyebar dan menjaring pelanggan hingga berlipat-lipat.

Oleh karena itu, siapkan diri Anda untuk membuat pelanggan lebih nyaman berbisnis dengan Anda. Pelanggan yang merasa puas dengan produk Anda akan menjadi pelanggan loyal yang dapat menarik pelanggan baru.

Dengan promosi pulalah pelanggan akan tahu kewujudan anda walaupun anda baru atau lokasi kedai anda agak tersorok.

5. Menjalin Hubungan Dengan Pelanggan

Di era teknologi sekarang ini, dimana pelanggan tidak lagi hanya berhubungan dengan perusahaan tetapi juga dengan sesama pelanggan lainnya.

Seorang Pelanggan yang kecewa bisa dengan mudah mengungkapkan rasa kecewanya melalui tulisan di blog ataupun melalui social media.

Hal ini tentu saja akan cepat tersebar dan dilihat oleh pelanggan dan calon pelanggan lainnya, tentunya kondisi yang seperti ini sangat merugikan perusahaan.

Image baik yang sudah melekat selama bertahun-tahun di sebuah perusahaan mungkin saja bisa tiba-tiba menjadi sangat buruk karena dirusak oleh hal-hal yang mungkin dianggap sepele perusahaan.

Oleh karena itu, biasanya beberapa perusahaan besar menjadikan hal ini sebagai prioritas utama.

Maka, buatlah database pelanggan, masukkan data-data penting beserta kemajuan yang telah dicapai.

Hubungi mereka secara berkala dengarkan dan perhatikan kebutuhan pelanggan, dan informasikan pelanggan mengenai promo produk yang sedang berjalan serta berikan support yang terbaik.

Menjalin hubungan yang baik dengan konsumen merupakan kunci terakhir yang harus anda pegang untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis.

Cara Pemasaran Produk

Ada 6 cara memasarkan produk dengan efektif yang bisa Anda coba, berikut penjelasannya:

1. Mengenal Target Konsumen

Barang yang Anda produksi tentu memiliki target pasar tersendiri sesuai kebutuhan konsumen. Seperti produk kecantikan yang dijual mayoritas untuk wanita.

Namun, jangan salah produk kecantikan wanita dari usia remaja hingga dewasa memiliki kandungan yang berbeda, inilah pentingnya mengenali konsumen karena Anda bisa menyediakan dua produk berbeda untuk konsumen usia muda dan usia tua.

2. Lokasi

Penentuan lokasi usaha memiliki pengaruh besar terhadap penjualan produk Anda.

Tempat yang mendukung dan sesuai dengan produk yang dijual akan menarik banyak konsumen masuk ke dalam toko. Misalnya, Anda membuat toko buku di area kampus.

3. Tentukan Anggaran

Pemasaran membutuhkan biaya yang tidak sedikit, namun Anda harus memperhatikan secara detail berapa budget marketing Anda sesuai dengan seberapa besar skala perusahaan yang dimiliki.

Hal ini agar uang Anda tidak terbuang banyak di proses pemasaran tanpa hasil yang jelas.

Baca Juga :  Strategi Efektif Dalam Melakukan Pemasaran Produk

4. Pemasaran yang Efektif

Pemasaran bisa dilakukan secara online maupun offline. Jika Anda telah melakukan banyak promosi melalui beragam konten di media online, ini waktunya Anda memanfaatkan networking untuk menarik pelanggan secara offline.

5. Manfaatkan Media Sosial

Ada banyak masyarakat Indonesia yang kini telah memiliki media sosial. Anda bisa memanfaatlan platform seperti TikTok dan Instagram untuk melakukan pemasaran dengan jangkauan yang lebih luas.

6. Buatlah E-commerce

Toko online memiliki banyak fitur yang membantu konsumen membeli produk Anda, termasuk gratis ongkos kirim (ongkir) yang memberikan keringanan bagi para konsumen.

Contoh Strategi Pemasaran

Setelah mengetahui langkah-langkah yang harus dipersiapkan dalam strategi marketing, maka langkah selanjutnya adalah melakukan tahapan eksekusi.

Untuk mempermudah Anda dalam menerapkan strategi pemasaran ini, berikut 8 contoh strategi pemasaran yang bisa Anda coba:

1. Affiliate Program

Program ini bisa membantu perusahaan berkembang dengan pesat karena menggiurkan bagi para pelakunya.

Sistem pembayaran affiliate adalah sesuai dengan kuantitas produk yang terjual, sehingga Anda bisa meminimalisasi keluarnya biaya marketing.

2. Advertorial

Strategi pemasaran ini berbentuk iklan yang disajikan melalui karya jurnalis. Produk Anda akan diperkenalkan kepada calon konsumen dalam bentuk artikel mirip berita.

3. Influencer Marketing

Influencer memiliki pengaruh besar terhadap UMKM yang menggunakan jasa mereka. Seseorang dianggap sebagai influencer ketika memiliki banyak pengikut di media sosial, seperti Instagram dan TikTok.

Tak hanya itu saja, influencer juga memiliki hubungan baik dengan para pengikutnya, sehingga mereka telah menyimpan kepercayaan pada sang influencer termasuk soal produk.

4. Inbound Marketing

Upaya memasarkan produk dengan cara membuat konsumen penasaran hingga datang dengan sendirinya mencari tahu produk yang ditawarkan perusahaan Anda.

5. Content Marketing

Content marketing bisa berupa gambar, tulisan, video, dan audio yang dibuat khusus untuk memasarkan produk.

6. Sosial Media Marketing

Merupakan kegiatan memasarkan produk menggunakan media sosial. Anda bisa menggunakan beragam platform mulai dari Facebook, Instagram, hingga TikTok.

7. Email Marketing

Email ini dikirim pada mereka yang telah jadi konsumen Anda. Isi email bisa berupa penawaran produk, informasi diskon dan promo, hingga penawaran keanggotaan.

8. SEO (Search Engine Optimization)

Merupakan strategi untuk membuat website muncul di halaman utama mesin pencari agar mereka yang melakukan pencarian bisa langsung terarah masuk ke website mereka.

Kelebihan dan Kekurangan Strategi Pemasaran Online dan Offline

Pilih strategi pemasaran online atau offline?

Jawabannya adalah menyesuaikan di mana customer Anda berada. Dan kemungkinan saat ini semua calon customer Anda berada di online.

Namun, apakah Anda harus menutup kanal pemasaran offline Anda?

Jangan dulu.

Dalam marketing selama masih ada konversi penjualan baik secara online maupun offline, maka kedua kanal penjualan itu harus terus dipenetrasi. Jangan di tutup salah satunya.

Nah, agar memudahkan Anda dalam menimbang peluang dalam penjualan online atau offline, maka berikut penjelasan mengenai kelebihan dan kekurang marketing online dan offline.

Kelebihan Marketing Online

Berikut yang menjadi kekuatan dari pemasaran online, antara lain:

  • Menjangkau banyak wilayah hingga ke luar negara
  • Akses luas dan tidak terbatas bahkan oleh benteng bahasa
  • Biaya pemasaran relatif terjangkau
  • Memungkinkan adanya hubungan berkelanjutan dengan pelanggan
  • Mudah mendapatkan feedback
  • Tersedia 24/7

Kekurangan Marketing Online

Selain memiliki kelebihan, marketing online juga memiliki kelemahan yang jika tidak diantisipasi akan memberikan dampak buruk bagi bisnis.

Berikut kekurangan marketing online, yaitu:

  • Tidak semua konsumen bisa mengakses produk secara online
  • Biaya marketing di awal cukup tinggi, apalagi jika membuat website produk
  • Rentan penipuan
  • Tidak terhubung langsung secara fisik dengan pelanggan
  • Berpotensi mengalami kesalahpahaman karena dilakukan secara online

Kelebihan Marketing Offline

Tidak semuanya pengguna saat ini masih melek dengan transaksi online. Beberapa di antaranya masih memiliki kekhawatiran.

Oleh karena itu, untuk market yang memiliki kondisi seperti itu, jelas marketing offline adalah cara yang bisa menjangkau mereka.

Berikut beberapa kelebihan dari pemasaran offline, antara lain:

  • Branding lebih kuat
  • Calon konsumen berpotensi membeli barang karena telah melihat produk secara langsung
  • Konsumen lebih percaya pada produk

Kekurangan Marketing Offline

Sedangkan dari sisi kekurangannya marketing offline termasuk yang memiliki dampak risiko yang lumayan berat.

Ini detailnya, inilah kekurangan dari marketing offline, yaitu:

  • Biaya yang dikeluarkan mahal karena harus menyewa tokoh, bayar pajak, mencetak brosur, dan lain sebagainya
  • Jangkauan area penjualan terbatas, konsumen biasanya hanya datang dari satu kota

Kesimpulan

Marketing adalah proses pemasaran suatu produk baik barang maupun jasa pada masyarakat agar mereka mengetahui soal barang yang dijual sehingga berpotensi menjadi pelanggan.

Ada banyak cara agar marketing berhasil dan mencapai target, yakni dengan membuat strategi pemasaran.

Menerapkan cara marketinf efektif dan mempraktikkan strategi pemasaran yang telah dilakukan oleh banyak perusahaan, seperti menggunakan SEO, Influencer, Advertorial, Content Marketing, dan lain sebagainya.

Kini, dengan ketatnya persaingan pasar saat ini, Anda harus dapat memenangkan pasar dengan strategi marketing yang tepat dan juga ide yang inovatif.

“Hal paling sulit adalah ketika memutuskan untuk bertindak, sisanya hanyalah keuletan. Ketakutan adalah harimau kertas. Anda bisa melakukan apa saja jika memutuskan untuk melakukannya. Anda yang bertindak untuk mengubah dan mengendalikan hidup Anda sendiri”

“Satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan hebat adalah CINTAI apa yang anda LAKUKAN’”

Lantas apa strategi marketing Anda?

 

laporan keuangan manual