{"id":9998,"date":"2016-05-09T11:00:25","date_gmt":"2016-05-09T04:00:25","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.zahiraccounting.com\/?p=9998"},"modified":"2022-09-12T11:20:28","modified_gmt":"2022-09-12T04:20:28","slug":"apa-perbedaan-akuntan-dan-bookeeper","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/apa-perbedaan-akuntan-dan-bookeeper\/","title":{"rendered":"Apa Perbedaan Akuntan dan Bookeeper?"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/BLOG-Apa-Perbedaan-Akuntan-dan-Bookeeper-.png\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/BLOG-Apa-Perbedaan-Akuntan-dan-Bookeeper-.png\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/BLOG-Apa-Perbedaan-Akuntan-dan-Bookeeper-.png\" alt=\"akuntan\" width=\"680\" height=\"240\" class=\"lazyload aligncenter size-full wp-image-10524\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27680%27%20height%3D%27240%27%20viewBox%3D%270%200%20680%20240%27%3E%3Crect%20width%3D%27680%27%20height%3D%27240%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/BLOG-Apa-Perbedaan-Akuntan-dan-Bookeeper--300x106.png 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/BLOG-Apa-Perbedaan-Akuntan-dan-Bookeeper-.png 680w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 680px) 100vw, 680px\" \/><\/a><\/p>\n<p><center><\/p>\n<h2>Apa Perbedaan Akuntan dan Bookeeper?<\/h2>\n<p><\/center><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/accountingvsbookeeper.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload  size-medium wp-image-9999 alignleft\" src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/accountingvsbookeeper-300x198.jpg\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/accountingvsbookeeper-300x198.jpg\" alt=\"akuntan\" width=\"300\" height=\"198\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27300%27%20height%3D%27198%27%20viewBox%3D%270%200%20300%20198%27%3E%3Crect%20width%3D%27300%27%20height%3D%27198%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/accountingvsbookeeper-300x198.jpg 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/accountingvsbookeeper.jpg 532w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Istilah Accountant (Akuntan) dan Bookeeper (Tata Buku) seringkali menimbulkan kerancuan bagi beberapa orang terutama yang tidak memiliki latar belakang ilmu akuntansi. Apa sih yang membedakan keduanya? Berikut penjelasannya:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akuntansi merupakan proses mencatat, mengelompokkan, merangkum, mengolah dan menyediakan data transaksi serta informasi yang terkait dengan keuangan. Dengan demikian informasi yang tersaji dapat digunakan untuk pengambilan keputusan atau tujuan lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian pada <strong>book keeper<\/strong> atau tata buku lebih menekankan pada kegiatan analisa. Kegiatan bookeeper hanya sebatas pada mencatat transaksi. Sementara pada akuntansi, <strong>akuntan<\/strong> yang melakukan analisa untuk kemudian mengambil keputusan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu siapa saja yang menggunakan informasi keuangan yang dibuat oleh Akuntan? Ada 2 pihak yang dapat memanfaatkan laporan keuangan tersebut, yaitu pihak internal dan eksternal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pihak <strong>internal<\/strong> merupakan pihak yang berada dalam organisasi tersebut. Dimana manajemen merupakan pihak yang paling membutuhkan laporan keuangan yang tepat dan akurat guna mengambil keputusan yang tepat pula. Misalnya pimpinan puncak yang membutuhkan laporan keuangan untuk melihat posisi keuangan perusahaan untuk menentukan membeli mesin baru atau tidak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan <strong>pihak eksternal<\/strong> terdiri dari:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Investor : membutuhkan laporan keuangan untuk memutuskan apakah membeli, menahan, atau menjual investasinya. Para pemegang saham juga membutuhkan laporan keuangan tersebut untuk menilai kemampuan perusahaan dalam membayar dividen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Karyawan : informasi terkait stabilitas dan profitabilitas perusahaan perlu diketahui karyawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3. Pemberi pinjaman: untuk menentukan apakah perusahaan mampu membayar pinjaman beserta bunganya tepat waktu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">4. Pemasok: menggunakan informasi keuangan untuk menentukan apakah jumlah terutang dapat dibayar saat jatuh tempo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">5. Pelanggan : agar pelanggan dapat menilai sustainability suatu perusahaan terlebih jika mereka terikat kerjasama atau perjanjian dengan perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">6. Pemerintah: dengan mengetahui laporan keuangan perusahaan, maka pemerintah dapat mengatur aktivitas perusahaan, menetapkan kebijakan pajan dan penyusunan statistik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">7. Masyarakat: untuk mengetahui kontribusi perusahaan dalam perekonomian nasioal serta perkembangan perusahaan beserta aktivitasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa Perbedaan Akuntan dan Bookeeper? Istilah Accountant (Akuntan) dan Bookeeper (Tata Buku) seringkali menimbulkan kerancuan bagi beberapa orang terutama yang tidak memiliki latar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":10524,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[75],"tags":[96,42,754],"views":2124,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9998"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9998"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9998\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10524"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9998"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9998"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9998"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}