{"id":8843,"date":"2021-11-09T08:39:46","date_gmt":"2021-11-09T01:39:46","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.zahiraccounting.com\/?p=8843"},"modified":"2023-10-05T10:24:13","modified_gmt":"2023-10-05T03:24:13","slug":"yang-harus-dilakukan-dalam-menghadapi-perubahan-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/yang-harus-dilakukan-dalam-menghadapi-perubahan-bisnis\/","title":{"rendered":"5 Cara Jitu Menghadapi Perubahan Bisnis"},"content":{"rendered":"<p><center><a href=\"#download\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-24638 size-full\" src=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/5-Cara-Jitu-Menghadapi-Perubahan-Bisnis.png\" data-orig-src=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/5-Cara-Jitu-Menghadapi-Perubahan-Bisnis.png\" alt=\"perubahan bisnis\" width=\"1200\" height=\"401\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%271200%27%20height%3D%27401%27%20viewBox%3D%270%200%201200%20401%27%3E%3Crect%20width%3D%271200%27%20height%3D%27401%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/5-Cara-Jitu-Menghadapi-Perubahan-Bisnis-200x67.png 200w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/5-Cara-Jitu-Menghadapi-Perubahan-Bisnis-300x100.png 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/5-Cara-Jitu-Menghadapi-Perubahan-Bisnis-400x134.png 400w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/5-Cara-Jitu-Menghadapi-Perubahan-Bisnis-600x201.png 600w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/5-Cara-Jitu-Menghadapi-Perubahan-Bisnis-768x257.png 768w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/5-Cara-Jitu-Menghadapi-Perubahan-Bisnis-800x267.png 800w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/5-Cara-Jitu-Menghadapi-Perubahan-Bisnis-1024x342.png 1024w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/5-Cara-Jitu-Menghadapi-Perubahan-Bisnis.png 1200w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/a><\/center>Kemajuan teknologi yang berkembang pesat mengakibatkan perkembangan dan perubahan bisnis yang signifikan.<\/p>\n<p>Inilah yang membuka peluang tumbuhnya berbagai usaha baru yang juga disertai dengan persaingan yang kian ketat.\u00a0Untuk itu sebuah usaha haruslah mampu menyesuaikan dirinya dengan berbagai perkembangan yang terjadi.<\/p>\n<p>Perkembangan dan perubahan bisnis yang cepat seringkali membuat pelaku usaha kesulitan dalam melakukan prediksi.<\/p>\n<p>Misalnya, sebelumnya orang berbisnis dengan cara tradisional, di mana penjual dan pembeli bertemu di satu tempat untuk bertransaksi.<\/p>\n<p>Namun dengan kemajuan teknologi saat ini membuka peluang yang luas bagi siapa saja untuk berbisnis online melalui berbagai media tanpa dibatasi ruang dan waktu.<\/p>\n<p>Dengan berbagai faktor yang semakin kompleks, jika pelaku usaha tidak dapat menyesuaikan dirinya dengan baik, maka bisnisnya akan semakin jauh tertinggal dan terpuruk.<\/p>\n<h2>Cara Mempertahankan Usaha Agar Tetap Berkembang<\/h2>\n<p>Kerasnya persaingan di dunia bisnis menjadi tantangan bagi para pengusaha, apalagi bagi mereka yang baru mulai merintis.<\/p>\n<p>Agar tidak gulung tikar, pebisnis harus mempertahankan usaha mereka. Lima cara ini bisa dilakukan agar usaha bisa dipertahankan dan berkembang dari waktu ke waktu.<\/p>\n\n<h3>1. Tanam Kemauan dan Mimpi Besar dalam Diri<\/h3>\n<p>Sebelum membawa perusahaan bertahan, Anda sendiri harus mempertahankan niat dan mimpi dalam diri. Tetap jaga pola pikir agar terus positif.<\/p>\n<p>Kemauan yang besar dalam diri akan mendorong adanya praktik dan tindakan nyata yang akan membawa perusahaan terus berkembang.<\/p>\n<p>Hindari rasa cepat puas, alih-alih demikian, lebih baik tanamkan pola pikir untuk terus berkembang dan berinovasi dalam bisnis, walau lambat tapi itu lebih baik daripada tidak sama sekali.<\/p>\n<h3>2. Buat Strategi Bisnis yang Jelas<\/h3>\n<p>Rencana pengelolaan bisnis adalah hal penting yang harus dibuat bahkan sebelum bisnis diluncurkan.<\/p>\n<p>Perancangan ini mencakup bagaimana cara mengatasi kemandekan dalam bisnis hingga upaya apa saja yang dibutuhkan untuk mencapai target yang telah ditentukan.<\/p>\n<h3>3. Fokus pada Konsumen<\/h3>\n<p>Ingat, Konsumen adalah raja. Istilah demikian digunakan agar pebisnis selalu menanamkan pikiran bahwa konsumen yang baik harus diperlakukan dengan baik pula.<\/p>\n<p>Hindari mengklasifikasikan konsumen dalam sekat-sekat berbeda. Pelayanan merata ke semua konsumen tak peduli nilai beli mereka rendah atau tinggi.<\/p>\n<p>Hal ini dilakukan agar konsumen melakukan transaksi berulang di kemudian hari.<\/p>\n<h3>4. Berinovasi<\/h3>\n<p>Jangan tinggal diam dan cepat berpuas diri. Dunia terus berkembang apalagi di tengah kemajuan teknologi, semua serba cepat.<\/p>\n<p>Ikuti tren yang ada dan terus berinovasi dalam produk yang Anda suguhkan dengan ide-ide dan kreativitas.<\/p>\n<h3>5. Bangun Koneksi<\/h3>\n<p>Koneksi jadi privilese yang dapat menguntungkan Anda di kemudian hari. Jaringan yang luas bisa membawa bisnis Anda lebih dikenal oleh berbagai kalangan.<\/p>\n<p>Semakin luas jaringan semakin terbuka kesempatan bagi Anda untuk melakukan promosi.<\/p>\n<h2>Cara Mengatasi Perubahan Lingkungan Bisnis<\/h2>\n<p>Untuk menghadapi perubahan bisnis yang sangat cepat ini Anda dituntut untuk menempa diri agar siap menghadapi berbagai perubahan yang terjadi.<\/p>\n<p>Berikut adalah 5 langkah yang harus dilakukan pebisnis dalam menghadapi perubahan bisnis.<\/p>\n<h3>1. Meningkatkan mutu SDM<\/h3>\n<p>Sebuah bisnis yang berkembang tidak terlepas dengan persaingan yang semakin ketat.<\/p>\n<p>Agar bisnis Anda tetap survive dan mampu bersaing maka meningkatkan mutu SDM adalah langkah pertama yang harus Anda lakukan.<\/p>\n<p>Seluruh personel yang terlibat dalam bisnis Anda, termasuk juga Anda selaku owner harus meningkatkan kualitas diri.<\/p>\n<p>Tantangan bisnis yang akan Anda hadapi di kemudian hari akan semakin berat.<\/p>\n<p>Jika Anda dan tim tidak segera memperbaiki diri dan meningkatkan mutu personel tentunya akan menurunkan performa dan kredibilitas usaha Anda.<\/p>\n<p>Senantiasa meningkatkan kualitas diri akan membuat bisnis Anda tetap bertahan di berbagai keadaan.<\/p>\n<h3>2. Responsif<\/h3>\n<p>Cepat tanggap dan responsif terhadap perubahan yang mendadak terjadi dapat dihadapi jika Anda memiliki SDM yang berkualitas dan tangguh.<\/p>\n<p>Kejelian Anda dalam melihat peluang baru, kecepatan dalam menangani keluhan konsumen, tanggap terhadap serangan kompetitor membutuhkan strategi yang jitu dalam menghadapinya.<\/p>\n<p>Jika Anda salah dalam menangani keluhan konsumen, maka konsumen akan semakin kecewa, meninggalkan Anda, dan beralih ke kompetitor.<\/p>\n<h3>3. Upgrade teknologi<\/h3>\n<p>Perkembangan teknologi yang berjalan cepat tidak boleh diabaikan. Anda harus memperhatikan perkembangan teknologi yang dapat mendukung jalannya bisnis Anda.<\/p>\n<p>Sarana dan prasarana produksi memiliki peran yang sangat besar untuk mendukung peningkatan kualitas produk.<\/p>\n<p>Teknologi terbaru atau canggih memungkinkan dihasilkannya berbagai mesin atau alat produksi yang lebih efisien dan efektif sehingga dapat menekan ongkos produksi.<\/p>\n<p>Upgrade teknologi, sarana dan prasarana ini juga membutuhkan tenaga kerja yang handal karena tidak semua orang bisa melakukannya.<\/p>\n<h3>4. Meningkatkan akses informasi<\/h3>\n<p>Informasi merupakan hal yang sangat penting saat ini. Begitu juga dalam jalannya sebuah usaha, keterbatasan akses informasi akan membuat bisnis Anda ketinggalan zaman.<\/p>\n<p>Untuk itu tingkatkan akses informasi yang Anda gunakan.<\/p>\n<p>Jika sebelumnya hanya menggunakan televisi atau surat kabar sebagai sumber informasi, maka sekarang gunakan internet, sosial media untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin.<\/p>\n<p>Selain dari media online dan offline, informasi juga bisa Anda dapatkan melalui orang-orang yang berkompeten di bidangnya.<\/p>\n<p>Memperluas jaringan dan membangun relasi dengan mereka yang memiliki pengalaman di bidang tertentu akan memperluas wacana dan wawasan Anda.<\/p>\n<h3>5. Evaluasi pencapaian target<\/h3>\n<p>Evaluasi pada sebuah bisnis mutlak dilakukan untuk mengetahui apakah strategi yang dijalankan sudah berjalan dengan baik atau masih ada kekurangan.<\/p>\n<p>Melakukan evaluasi secara berkala akan menciptakan sistem dalam organisasi semakin baik.<\/p>\n<p>Dengan sistem manajemen yang baik dan tertata maka bisnis akan lebih siap dalam menghadapi perubahan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2>Cara Mengembangkan Bisnis<\/h2>\n<p>Berkembangnya suatu bisnis dipengaruhi oleh seberapa besar usaha pebisnis dan SDM yang ada di bawahnya melakukan hal tersebut.<\/p>\n<p>Ada 7 cara yang dapat dilakukan agar bisnis dapat berkembang, di antaranya:<\/p>\n<h3>1. Rencana Keuangan Tahun Pertama<\/h3>\n<p>Buat anggaran yang diperlukan oleh bisnis dalam satu tahun pertama agar keberlangsungan bisnis terjamin.<\/p>\n<p>Jangan lupa membuat rencana B, kala kondisi tak terduga menghampiri dan perencanaan keuangan tahunan jadi berantakan.<\/p>\n<p>Prioritaskan pergerakan bisnis ketika merencanakan dua hal di atas.<\/p>\n<h3>2. Persiapkan Diri dengan Hal Tidak Terduga<\/h3>\n<p>Mental untuk bertahan ketika jatuh harus dimiliki oleh pebisnis.<\/p>\n<p>Hal ini sebagai persiapan agar nantinya pebisnis tidak berkecil hati dan menyerah begitu saja ketika hal yang tidak diharapkan justru terjadi.<\/p>\n<p>Persiapkan diri juga berlaku pada kemampuan, seperti kemampuan lebih untuk menyelesaikan masalah.<\/p>\n<h3>3. Hindari Ketergantungan pada Satu Vendor<\/h3>\n<p>Vendor atau penyuplai menyediakan bahan-bahan utama dari produk yang Anda jual.<\/p>\n<p>Ketika penyuplai ternyata tidak bisa memenuhi kebutuhan Anda dan Anda tidak memiliki stok, maka mau tidak mau Anda harus membeli barang dari vendor lain.<\/p>\n<p>Inilah gunanya memiliki kerja sama dengan lebih dari satu penyuplai.<\/p>\n<h3>4. Kelola Akun Kas<\/h3>\n<p>Arus kas bisnis dari awal harus dipelajari dan dikelola dengan baik.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/pengertian-cash-flow\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Arus kas<\/a> pendapatan dan pengeluaran yang nantinya akan direkap dalam bentuk laporan bisa jadi patokan bagi pebisnis untuk membuat keputusan.<\/p>\n<h3>5. Pisahkan Uang Pribadi dengan Uang Bisnis<\/h3>\n<p>Buatlah dua rekening agar uang pribadi dan uang bisnis bisa dipisahkan.<\/p>\n<p>Bahkan ketika Anda hendak menikmati produk sendiri, jangan asal mengambil, tapi harus melakukan transaksi agar dihitung sebagai pembelian.<\/p>\n<h3>6. Jalin Komunikasi yang Baik dengan Pelanggan<\/h3>\n<p>Pelanggan atau konsumen adalah mereka yang membeli produk Anda.<\/p>\n<p>Tak peduli sedikit atau banyak konsumen yang Anda miliki pastikan memberikan pelayanan baik, mulailah jalin komunikasi.<\/p>\n<p>Pelanggan akan senang ketika mereka dikenal oleh Anda.<\/p>\n<p>Kedekatan emosional ini akan membawa pelanggan melakukan transaksi berulang dan berpotensi menjadi pelanggan tetap.<\/p>\n<h3>7. Berani Mencoba Peluang Baru<\/h3>\n<p>Rasa takut akan gagal ketika mencoba peluang baru pasti tertanam dalam diri, namun sebagai pengusaha, Anda harus memiliki mental baja dan berani dalam mengambil risiko.<\/p>\n<p>Risiko besar bisa jadi berpeluang membawa keuntungan yang lebih besar.<\/p>\n<h2>Cara Mengantisipasi Perubahan Persaingan di Pasar<\/h2>\n<p>Persaingan di pasar tidak bisa diprediksi dengan akurat. Tapi ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi perubahan tersebut, di antaranya:<\/p>\n<h3>1. Mencatat Kebutuhan dan Keinginan Pasar<\/h3>\n<p>Pebisnis bisa melakukan survei dan observasi melalui media sosial maupun langsung untuk melihat apa saja kebutuhan konsumen.<\/p>\n<p>Observasi dan survei yang mendalam akan memberikan jawaban soal minat konsumen dan apa yang mereka inginkan.<\/p>\n<h3>2. Pemasaran Kreatif<\/h3>\n<p>Dewasa ini banyak pemasaran yang dilakukan dengan cara kreatif, bahkan mengikuti tren budaya populer yang ada di masyarakat.<\/p>\n<p>Contohnya melakukan pemasaran dengan parodi drama Korea Squid Game yang sedang booming.<\/p>\n<h3>3. Evaluasi Bisnis<\/h3>\n<p>Evaluasi bisnis dilakukan agar Anda dapat melihat kesalahan yang telah dilakukan, dengan demikian Anda bisa membuat rencana baru sebagai solusi dari kegagalan yang telah terjadi di awal.<\/p>\n<h3>4. Membedakan Perubahan Tren Pasar<\/h3>\n<p>Pasar selalu berubah-ubah, keinginan konsumen juga bisa berubah dalam jangka waktu tertentu.<\/p>\n<p>Analisis tren pasar dibutuhkan agar perusahaan Anda dapat menyuguhkan produk yang dibutuhkan oleh konsumen.<\/p>\n<h2>Manfaat Tanggap Perubahan dalam Wirausaha<\/h2>\n<p>Toughnickel, seorang pakar, membeberkan 6 manfaat dari tanggap perusahaan dalam wirausaha, di antaranya:<\/p>\n<ol>\n<li>Bisnis dikelola dengan lebih baik dan perusahaan maju secara proaktif<\/li>\n<li>Dapat menentukan proyek dan produk yang berpotensi, menetapkan target baru dari produk tersebut, dan fokus pada pemasaran produk tersebut<\/li>\n<li>Sumber Daya Manusia mendapatkan keterampilan dan pengetahuan baru yang didapat dari perubahan tersebut<\/li>\n<li>Sumber Daya Manusia berkembang secara individu<\/li>\n<li>Produktivitas perusahaan meningkat<\/li>\n<li>Kualitas perusahaan meningkat<\/li>\n<\/ol>\n<h2><\/h2>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, kebutuhan dan minat pasar juga mengalami perubahan.<\/p>\n<p>Tantangan baru bagi pebisnis lantaran observasi dan survey harus gencar dilakukan demi memenuhi keinginan konsumen.<\/p>\n<p>Pebisnis perlu mempersiapkan diri untuk mengikuti perkembangan lantaran kondisi pasar yang berpotensi mengalami perubahan drastis.<\/p>\n<p>Ada lima cara mengatasi perubahan lingkungan dalam bisnis yakni dengan meningkatkan mutu SDM, responsif, upgrade teknologi, meningkatkan akses informasi, dan evaluasi.<\/p>\n<h5 id=\"download\"><strong>Download Versi PDF<\/strong><\/h5>\n<p>&nbsp;<\/p>\n\n<div class=\"wpcf7 no-js\" id=\"wpcf7-f24669-o1\" lang=\"en-US\" dir=\"ltr\">\n<div class=\"screen-reader-response\"><p role=\"status\" aria-live=\"polite\" aria-atomic=\"true\"><\/p> <ul><\/ul><\/div>\n<form action=\"\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8843#wpcf7-f24669-o1\" method=\"post\" class=\"wpcf7-form init\" aria-label=\"Contact form\" novalidate=\"novalidate\" data-status=\"init\">\n<div style=\"display: none;\">\n<input type=\"hidden\" name=\"_wpcf7\" value=\"24669\" \/>\n<input type=\"hidden\" name=\"_wpcf7_version\" value=\"5.8\" \/>\n<input type=\"hidden\" name=\"_wpcf7_locale\" value=\"en_US\" \/>\n<input type=\"hidden\" name=\"_wpcf7_unit_tag\" value=\"wpcf7-f24669-o1\" \/>\n<input type=\"hidden\" name=\"_wpcf7_container_post\" value=\"0\" \/>\n<input type=\"hidden\" name=\"_wpcf7_posted_data_hash\" value=\"\" \/>\n<\/div>\n<p><label> Nama Anda<br \/>\n<span class=\"wpcf7-form-control-wrap\" data-name=\"NAMA\"><input size=\"40\" class=\"wpcf7-form-control wpcf7-text wpcf7-validates-as-required\" aria-required=\"true\" aria-invalid=\"false\" placeholder=\"Nama Anda\" value=\"\" type=\"text\" name=\"NAMA\" \/><\/span> <\/label>\n<\/p>\n<p><label> Alamat Email<br \/>\n<span class=\"wpcf7-form-control-wrap\" data-name=\"EMAIL\"><input size=\"40\" class=\"wpcf7-form-control wpcf7-email wpcf7-validates-as-required wpcf7-text wpcf7-validates-as-email\" aria-required=\"true\" aria-invalid=\"false\" placeholder=\"Alamat Email\" value=\"\" type=\"email\" name=\"EMAIL\" \/><\/span> <\/label>\n<\/p>\n<p><input class=\"wpcf7-form-control wpcf7-submit has-spinner\" type=\"submit\" value=\"Download Artikel\" \/>\n<\/p><div class=\"fusion-alert alert custom alert-custom fusion-alert-center wpcf7-response-output awb-alert-native-link-color alert-dismissable awb-alert-close-boxed\" style=\"--awb-border-size:1px;--awb-border-top-left-radius:0px;--awb-border-top-right-radius:0px;--awb-border-bottom-left-radius:0px;\" role=\"alert\"><div class=\"fusion-alert-content-wrapper\"><span class=\"fusion-alert-content\"><\/span><\/div><button type=\"button\" class=\"close toggle-alert\" data-dismiss=\"alert\" aria-label=\"Close\">&times;<\/button><\/div>\n<\/form>\n<\/div>\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemajuan teknologi yang berkembang pesat mengakibatkan perkembangan dan perubahan bisnis yang signifikan. Inilah yang membuka peluang tumbuhnya berbagai usaha baru yang juga disertai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[357],"tags":[2509,2510,2511,2512],"views":55707,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8843"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8843"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8843\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8843"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8843"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8843"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}