1,835 views

Jangan Sampai Tertukar Antara Biaya Dan Beban

biaya dan beban

Perbedaan Biaya dan Beban dalam Akuntansi

Biaya dan beban adalah dua istilah yang sudah sangat sering kita dengar dalam akuntansi, tetapi tidak semua orang memahami perbedaan kedua istilah tersebut. Sebenarnya apa pengertian dan definisi biaya dan beban? bahkan ada yang menyamakan pengertian kedua kategori ini. Untuk lebih jelasnya ayo kita bahas apa yang dimaksud biaya dan beban.

Perbedaan Biaya dan Beban

Perbedaan Biaya dan Beban

Source Gambar: nutache

Secara ringkas  biaya adalah bentuk pengorbanan untuk suatu manfaat tertentu. Satu contoh diantaranya mengenai bentuk biaya yang sesuai dengan pengertian adalah sewa dengan bayaran dimuka.

Pengertian beban secara mendasar adalah sebagai penurunan nilai ekonomi berbentuk aktiva berkurang atau kas keluar. Beban sering dianggap sebagai kewajiban yang mengakibatkan turunnya nilai ekiutas. Beberapa orang menganggap beban sebagai kewajiban atau pengorbanan yang sudah terjadi sebelumnya. Salah satu contoh dari beban yaitu bunga pinjaman.

Posisi di Laporan Keuangan :

Posisi perbedaan biaya dan beban ada pada penyusunan laporan keuangan. Beban akan masuk ke dalam penyusunan laporan laba-rugi, dimana tak memberi manfaat dimasa depan, termasuk pengeluaran yang sudah terpakai, dan periodenya kurang dari satu tahun. Biaya dipakai dalam penyusunan neraca, dianggap mampu memberi manfaat sehingga dianggap aktiva dan biasanya berupa biaya yang belum terpakai.

  • Biaya, (Belum terpakai, berupa aktiva biaya-biaya yang dianggap akan memberi manfaat dimasa yang akan datang) di neraca.
  • Beban, (Pengeluaran/Biaya yang telah terpakai dan tidak dapat memberikan manfaat lagi dimasa yang akan datang) di laporan laba rugi.

Periode Akuntansi :

Perbedaan antara biaya dan beban dapat dilihat dari periode di dalam akuntansi. Periode biaya dianggap sebagai pengeluaran karena modal umumnya lebih dari satu tahun. Dalam satuan rupiah jumlah yang dikeluarkanpun jauh lebih besar daripada beban. Sedangkan jumlah rupiah yang harus dikeluarkan beban tidak begitu besar, bahkan relatif kecil jika dibandingkan dengan biaya.

  • Biaya (capital expenditure) merupakan pengeluaran modal, periodenya lebih dari satu tahun,
  • Beban (revenue expenditure) merupakan pengeluaran pendapatan, periodenya kurang dari satu tahun

Jumlah Rupiah Yang Dikeluarkan :

  • Beban jumlah rupiah yang dikeluarkan relatif lebih kecil.
  • Biaya jumlah rupiah yang dikeluarkan dalam jumlah yang lebih besar.

Dari keseluruhan contoh berikut pada waktu penjurnalan memakai nama akun  Biaya, seperti biaya penyusutan atau biaya sewa. Lalu mengapa tidak dibedakan dengan beban? Alasannya adalah karena yang harus diperhatikan adalah kapan biaya tersebut diterima atau dianggap sebagai biaya dan beban tersebut benar-benar sebagai biaya. Bukan berarti kita membedakan akun biaya dengan beban. Sebagai gambarannya, pada Kiper seluruh akun biaya menggunakan nama Akun Biaya dan tidak ada pembedaaan memakai akun beban sebab konteks dari biaya dan beban hanyalah istilah atau pemahaman tentang biaya dan beban itu sendiri.

Perhatikan contoh dari kasus sebagai berikut supaya lebih jelas dalam memahami dari konsep biaya dan beban:

  1. Untung membayar uang sewa kantor sebesar Rp. 1.000.000 untuk dua bulan dimuka atau kedepan yaitu pada awal bulan tanggal 1 Januari 2015,. Pengeluaran (biaya) ini adalah suatu aktiva  yaitu hak untuk menempati kantor selama dua bulan. Seiring berjalannya waktu sebagian dari masa telah menjadi beban  setelah terpakai (dinikmati). Pada tanggal 31 Januari 2015 separuhnya harus diperlakukan sebagai beban sebab telah terpakai sebesar Rp. 500.000.

Ayat Jurnalnya :

Pada saat pengakuan sebagai biaya/ aset

Sewa dibayar dimuka 1.000.000
Bank/kas 1.000.000

Pada saat pengakuan sebagai beban

Biaya sewa 500.000
Sewa dibayar dimuka 500.000

Contoh lainnya juga sama saat kita membeli sebuah kendaraan,  misalkan mobil untuk pengiriman barang. Dibalance sheet pengeluaran untuk pembelian mobil/kendaraan tersebut akan dicatat sebagai asset. Tetapi, seiring waktu berjalan, biaya tersebut akan menjadi suatu beban sebab mobil tersebut tentunya akan mengalami penyusutan dari nilai ekonomisnya saat digunakan dalam menjalani bisnis dan itu juga tergantung dari metode apa yang dipakai dalam menghitung depresiasinya.

Ayat Jurnalnya :

Pada saat pengakuan kendaraan sebagai biaya /aset

Mobil /Kendaraan 50.000.000
Bank/ Kas 50.000.000

Pada saat pengakuan kendaraan sebagai beban

Biaya penyusutan mobil /Kendaraan 520.833
Akumulasi penyusutan mobil /Kendaraan 520.833

Disumsikan apabila kendaraan disusutkan dengan metode garis lurus selama delapan tahun.

Sebagai tambahan, apabila di perusahaan manufacture kita mengenal istilah yang disebut Direct Labor atau Material Biaya. Direct Labor Biaya ini dianggap dan diterima sebagai Biaya of Product (Biaya Produk). Jika produk tersebut tidak laku dan terjual maka seluruh Biaya of Product (termasuk Direct Labor) akan dicatat sebagai Asset. Saat Biaya of Product atau produk tersebut dijual, maka   akan dilaporkan sebagai Biaya Of Good Sold.

Pada saat barang belum terjual

Persediaan 50.000.000
Harga Pokok Penjualan 50.000.000

Pada saat barang terjual

Harga Pokok Penjualan      520.833
Persediaan 520.833

Sesudah membaca penjelasan diatas pastinya Anda menjadi lebih memahami  apa itu perbedaan biaya dan beban dalam akuntansi bisnis. Pemakaian software akuntansi akan sangat membantu Anda untuk membuat pekerjaan ini lebih sederhana. Tanpa harus mengalami kerepotan dalam mengurus persoalan ini, Anda bisa langsung melihat perkembangan bisnis Anda.

Untuk membantu pembuatan laporan penjualan dan pembelian UKM secara komprehensif dan lebih mudah anda dapat menggunakan Software Zahir Accounting. Laporan penjualan dan pembelian UKM ini dipakai untuk mengontrol aktivitas bisnis UKM. Dengan Software Zahir Accounting maka Anda dapat mencatat laporan pembelian dan penjualan UKM Anda dengan cepat dan mudah.

Facebook Comments
Bagikan :
Saya ingin mencoba software ZAHIR ACCOUNTING 6   ➨Request Demo
More in Akuntansi, Keuangan
Close