{"id":9623,"date":"2016-04-18T11:32:03","date_gmt":"2016-04-18T04:32:03","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.zahiraccounting.com\/?p=9623"},"modified":"2022-09-08T19:45:52","modified_gmt":"2022-09-08T12:45:52","slug":"tips-menaklukan-konsumen-pada-saat-presentasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/tips-menaklukan-konsumen-pada-saat-presentasi\/","title":{"rendered":"Tips Menaklukan Konsumen Pada Saat Presentasi"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/blog-twit-Tips-Menaklukan-Konsumen-Pada-Saat-Presentasi.png\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/blog-twit-Tips-Menaklukan-Konsumen-Pada-Saat-Presentasi.png\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/blog-twit-Tips-Menaklukan-Konsumen-Pada-Saat-Presentasi.png\" alt=\"menaklukan konsumen\" width=\"680\" height=\"240\" class=\"lazyload aligncenter size-full wp-image-10402\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27680%27%20height%3D%27240%27%20viewBox%3D%270%200%20680%20240%27%3E%3Crect%20width%3D%27680%27%20height%3D%27240%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/blog-twit-Tips-Menaklukan-Konsumen-Pada-Saat-Presentasi-300x106.png 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/blog-twit-Tips-Menaklukan-Konsumen-Pada-Saat-Presentasi.png 680w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 680px) 100vw, 680px\" \/><\/a><\/p>\n<p><center><\/p>\n<h2>Tips Menaklukan Konsumen Pada Saat Presentasi<\/h2>\n<p><\/center><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Presentasi bisnis menjadi kegiatan penting ketika Anda menjalankan bisnis. Tujuannya utamanya adalah meyakinkan objek (konsumen) presentasi bisnis agar tujuan Anda terkait pengembangan bisnis tercapai. Bila Anda membutuhan modal, maka presentasi\u00a0 bisnis ditujukan untuk menggaet para investor agar dapat menginvestasikan modalnya. Jika usaha Anda membutuhkan support lainnya dari mitra juga membutuhkan presentasi binis untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan. Selain itu presentasi bisnis juga dibutuhkan untuk menaklukan konsumen agar produk Anda diterima oleh konsumen.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/present1.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload   wp-image-9627 alignleft\" src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/present1-300x298.jpg\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/present1-300x298.jpg\" alt=\"menaklukan konsumen\" width=\"219\" height=\"217\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27219%27%20height%3D%27217%27%20viewBox%3D%270%200%20219%20217%27%3E%3Crect%20width%3D%27219%27%20height%3D%27217%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/present1-65x65.jpg 65w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/present1-150x150.jpg 150w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/present1-300x298.jpg 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/present1.jpg 388w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 219px) 100vw, 219px\" \/><\/a>Melakukan presentasi bisnis ke konsumen sama hal nya dengan beriklan, bedanya presentasi bisnis dijelaskan langsung oleh Anda sebagai pemilik bisnisnya atau bagian marketing yang bertugas. Karena konsumen adalah raja maka Anda harus mempersiapkan diri layaknya bertemu seorang raja bukan? Lalu bagaimana cara menarik hati dan menyakinkan raja untuk menggunakan produk Anda pastilah tidak dengan sembarang cara dan minim persiapan. Berikut adalah tips menaklukan konsumen pada saat presentasi bisnis :<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. First impression \/ Kesan Pertama<\/strong><br \/>\nKesan pertama sangat mempengaruhi kesan-kesan selanjutnya. Meskipun kesan pertama tidak selalu menentukan, namun percayalah bahwa kesan pertama ini mempermudah Anda untuk melanjutkan kesan berikutnya. Bila konsumen mendapatkan kesan pertama yang sangat mengena hati, maka ia akan dengan senang hati untuk mendengarkan kelanjutan penjelasan Anda. Apa yang menjadi kesan pertama saat presentasi? Yaitu hal-hal yang dilihat atau dirasakan pertama kali oleh konsumen saat pertemuan pertama. Apa saja? Bisa jadi penampilan Anda, keramahan, kenyamanan, kata-kata pembuka yang menggugah, dan lain-lain. Jadi, perhatikanlah dan persiapkan dengan sebaik mungkin hal yang akan menjadi kesan pertama bagi konsumen.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Pahami Kebutuhan Konsumen<\/strong><br \/>\nKetika Anda melakukan presentasi bisnis, maka sebenarnya yang ingin konsumen dengar hanyalah terkait dengan apa yang ia butuhkan. Ia akan cepat bosan atau tidak tertarik jika ia merasa tidak membutuhkannya. Sehingga Anda harus peka dan mencari tahu terlebih dahulu apa sebenarnya yang dibutuhkan oleh konsumen. Bagaimana caranya? Anda bisa mengetahuinya misalkan dengan mengobrol santai sebelum presentasi berlangsung atau mencari tahu jauh hari sebelum presentasi agar Anda dapat melakukan berbagai persiapan. Dengan begitu, Anda dapat lebih fokus menjelaskan pada bagian yang sesuai dengan kebutuhkannya. Konsumen pun akan lebih antusias dan fokus mendengarkan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/present2.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload   wp-image-9628 alignright\" src=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27126%27%20height%3D%27171%27%20viewBox%3D%270%200%20126%20171%27%3E%3Crect%20width%3D%27126%27%20height%3D%27171%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/present2.jpg\" alt=\"menaklukan konsumen\" width=\"126\" height=\"171\" \/><\/a><strong>3. Cara berpresentasi<\/strong><br \/>\nSesuaikanlah cara presentasi Anda dengan karakteristik konsumennya. Tentunya berbeda bukan ketika menghadapi ibu-ibu dengan remaja, atau pegawai kantoran dengan pedagang pasar? Penempatan diri Anda sesuai dengan karakteristik konsumen akan membuat konsumen lebih nyaman dan terbuka sehingga merekapun akan tertarik mendengarkan Anda. Selain itu bila Anda melakukan presentasi dengan bantuan tampilan slide, jangan lupa membuat tampilan slide semenarik mungkin. Yang jelas orang akan cepat bosan jika yang ditampilkan hanya berbentuk tulisan banyak dan memusingkan. Buatkan dengan chart, gambar, atau video yang menarik.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Kuasai materi<\/strong><br \/>\nMenguasai materi adalah hal paling wajib ketika Anda melakukan presentasi bisnis. Anda akan lebih mudah melakukan penyesuaian gaya atau kata-kata ketika Anda paham apa yang ingin Anda sampaikan. Pertanyaan dari konsumen pun akan dapat dijawab dengan memuaskan. Akan menjadi fatal bila Anda sendiri tidak mengerti produk yang akan Anda tawarkan. Bagaimana konsumen akan yakin?<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Closing<\/strong><br \/>\nBila Anda merasa first impression presentasi bisnis Anda kurang mengena, Anda masih memiliki kesempatan untuk memberikan closing yang dapat menaklukan konsumen. Kata-kata yang menggugah, tawaran yang menarik, diskusi yang mencerahkan adalah beberapa cara closing yang dapat Anda gunakan. Manfaatkan sebaik mungkin karena bisa jadi tidak ada kesempatan kedua menjelaskannya kembali.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tips Menaklukan Konsumen Pada Saat Presentasi Presentasi bisnis menjadi kegiatan penting ketika Anda menjalankan bisnis. Tujuannya utamanya adalah meyakinkan objek (konsumen) presentasi bisnis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":10402,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[84,296,48],"views":443,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9623"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9623"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9623\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10402"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9623"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9623"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9623"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}