free geoip
3 02, 2013

Ass.W.Wb.Saya anggota baru.Sy Tertarik untuk join krn sy memang punya pertanyaan yg blm sy temukan solusinya.Sdh krg lbh 2 thn ini sy pnya usaha yaitu toko kelontong,counter voucher hp dan bengkel spd mtr (usaha keluarga).Bgmn carannya agar bs mengelola usaha ini dgn baik,mulai dr mengatur stock barang yg ada,perhitungan rugi laba.dll.Bs dibilang laporan stok barang toko sy AMBURADUL!!!! bnyk barang hilang ex: expired,dimakan tikus,rusak,dll.Karena selama ini sy hanya menggunakan sistem yg bs dibilang sangat sederhana sekali,ex: pencatatan di buku,dan kartu stok barang.Usaha sy ini hanya dikelola oleh sdr2 spupu yg jg blm menguasai bgmn cr mengelola yg baik dan benar.sy hanya bs memantau seminggu sekali,krn sy kbtln bekerja di sbuah perusahaan yg sering sekali plg diatas jm 8 malam.Melalui Zahir ini mhn sy diberi solusi bgmn caranya mengelola usaha sy ini dgn baik?apakah sy perlu menyediakan komputer di toko saya untuk menhitung stok barang yg ada?sy jg tdk menguasai perhitungan laporan secara akuntansi.Krn dalam pemikiran saya,klo seseorang mau membuat suatu usaha spt toko tp tdk menguasai laporan secara akuntansi.maka akan sangat susah untuk menghitung stok barang apalagi menghitung laporan rugi laba.Mohon sy diberi solusinya.Semoga Bpk/Ibu tdk boring membaca pertanyaan sy yg puanjang sekali ini.Terima kasih atas bantuannya.Wassalam.Wr.Wb.

By | February 3rd, 2013|Categories: Problem Solving|0 Comments

Terima kasih atas pertanyaannya, Berdasarkan informasi yang disampaikan, kebutuhan transaksi yang utama adalah dalam bidang perdagangan. Dimana transaksi meliputi Pembelian, [...]

3 02, 2013

Kami ingin menyampaikan perihal daftar harga jual per golongan pelanggan yang ada di memu kegiatan. Distu kami dapati bahwa bila di klik kanan akan muncul opsi copy to clipboard namun saat daftar tersebut di copy dan di pastekan pada bidang lain maka hasil pastenya bukanlah daftar harga per golongan namun malah daftar harga standard. Padahal alangkah baiknya andaikata hasilnya adalah benar2 harga per golongan pelanggan agar bisa kita olah lebih lanjut misalnya pada spreadsheet sehingga akan sangat bermanfaat untuk efisiensi saat kita membuat daftar list harga jual bertingkat. Apakah hal ini memang demikian adanya? Krn sementara ini disebabkan hal tersebut, untuk membuat list daftar harga percustomer yang sudah kami setting di data product, kami terpaksa harus mengulanginya kembali secra manual pada spreadsheet sehingga cukup melelahkan karena harus mengulang satu persatu apa yang sebelumnya sudah kita kerjakan ditambah lagi bila ada perubahan harga sewaktu2 maka kita harus mengulanginya lagi dan lagi.Maaf, del saja posting yang sebelumnyaDemiakian kami sampaikan dan kami tunggu balasannya

By | February 3rd, 2013|Categories: Problem Solving|0 Comments

Terima kasih atas informasi dan masukannya, Hal tersebut akan kami analisa, dan agar fungsi copy to clipboard dapat berjalan dengan [...]

3 02, 2013

Kami ingin menyampaikan perihal daftar harga jual per golongan pelanggan yang ada di memu kegiatan. Distu kami dapati bahwa bila di klik kanan akan muncul opsi copy to clipboard namun saat daftar tersebut di copy dan di pastekan pada bidang lain maka hasil pastenya bukanlah daftar harga per golongan namun malah daftar harga standard. Padahal alangkah baiknya andaikata hasilnya adalah benar2 harga per golongan pelanggan agar bisa kita olah lebih lanjut misalnya pada spreadsheet sehingga akan sangat bermanfaat untuk efisiensi saat kita membuat daftar list harga jual bertingkat. Apakah hal ini memang demikian adanya? percustomer yang sudah kami setting di data product, kami terpaksa harus mengulanginya kembali secra manual pada spreadsheet sehingga cukup melelahkan karena harus mengulang satu persatu apa yang sebelumnya sudah kita kerjakan ditambah lagi bila ada perubahan harga sewaktu2 maka kita harus mengulanginya lagi dan lagi.

By | February 3rd, 2013|Categories: Problem Solving|0 Comments

Terima kasih atas informasi dan masukannya, Hal tersebut akan kami analisa, dan agar fungsi copy to clipboard dapat berjalan dengan [...]

3 02, 2013

Sy menggunakan multi satuan, dikarenakan toko kami menjual dengan menggunakan berbagai jenis satuan.Misalkan: DN Biskuat Energy144gr 1dus x 6pak x 24pcsSatuan yang digunakan dalam transaksi adalah: 1. dus sebagai satuan besar 2. pak sebagai satuan sedangKami menset master data pada satuan: 1. tetap menggunakan satu satuan dasar, tidak membuat lebih dari satu satuan dasar 2. membuat satuan sedang pak, dengan multi satuan 1pak=1pcs 3. membuat satuan besar dus6pak, dengan multi satuan dus6pak=6pcsKemudian kami menyesuaikan master data barang yang satuan laporannya dipilih dus6pak, sehingga dilaporan memunculkan perhitungan dus6pak.Kenyataan yang terjadi: 1. transaksi penjualan maupun pembelian berjalan baik. 2. tapi ketika diposting???tahap kami dalam memosting: kami memiliki 2 gudang. kami asumsikan: gudang kami : gudang 2 gudang utama : gudang 1 1. barang kami dikirim melalui gudang 1 dan faktur dikirim belakangan. maksudnya barang dikirim terdahulu baru fakturnya menyusul. 2. karena dizahir bisa melakukan transaksi penjualan tanpa memposting terdahulu maka operasional bisa tetap berjalan. ini merupakan solusi agar kami bisa melakukan penjualan harian tanpa hambatan.logikanya: 1. input data pembelian dari gudang 1 dan mempostingnya (sehingga mutasi barang terupdate) 2. baru buka daftar penjualan, klik kanan posting seluruh transaksi penjualan. (untuk masuk ke buku besar masing-masing bagian sehingga memunculkan report)tapi ketika diposting??? ada mutasi barang pembelian yang pada ledger tidak sesuai dengan yang input.kenapa bisa kami bisa bilang begitu? kami menggunakan fungsi audit trail yang terdapat pada zahir, tahap kami melakukannya: 1.buka inventory ledger pilih sub”yang diperlukan spt dari item apa sampai apa,dsb. klik ok 2. muncul inventory ledger ada mutasi transaksi dari masing-masing item, disetiap mutasi ada no faktur atau ref penjualan maupun pembelian tinggal diklik saja untuk memunculkan dokumen sumber yang kita input.didokumen sumber pembelian tertulis: DN Biskuat Energy144gr 1dus x 6pak x 24pcs sebanyak 1dus6pak logikanya diledger inventory muncul 1 dus6pak karena kami telah menset multi satuan diatas. tetapi yang terjadi bukan muncul 1dus6pak tapi 0.17 dus6pakco. kasus pembelian 1 dus, penjualan 2 pak perhitungan mutasi yang muncul diprogram: pembelian 1dus masuknya ke ledger inventory 1/6=0.167 penjualan 2pak jadi negatif<<<<<<

By | February 3rd, 2013|Categories: Problem Solving|0 Comments

Terima kasih atas pertanyaannya. Dari kasus diatas yang perlu diperhatikan adalah dalam hal setting konversi multi satuan pada data satuan [...]