berbisnis sekaligus melestarikan budaya

Berbisnis sekaligus melestarikan budaya dewasa ini merupakan hal yang umum dijalankan oleh masyarakat di Indonesia.

Mengingat melestarikan budaya menjadi suatu hal yang sangat penting, yang mana dengan melakukan itu menjadikan budaya tetap ada ditengah era zaman modern seperti sekarang ini.

Sehingga nilai-nilainya tidak luntur oleh perkembangan zaman.

Selain itu, melestarikan budaya juga memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan, seperti dapat memperkaya kebudayaan nasional sehingga keanekaragaman budaya Indonesia semakin unik dan kian berwarna.

Pentingnya Menjaga Budaya Lokal

Dengan melestarikan budaya lokal setiap daerah yang ada akan menarik lebih banyak lagi wisatawan manca negara karena mereka akan tertarik untuk berkunjung sekaligus mempelajarinya sebagai bahan studi, kesenian dan budaya daerah.

Kemudian, seni budaya yang dilestarikan akan menghasilkan produk yang kreatif sehingga dapat menambah daftar referensi untuk mengembangkan seni dan budaya baru yang lebih berciri khas.

Indonesia sendiri merupakan negara yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa, dan setiap sukunya memiliki budaya lokal masing-masing.

Sehingga tidak heran jika generasi muda harus menjaga agar budaya asli tetap ada dan tidak punah.

Hal yang dapat dilakukan untuk melestarikan budaya ada beberapa macam, seperti dengan culture experience yaitu dengan cara terjun langsung untuk mempelajari budaya masing-masing daerah sesuai dengan daerahnya.

Selain itu, culture knowledge yaitu dengan membuat pusat informasi kebudayaan masing-masing sehingga setiap orang dapat dengan mudah untuk menemukan informasi tentang suatu kebudayaan suatu daerah.

Lalu bagaimana cara melestarikan budaya disituasi seperti saat ini?

Caranya adalah berbisnis, mengapa?

Berbisnis sekaligus melestarikan budaya merupakan cara yang dirasa tepat untuk menjaga budaya agar tidak punah.

Terlebih budaya di Indonesia beragam ini membantu para pelaku bisnis untuk berkreasi dan berinovasi sehingga menciptakan ide baru yang berpeluang tetapi tetap menjunjung nilai dari kebudayaan tersebut.

Peluang-peluang besar dari ide menjunjung kebudayaan ini dapat dimanfaatkan untuk membuka bisnis baru.

Hal yang paling mudah unutk melestarikan budaya daerah melalui bisnis adalah dengan mengenalkan produk kerajinan lokal.

Pengertian Produk Kerajinan

Produk kerajinan adalah barang-barang buatan tangan manusia yang dijual pada konsumen. Produk ini bisa dijual dengan harga beragam bahkan dibanderol dengan nilai jual tinggi.

Kreativitas dan detail sebuah produk kerajinan bisa jadi salah satu penentu tingginya harga jual.

Rumusnya, semakin rumit produk kerajinan tangan semakin tinggi harga jual produk tersebut.

Frasa kerajinan tentu cukup sering didengar oleh banyak orang, bahkan bagi mereka yang awam. Kerajinan biasanya identik dengan benda-benda yang diciptakan dari hasil kreativitas dan ide-ide unik manusia.

Baca Juga :  Mana Yang Lebih Penting, Bos Anda atau Customer Anda?

Pada dasarnya kerajinan adalah segala barang yang dihasilkan dari keterampilan tangan.

Contoh Produk Kerajinan Lokal

Produk kerajinan lokal bisa dibuat dari banyak bahan-bahan alami. Berikut contoh produk kerajinan sesuai dengan bahan utamanya.

1. Kerajinan dari Bahan Lunak

Bahan lunak bisa terbagi lagi menjadi dua jenis komponen utama yang berbeda, yakni bahan lunak dari alam dan bahan lunak buatan.

Contoh produk kerajinan bahan lunak dari alam adalah guci yang terbuat dari tanah liat, karakter animasi dari flour clay.

Sementara contoh produk bahan lunak buatan biasanya berupa perpaduan bahan kimia, seperti lilin, gips, dan sabun.

2. Kerajinan dari Bahan Keras

Ada banyak produk kerajinan yang bisa dibuat dari bahan keras terutama dari kayu, seperti mainan, mebel, hiasan rumah.

Selain kayu, bahan keras lain adalah logam yang bisa dibuat berbagai produk kerajinan seperti gantungan kunci, perhiasan, dan miniatur.

3. Kerajinan dari Limbah Lunak

Selain berbahan baku utama tanah liat dan kayu, produk kerajinan juga bisa dibuat dari limbah lunak yang bersifat lembut dan mudah dibentuk.

Limbah lunak organik biasanya berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti kulit bawang, kulit kacang, kulit biji-bijian, jerami, dan pelepah pisang.

Limbah lunak anorganik seperti plastik bisa dibuat berbagai produk kerajinan seperti vas bunga, tas, dan lain sebagainya.

Ide Bisnis Berdasarkan Inspirasi Budaya Lokal

Ada banyak ide-ide yang bisa dikembangkan ketika Anda berniat menciptakan produk kerajinan yang tak lepas dari budaya lokal.

Indonesia memiliki banyak budaya mengingat ras dan suku bangsa di Tanah Air tak terhitung jari jumlahnya.

Berikut 4 ide dan peluang usaha inspirasi budaya lokal yang bisa Anda pertimbangkan, antara lain:

1. Batik Khas Daerah-daerah di Tanah Air

Tak mungkin rasanya kita bisa melepaskan batik dari kerajinan budaya lokal. Anda bisa menjadikan produk kerajinan batik sebagai peluang bisnis berbasis budaya lokal.

Batik tulis dibuat dengan tangan manusia, sehingga semakin rumit pola batik semakin tinggi nilai jualnya.

2. Seni Ukir dan Pahat

Seni pahat identik dengan candi yang banyak ditemukan di Indonesia. Apalagi Candi Borobudur masuk ke dalam 7 keajaiban dunia.

Kini, seni ukir dan pahat yang terinspirasi dari budaya lokal tak hanya bisa diaplikasikan di bebatuan.

3. Anyaman

Jangan lupa bahwa anyaman adalah bagian dari budaya tradisional yang sudah banyak diajarkan di pendidikan dasar.

Anyaman adalah teknik mengunci satu bahan dengan bahan lainnya secara tumpang tindih agar bisa jadi satu kesatuan yang utuh.

4. Tenun Khas Indonesia

Kain motif bukan hanya soal batik, tenun juga bisa jadi inspirasi produk kerajinan berbasis budaya lokal. Hasil tenun sangat diminati di beberapa wilayah tertentu seperti Palembang, NTT, dan NTB.

Motif kain tenun juga bermacam-macam, setiap motif sendiri tentu mengandung arti dan makna yang berbeda.

Peluang Usaha Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Lokal

Apakah berkecimpung di bisnis kerajinan budaya lokal berpotensi mendatangkan cuan?

Jangan dianggap remeh, peluang usaha kerajinan ini tak hanya datang dari satu aspek saja. Jika demikian, akan besar pula peluang sukses yang Anda dapatkan ketika mulai menceburkan diri di bisnis ini.

Budaya lokal tentu tidak lepas dari mata para pelancong.

Ya, target pasar produk kerajinan ini salah satunya adalah mereka yang berasal dari luar domestik.

Baca Juga :  Mengenal Bisnis White Label

Banyak bisnis kerajinan budaya lokal yang berpotensi memiliki peluang besar, di antaranya:

1. Memproduksi Alat Musik Tradisional

Alat musik tradisional ini merupakan salah satu ide berbisnis sekaligus melestarikan budaya yang berpeluang besar terutama dalam era saat ini alat musik tradisional sangat dibutuhkan untuk menjaga budaya.

Selain itu, alat musik tradisional juga sangat sering digunakan untuk pergelaran acara-acara.

Alat musik tradisional banyak sekali seperti misalnya angklung, saluang, gambus dan masih banyak lagi ini dapat diproduksi.

Dengan memproduksi alat musik tradisonal bukan hanya memiliki target pemasaran dalam negeri saja tetapi juga dapat ke luar manca negara karena alat musik tradisional sudah mulai mendunia.

Oleh karena itu, tidak heran jika nantinya akan menghasilkan omset yang besar.

2. Memproduksi Pakaian Adat

Menjalankan bisnis ini juga membantu dalam melestarikan budaya.

Pakaian adat ini membantu generasi-generasi muda untuk mengenal adat istiadat dan tidak punah tergeser era modern yang membuat pakaian adat ini jauh dari pandangan generasi muda saat ini.

Untuk itu, para pelaku bisnis dapat membuka bisnis dengan memproduksi pakaian adat, yang mana hampir setiap daerah di Indonesia memiliki pakaian adat masing-masing.

Seperti misalnya memproduksi pakaian adat dari daerah Sumatera Utara yakni kain ulos, atau pakaian adat dari jawa seperti kebaya.

Selain itu, para pelaku bisnis juga dapat memproduksi kain batik yang juga termasuk salah satu warisan budaya Indonesia yang terkenal di manca negara.

Tentu pakaian adat seperti itu tetap menjadi kebutuhan masyarakat di Indonesia, misalnya kain batik yang dibutuhkan menghadiri acara-acara tertentu sehingga ini dapat dijadikan peluang besar bagi pelaku bisnis.

3. Memproduksi Aneka Souvenir Tradisional

Berbisnis sekaligus melestarikan budaya ini telah banyak dijalankan oleh masyarakat. Akan tetapi hal ini tidak menutup kemungkinan bisnis ini tidak berkembang karena persaingan yang ketat.

Memproduksi aneka souvenir tradisional mulai dari membuat:

  • Miniatur wayang kulit
  • Aneka perabotan rumah tangga dengan sentuhan bahan kain batik
  • Aneka miniatur para punakawan

Selain contoh di atas masih banyak souvenir tradisional yang berpeluang besar dijadikan sebuah produk yang bernilai jual tinggi.

4. Bisnis Cindera Mata

Selalu jadi incaran para pelancong, akan besar peluang cuan bisnis Anda ketika menyediakan produk kerajinan di tempat-tempat wisata.

Sederet produk yang biasanya dikategorikan sebagai cindera mata adalah gantungan kunci, tas, lukisan, dan masih banyak lagi.

Tentu Anda harus pintar mencari SDM ketika ingin berkecimpung di bisnis ini. Kerja sama dengan para pengrajin setempat menjadi salah satu kunci.

5. Kuliner Khas Tradisional

Setiap wilayah tentu memiliki kuliner khas. Seperti bakpia yang jadi oleh-oleh khas Yogyakarta. Mudah bagi pelancong mendapatkan produk ini dari toko oleh-oleh, bahkan dari pedagang kaki lima.

6. Pertunjukan Budaya

Salah satu peluang usaha yang dapat memberikan dampak ke masyarakat adalah pertunjukan budaya. Pertunjukan budaya tentunya akan terasa iconic sehingga dapat dimanfaatkan untuk menarik banyak wisatawan.

Contoh konkret pertunjukan budaya ini kan mudah ditemukan bisnis dalam bidang ini ketika Anda melancong ke Pulau Dewata, Bali.

Perencanaan Usaha Kerajinan dengan Inspirasi Objek Budaya Lokal

Budaya tradisional bisa dimanfaatkan sebagai sumber inspirasi menciptakan produk kerajinan.

Tak banyak dilirik pebisnis, opsi mengembangkan usaha berbasis objek budaya lokal bisa jadi kesempatan besar bagi Anda.

Pada dasarnya budaya lokal terbagi menjadi dua jenis yakni non benda seperti cerita rakyat, pantun, tarian, dan upacara adat.

Baca Juga :  Mengelola Cabang Usaha Dengan Cara Sukses Ini

Kemudian jenis budaya lokal lain yakni budaya artefak seperti pakaian adat, benda tradisional, senjata, dan rumah adat.

Seperti hal nya mengembangkan usaha di bisnis lain, pebisnis harus memperhatikan sumber daya manusia, material, peralatan, pendanaan, dan target pasar.

Tak hanya itu, penting bagi Anda untuk merencanakan bagaimana mengatur keuangan, pasalnya faktor vital ini akan menjamin keberlangsungan usaha.

Yang terakhir dan paling penting, untuk membuat usaha kerajinan dengan inspirasi budaya lokal, terlebih dahulu Anda harus mencari informasi mengenai jenis material khas daerah yang mudah ditemukan dan dibuat oleh pengrajin yang ada di daerah setempat.

Tujuan Wirausaha Kerajinan Budaya Lokal

Perlu diingat bahwa budaya local sama artinya dengan budaya atau hasil karya yang hanya ada di Indonesia. Sulit ditemukan di belahan negara lain, alias original.

Oleh sebab itu, ketika budaya ini tidak dikembangkan generasi penerus bangsa, tentu ada pontensi budaya lokal hilang ditelan globalisasi.

Ketika Anda memutuskan untuk membangun bisnis berbasis kerajinan lokal, Anda ikut berperan meningkatkan aspek-aspek kebudayaan.

Tujuan pebisnis bergerak di bidang kerajinan budaya lokal, tentunya tidak hanya melihat profit semata maupun hanya sekadar membuka lowongan pekerjaan untuk masyarakat lokal.

Sebenarnya lebih dari itu. Dan kalau dilihat lebih mendalam lagi, berikut beberapa tujuan dari bisnis berbasis kerajinan budaya lokal, yaitu:

  • Memajukan budaya lokal
  • Memanfaatkan sumber daya manusia, seperti para pengrajin lokal
  • Memaksimalkan potensi budaya lokal
  • Menghidupkan semangat gotong-royong, solidaritas, dan semangat toleransi
  • Mempertahankan budaya lokal
  • Secara tidak langsung menarik minat pebisnis lain untuk ikut mengelola budaya lokal

Keterampilan Dasar yang Harus Dimiliki oleh Wirausaha Kerajinan Budaya Lokal

Keterampilan ini bisa dipelajari secara perlahan, jadi jika Anda baru berkecimpung di dunia bisnis kerajinan berbasis busaya lokal, Anda tak perlu khawatir dan ketar-ketir.

Hal dasar yang setidaknya harus dikuasai dalam menekuni bisnis ini adalah:

1. Kemampuan berbahasa daerah

Memahami Bahasa daerah di lingkungan budaya yang akan Anda jajaki, hal ini demi mempererat hubungan batin antara pebisnis dan SDM.

Meski memiliki kemampuan ini tidak wajib, setidaknya dengan menguasai bahasa daerah setempata akan banyak kemudahan dalam proses bisnis itu sendiri, terlebih jika harus melibatkan banyak orang setempat.

2. Paham budaya masyarakat setempat

Memahami budaya adat yang akan Anda tekuni. Misalnya, ketika Anda memutuskan berkecimpung di bisnis batik tulis, maka pola, motif, dan arti dari detail-detail tersebut setidaknya harus dipelajari.

3. Ketrampilan bisnis

Menunjukkan antusiasme dengan ikut mempromosikan budaya lokal, seperti ikut pameran atau membuat konten-konten digital bertema budaya lokal.

Cara ini berguna untuk membangun awareness masyarakat sehingga mereka tertarik dengan produk yang kita tawarkan.

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, diharapkan dapat membantu generasi-generasi muda dalam melakukan inovasi dengan tetap menjaga budaya Indonesia tetap lestari yang dapat dijadikan sebagai alat untuk menghasilkan pendapatan dengan cara yang baik.

Sehingga diharapkan bukan hanya membawa dampak positif bagi diri sendiri tetapi juga bangsa Indonesia.

Berbisnis sekaligus melestarikan budaya lokal pastinya akan memiliki tantangan tersendiri. Oleh karena itu, sebelum terjun ke bisnis ini terdapat beberapa ketrampilan dasar yang wajib dimiliki.

Tujuannya tentu agar memudahkan dalam menggerakkan bisnis itu sendiri.

Semoga bermanfaat.