176 views

4 Langkah Jitu Meningkatkan Penjualan

meningkatkan penjualan

4 Langkah Jitu Meningkatkan Penjualan

Bagaimana Meningkatkan Penjualan Anda Hingga 2 bahkan sampai 4 kali lipat ?? Ikuti semua prosesnya !!!
Jika ingin meningkatkan sesuatu, maka tentukan parameternya dan ukurlah dulu targetnya dengan jelas.
“(Bisnis meliputi produksi dan penjualan adalah sebuah proses. Ya, murni proses.
Proses harus dapat diukur, Karena sesuatu yang dapat diukur selalu dapat ditingkatkan. Kebalikannya, sesuatu yang tidak dapat diukur (atau belum diukur) tidak dapat ditingkatkan)”!!!

Gagasan ini merupakan salah satu hal yang paling mendasar dan sangat penting dalam pemikiran bisnis, tentunya semua perusahaan menggunakan dan mengaplikasikan gagasan ini. Dengan menggunakan konsep yang sederhana ini, semua perusahaan di seluruh dunia mampu secara konsisten memproduksi output dengan kualitas yang sama setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, dan setiap tahun. Tanpa mengaplikasikan prinsip ini, tidak akan ada perusahaan yang dapat dijamin kualitas produknya.

Sebagai pengusaha, omzet penjualan adalah salah satu faktor terpenting yang tidak bisa diabaikan. Kesuksesan suatu bisnis sangat ditentukan oleh seberapa banyak produk yang terjual. Dengan kata lain, semakin besar omset penjualan, semakin tinggi keuntungan yang didapatkan. Namun, mendongkrak penjualan bukanlah perkara yang mudah. Ada beberapa strategi yang harus diterapkan dan strategi tersebut tentu tidak akan memberikan hasil dalam waktu yang sangat singkat. Tidak ada yang instant dalam bisnis karena setiap pengusaha membutuhkan proses berkesinambungan untuk meraih sukses. Untuk meningkatkan omset penjualan, tidak peduli produk apapun yang Anda jual. Disinilah peranan penting Marketing untuk mewujudkan keberhasilan suatu bisnis tersebut dengan perencanaan strategi ‘Marketing Plan’ dan tips yang benar dalam meliputi Produk (Product), Tempat (Place), Harga (Price), Promosi (Promotion).

meningkatkan penjualan

Sebelum masuk ke tips meningkatkan omset penjualan, biasanya pebisnis mencari hal-hal besar yang bisa memicu peningkatan omset dalam sekejap. Tidak ada salahnya memang, tapi seringnya peningkatan omset itu bisa dimulai dari hal-hal yang kecil yang mungkin sering diabaikan, dan justru itu yang bisa meningkatkan omset secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Pertama, Jangan selalu memandang bisnis itu identik dengan uang atau keuntungan usaha yang besar. Jika itu satu-satunya alasan anda menjalankan sebuah bisnis, kemungkinan besar anda tidak akan berhasil. Mengapa? Karena hampir bisa dipastikan, bulan-bulan atau tahun-tahun pertama anda memulai usaha, anda akan lebih banyak mengeluarkan uang.

Kedua, Dalam memulai sebuah usaha yang masih “terlalu dini” dengan bisnis barunya, order yang dikeluarkan dengan jumlah keuntungan usaha kecilpun dapat dijadikan sebagai pengalaman atau curiculum vitae. Sangat disarankan bahwa suatu perjalanan dimulai dengan sebuah langkah, dan mulailah dengan langkah yang kecil. Keuntungan usaha itu tidak hanya berupa materi, namun bisa juga non materi seperti pengalaman, pengetahuan bahkan kepuasan pribadi.

Ketiga, Anda harus tahu bahwa salah satu kebiasaan dari smart konsumen adalah “tidak membeli dalam jumlah besar” di awal pembelian. Mereka cenderung melakukan pembelian coba-coba. Justru dengan menolak konsumen yang kecil tadi, ia telah kehilangan “database” konsumen. Jangan pernah remehkan setiap hasil penjualan anda, walaupun kecil.
Nah, database pelanggan inilah yang anda butuhkan. Memang pada awalnya, dalam membangun sebuah usaha kecil keuntungan yang diperolehpun akan sedikit. Tapi setelah itu, anda bisa menggunakan strategi dengan dua cara dalam meningkatkan keuntungan usaha anda.

  • Up Sell
    Anda menawarkan versi produk atau jasa anda yang lebih.
  • Cross Sell
    Anda menawarkan lebih dari yang konsumen cari.

Berikut adalah 4 langkah jitu meningkatkan penjualan

  1. Utamakan Kualitas Produk
    Kualitas produk merupakan salah satu syarat utama untuk meningkatkan tingkat penjualannya. Dengan produk yang berkualitas, Anda tidak perlu menunggu waktu lama untuk mendapatkan banyak konsumen. Saat satu konsumen puas dengan kualitas produk tersebut, dia tidak akan segan-segan mempromosikannya dengan orang lain. Jangan matikan inovasi dalam pembuatan produk, tapi tetaplah mencari fitur apa yang bisa anda terapkan dalam produk yang dapat meningkatkan fungsi dan ketangguhan produk anda. Cara yang paling mudah adalah melihat kekuatan pesaing, pelajari dan terapkan kelebihannya dalam produk yang kita miliki.
  2. Beri Layanan Terbaik Kepada Semua Konsumen
    Pada dasarnya semua konsumen adalah sama, berapapun uang yang mereka keluarkan, berapapun produk yang mereka beli, mereka mempunyai hak untuk mendapatkan pelayanan terbaik. Jika mereka dikecewakan, mereka tidak akan sungkan-sungkan untuk menjelek-jelekkan bisnis Anda di depan banyak orang. Salah satu indikator dari tingkat kepuasan konsumen adalah ‘repeat order’. Jika konsumen puas saat membeli produk Anda untuk pertama kali, mereka akan datang lagi untuk membelinya dengan jumlah yang lebih besar dari pesanan pertama. Untuk memberikan kenyamaan pada pelanggan bisa diaplikasikan dengan menyediakan dukungan support dalam bentuk Live Chatting, email dan Telepon atau bahkan bisa lebih ditingkatkan dalam melayani dan mengejar kepuasan pelanggan serta selalu melakukan perubahan menuju pusat keunggulan dengan memberikan solusi kepada pelanggan melalui SMILE.
    S : Satisfaction Committed for Customer
    M : Manpower Ability
    I : Innovation in Product
    L : Learning Continuously
    E : Enthusiasm to Improve
  3. Beri Diskon Atau Penawaran Khusus
    Buatlah prosedur pembelian produk secar mudah, aman dan nyaman. Pelanggan jangan disulitkan dengan hal-hal teknis yang dapat menghambat proses pembelian produk. Kalau bisa buat beberapa opsi cara pembelian dengan cara menawarkan diskon. Berikanlah diskon rasional yang tidak memberatkan Anda. Jika memberikan diskon terlalu besar, itu akan menjadi bumerang sendiri bagi Anda. Jangan terus-terusan memberikan diskon karena diskon seharusnya diberikan pada saat tertentu dan dalam jangka waktu terbatas. Penawaran khusus terkadang lebih menarik daripada diskon. Berilah bonus berupa souvernir atau benda menarik lainnya untuk memikat konsumen. Anda bisa membuat souvernir sendiri atau memesannya dalam jumlah banyak dari pihak lain.
  4. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Dalam Perusahaan
    Sumber daya manusia dalam suatu perusahaan menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Anda bisa mengembangkan SDM yang anda miliki sebagai cara meningkatkan penjualan produk anda. SDM yang dimaksudkan disini adalah anda sebagai pemimpin atau karyawan yang membawahi divisi harus selalu saling memberikan dukungan dan pengarahan yang tepat dalam pemasaran produk yang akan dipasarkan serta memeliki rasa antusias yang tinggi terhadap produk dan dan bisnis tersebut. Jika anda antusias, maka merekapun akan antusias, karena antusias itu bersifat menular.

Kini saatnya kita melangkah dan gerak cepat…!

Percayalah bahwa omzet 100 juta tidak akan pernah mungkin kita raih tanpa adanya omzet 10 juta atau 1 juta di awal. Untuk mendukung itu semua, tentunya Anda memerlukan juga perangkat yang bisa mengakomodasi pencatatan penjualan, biaya, pengendalian utang-piutang, kontrol stok, hingga informasi dalam bentuk laporan dan grafik analisis bisnis. Pelajari bagaimana software akuntansi Zahir Accounting 6 mampu mewujudkan pencatatan keuangan dan membuat laporan keuangan dengan mudah. Simak juga pembahasan tentang Tips dan Trik Membuat Presentasi dan Menjual.

Jika Anda menginginkan informasi software akuntansi Zahir Accounting lebih lanjut, klik Request Presentasi.

 
contoh pembukuan
 

Facebook Comments
Saya ingin mencoba software ZAHIR ACCOUNTING 6   ➨Request Demo

9 Komentar

  1. kaosmotorklasik 14 July 2014
  2. Reny 15 July 2014
    • Udin Mahmudin udin 21 July 2014
    • Kain Sasirangan 10 March 2015
      • Udin Mahmudin udin 16 March 2015
  3. Info Bisnis 15 July 2014
    • Udin Mahmudin udin 21 July 2014
  4. Dedi 30 June 2015
    • Udin Mahmudin Udin Mahmudin 28 July 2015
More in Bisnis, Marketing
Close