{"id":7434,"date":"2021-11-09T09:42:02","date_gmt":"2021-11-09T02:42:02","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.zahiraccounting.com\/?p=7434"},"modified":"2022-10-17T17:31:20","modified_gmt":"2022-10-17T10:31:20","slug":"tahapan-dalam-merencanakan-promosi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/tahapan-dalam-merencanakan-promosi\/","title":{"rendered":"Tahapan Dalam Merencanakan Promosi"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Tahapan-Dalam-Merencanakan-Promositwitter.png\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Tahapan-Dalam-Merencanakan-Promositwitter.png\" alt=\"merencanakan promosi\" \/><\/a><\/p>\n<p>Merencanakan promosi bisnis saat ini cukuplah kompleks. Penyebabnya adalah banyak media-media yang kian ramai menawarkan untuk melakukan promosi di platform mereka.<\/p>\n<p>Media digital terus berkembang dan user mereka pun juga terus meluas. Banyak bisnis yang sudah merasakan manisnya cuan dengan melakukan promosi di media digital.<\/p>\n<p>Namun, tak sedikit pula yang mengalami kerugian.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, dalam melakukan promosi perlu perencanaan yang terukur, baik nantinya promosi melalui media digital maupun non digital.<\/p>\n<h2>Pengertian Promosi<\/h2>\n<p>Promosi merupakan proses menawarkan produk baik berupa barang atau jasa dengan tujuan menarik konsumen.\u00a0Promosi diharapkan dapat meningkatkan minat beli konsumen, sehingga pendapatan perusahaan akan meningkat.<\/p>\n<p>Terkait dengan pengertian promosi ini, beberapa pakar memiliki pandangan masing-masing dalam penafsirannya.<\/p>\n<p>Berikut penjelasan promosi menurut para ahli:<\/p>\n<h3>Gitosudarmo<\/h3>\n<p>Promosi merupakan kegiatan yang bertujuan memberikan pengaruh pada konsumen agar produk yang dibuat dan ditawarkan oleh perusahaan dibeli oleh mereka.<\/p>\n<h3>Stanton<\/h3>\n<p>Promosi adalah kegiatan memberikan informasi, mempengaruhi, dan memberikan imbauan kepada konsumen.<\/p>\n<h3>Sistaningrum<\/h3>\n<p>Promosi adalah salah satu upaya perusahaan untuk mempengaruhi konsumen baik aktual maupun potensial supaya mereka membeli produk yang ditawarkan.<\/p>\n\n<h2>Pentingnya Melakukan Promosi<\/h2>\n<p>Promosi adalah satu hal terpenting dalam dunia bisnis.\u00a0Mengapa demikian?<\/p>\n<p>Karena promosi adalah satu-satunya cara untuk mengenalkan produk anda ke masyarakat dan calon pembeli yang potensial.<\/p>\n<p>Kalau anda tidak mempromosikan produk-produk kita, lalu bagaimana masyarakat dapat mengenali produk kita?<\/p>\n<p>Banyak keuntungan yang diperoleh dengan berpromosi, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Informasi produk akan mudah tersebar kepada masyarakat<\/li>\n<li>Mendapatkan kenaikan penjualan dan profit<\/li>\n<li>Mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan<\/li>\n<li>Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing<\/li>\n<li>Membantu mengubah tingkah laku dan pendapat konsumen<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Jenis-jenis Promosi<\/h2>\n<p>Setidaknya ada empat jenis promosi yang masih relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.<\/p>\n<p>Empat jenis promosi ini juga bisa Anda coba dalam bisnis besar maupun kecil, berikut penjelasannya:<\/p>\n<h3>1. Tradisional<\/h3>\n<p>Promosi tradisional mencakup iklan yang dipublikasikan di media elektronik seperti televisi dan radio.<\/p>\n<p>Bukan hanya itu, iklan ini juga biasanya berbentuk publikasi di media cetak seperti papan reklame di pinggir jalan, koran, dan brosur yang dibagikan saat konsumen telah melakukan transaksi.<\/p>\n<h3>2. Digital<\/h3>\n<p>Kemajuan teknologi membuat cara-cara hidup manusia mulai berubah. Kehidupan bukan hanya terjadi di dunia nyata, tapi juga di dunia maya.<\/p>\n<p>Media sosial jadi bagian penting dalam hidup mayoritas masyarakat.<\/p>\n<p>Dalam hal pemasaran digital, media sosial jadi wadah utama bagi perusahaan untuk melakukan promosi atas produk mereka.<\/p>\n<p>Media sosial yang dimanfaatkan biasanya Facebook, Instagram, Twitter, TikTok, dan YouTube.<\/p>\n<p>Biaya yang dikeluarkan untuk melakukan promosi di media sosial biasanya relatif lebih murah dibanding pemasangan iklan di televisi atau papan reklame.<\/p>\n<h3>3. Promosi Langsung<\/h3>\n<p>Promosi langsung dilakukan oleh sumber daya manusia yang disebut sebagai sales representative. Sales ini akan menawarkan produk langsung pada konsumen yang potensial.<\/p>\n<p>Beberapa jenis produk disarankan menggunakan promosi menggunakan sales lantaran bisa membuat konsumen lebih mengerti dan percaya untuk membeli produk yang dijual.<\/p>\n<p>Contohnya produk kosmetik dan alat elektronik.<\/p>\n<h3>4. Tenaga Endorse<\/h3>\n<p>Endorse biasanya dipakai dengan tujuan agar produk dan merek dagang dikenal oleh masyarakat dari berbagai kalangan.<\/p>\n<p>Sasaran endorse adalah pengguna media sosial yang mengikuti influencer atau kini disebut sebagai Selebgram, Selebtwi, Selebtik-tok, dan Youtuber.<\/p>\n<h2>Strategi dan Teknik dalam Melakukan Promosi<\/h2>\n<p>Banyak strategi yang bisa diterapkan oleh pebisnis saat melakukan promosi produk mereka.<\/p>\n<p>Pemilihan strategi tentu tak bisa ditentukan sembarangan, ada produk yang hanya cocok dipasarkan dengan strategi A, ada juga produk yang cocok dipasarkan dengan strategi B.<\/p>\n<p>Semua kembali pada situasi dan kondisi.<\/p>\n<p>Ada 10 strategi promosi yang saat ini marak dilakukan oleh perusahaan, dengan produk yang Anda jual lihatlah strategi mana yang paling cocok untuk bisnis Anda.<\/p>\n<h3>1. Diskon<\/h3>\n<p>Strategi pemasaran yang banyak dilakukan adalah memberi diskon.<\/p>\n<p>Saat ini, diskon juga memiliki ketentuan batas maksimal, sehingga ketika label 90 persen off dipajang tapi dengan ketentuan maksimal Rp30 ribu, maka produk masih akan tetap terjual dengan harga tinggi.<\/p>\n<p>Tapi, taktik di atas tak selalu bisa diterapkan.<\/p>\n<p>Terlalu banyak menggunakan ketentuan maksimal diskon bisa saja membuat calon konsumen kabur.<\/p>\n<p>Sehingga sesekali Anda harus meningkatkan kepercayaan konsumen dengan memberikan diskon sebagaimana semestinya.<\/p>\n<p>Diskon bisa meningkatkan minat calon konsumen untuk membeli produk.<\/p>\n<p>Event diskon ini juga bisa dijadikan ajang uji coba produk pada konsumen baru.<\/p>\n<p>Jika produk yang dijual memiliki kualitas bagus, maka besar kemungkinan konsumen akan kembali datang walau produk dijual dengan harga normal.<\/p>\n<h3>2. Membuat Website<\/h3>\n<p>Promosi bisa dilakukan dengan membuat website. Mengapa website?<\/p>\n<p>Halaman ini bisa memberikan kepercayaan pada konsumen soal kualitas produk.<\/p>\n<p>Website juga bisa meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap merek produk, apalagi jika website memberikan banyak informasi bermanfaat pada masyarakat.<\/p>\n<h3>3. Cashback<\/h3>\n<p>Selain diskon, sistem cashback juga kini marak dilakukan untuk menarik konsumen.<\/p>\n<p>Cashback merupakan penawaran berupa uang yang diberikan pada konsumen apabila mereka melakukan transaksi dalam nominal tertentu.<\/p>\n<h3>4. Bebas Ongkos Kirim (Ongkir)<\/h3>\n<p>Strategi yang sejauh ini banyak dilakukan oleh perusahaan yang aktif memasarkan produk secara online.<\/p>\n<p>Ongkos kirim jadi salah satu hambatan dan alasan mengapa orang akhirnya gagal memilih untuk melakukan transaksi.<\/p>\n<p>Apalagi jika lokasi pengiriman sangat jauh dari tempat tinggal konsumen.\u00a0Penawaran gratis ongkir jadi jawaban agar calon konsumen sudi membeli produk yang Anda jual.<\/p>\n<h3>5. Beli 1 Gratis 1<\/h3>\n<p>Semua hal yang berbau kata gratis akan jadi sorotan calon konsumen.<\/p>\n<p>Barang yang dijual dengan label beli 1 gratis 1 biasanya menarik konsumen walau awalnya tak ada niatan calon konsumen membeli barang tersebut.<\/p>\n<h3>4. Voucher<\/h3>\n<p>Voucher menjadi strategi agar konsumen bisa melakukan transaksi berulang.\u00a0Terkadang, ada syarat voucher terkumpul dalam jumlah sekian untuk mendapatkan diskon atau produk gratis.<\/p>\n<p>Biasanya konsumen akan suka rela mengumpulkan voucher demi mendapatkan produk gratis atau diskon yang ditawarkan.<\/p>\n<h3>5. Iklan<\/h3>\n<p>Promosi besar-besaran yang dilakukan di berbagai media termasuk televisi. Dalam beriklan perlu dipertimbangkan terkait media yang digunakan.<\/p>\n<p>Beda media, kemungkinan pendekatan iklan ke customernya juga akan berbeda.<\/p>\n<h3>6. Endorsmenet<\/h3>\n<p>Promosi yang dilakukan menggunakan jasa seleb media sosial untuk menarik pelanggan dan memperkenalkan merek pada masyarakat di dunia maya.<\/p>\n<h3>7. Sampel Gratis<\/h3>\n<p>Teknik ini biasanya dilakukan oleh produk makanan dan kosmetik.<\/p>\n<p>Ketika Anda pergi ke supermarket atau mal, produk tertentu akan memberikan sampel agar konsumen bisa mencoba dan akhirnya tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan.<\/p>\n<h3>8. Promo di Hari Spesial<\/h3>\n<p>Promo di hari spesial seperti hari kemerdekaan, hari sumpah pemuda, hari pendidikan nasional, hari natal, pemilu, dan hari raya idul fitri.<\/p>\n<h3>9. Program Member<\/h3>\n<p>Member akan menarik konsumen untuk melakukan transaksi berulang, pasalnya semakin banyak transaksi dilakukan semakin banyak keuntungan yang didapatkan entah berupa diskon atau produk gratis.<\/p>\n<h3>10. Giveaway<\/h3>\n<p>Giveaway di media sosial dengan berbagai sayarat seperti follow akun instagram dan ajak teman untuk mengikuti giveaway menjadi ajang perusahaan melakukan promosi dengan harga terjangkau.<\/p>\n<p>Giveaway yang dilakukan secara rutin perlahan akan meningkatkan kepekaan calon konsumen pada merek dagang dan produk yang Anda jual.<\/p>\n<h2>Media Promosi<\/h2>\n<p>Media promosi dari waktu-waktu semakin berkembang. Terlebih dengan hadirnya teknologi digital, media-media promosi baru seakan-akan terus bermunculan.<\/p>\n<p>Semakin banyak pilihan media promosi saat ini dapat memberikan keuntungan juga kerugian.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, sebelum memilih media yang akan digunakan untuk melakukan promosi akan lebih baik, jika Anda menganalisis kelebihan dan kekurangan dari masing-masing media yang ada.<\/p>\n<p>Sebagaimana dijelaskan di atas, media promosi dibagi dalam dua kelas, yakni tradisional dan modern.<\/p>\n<h3>1. Tradisional<\/h3>\n<p>Media tradisional adalah media yang ada sebelum lahirnya media digital. Varian media ini yang umumnya dikenali orang adalah media televisi, koran, papan reklame, dan brosur.<\/p>\n<h3>2. Modern<\/h3>\n<p>Media modern adalah media yang berbasiskan pada platform digital atau internet.<\/p>\n<p>Contoh media yang masuk dalam kategori modern ini ialah beberapa platform yang mengandalkan media digital yang ada di genggaman konsumen, seperti Facebook, Instagram, TikTok, YouTube, dan Twitter.<\/p>\n<h2>Fungsi Promosi<\/h2>\n<p>Ada 4 fungsi promosi yang perlu dipahami oleh pebisnis, di antaranya:<\/p>\n<h3>1. Fungsi Pengenalan<\/h3>\n<p>Promosi dilakukan agar masyarakat tahu dengan merek dagang dan apa barang yang dijual.<\/p>\n<p>Pengenalan ini bukan hanya sebatas dua hal di atas, tapi juga mencakup berapa harganya dan apa kelebihannya.<\/p>\n<h3>2. Fungsi Penawaran<\/h3>\n<p>Konsumen mulai diajak untuk menentukan keputusan apakah akan membeli produk tersebut atau tidak.<\/p>\n<p>Di tengah kondisi tersebut, selaku penjual Anda bisa memberikan informasi penting soal produk yang dijual seperti manfaatnya atau bahkan menawarkan diskon dan hadiah menarik.<\/p>\n<h3>3. Fungsi Penjagaan Konsumen<\/h3>\n<p>Fungsi ini mengajak konsumen meningkatkan kuantitas produk yang dibeli konsumen.<\/p>\n<p>Promosi yang baik seperti penawaran beli 1 gratis 1 atau cashback setelah menyentuh minimal order bisa meningkatkan jumlah kuantitas transaksi konsumen.<\/p>\n<h3>4. Fungsi Perbaikan<\/h3>\n<p>Promosi bukan hanya sebatas menawarkan produk, tapi juga bertanggung jawab atas kualitas produk yang dijual.<\/p>\n<p>Ketika kondisi produk cacat maka wajib bagi perusahaan melakukan perbaikan dan menyampaikan permintaan maaf.<\/p>\n<p>Permintaan maaf ini bisa juga diiringi dengan bonus produk agar konsumen kembali percaya pada perusahaan Anda.<\/p>\n<h2>Alat-Alat untuk Membuat Promosi<\/h2>\n<p>Promosi bertujuan memberikan informasi terkait produk pada konsumen. Untuk mendukung aktivitas promosi, Anda membutuhkan beberapa alat penunjang.<\/p>\n<p>Dalam buku Manajemen Pemasaran karya Philip Kotler dan Gary Amstrong (2002), disebutkan bahwa alat promosi adalah empat hal berikut, yakni:<\/p>\n<h3>1. Iklan<\/h3>\n<p>Memungkinkan produk dikenal dan dilihat oleh banyak orang, jangkauan produk bukan hanya dalam satu wilayah, ini memungkinkan adanya peningkatan penjualan.<\/p>\n<h3>2. Pejualan Personal<\/h3>\n<p>Merekrut tenaga penjual untuk menjual produk pada konsumen tanpa adanya perantara.<\/p>\n<h3>3. Pemasaran Langsung<\/h3>\n<p>Menggunakan media seperti e-mail dan telepon sebagai penghubung antara produsen dan konsumen.<\/p>\n<h3>4. Promosi Penjualan<\/h3>\n<p>Memberikan kupon diskon, memberikan sampel produk, memberikan hadiah, menjanjikan uang kembali jika produk cacat atau tidak enak, memberikan paket harga untuk kuantitas produk yang lebih banyak.<\/p>\n<h2>Cara Membuat Promosi<\/h2>\n<p>Promosi bisa dilakukan dengan banyak cara, di antaranya 4 hal ini:<\/p>\n<ol>\n<li>Membuat konsep promosi yang unik, misalnya mengikuti fenomena yang sedang viral di tengah masyarakat<\/li>\n<li>Konsumen baru ditarik dengan promo musiman<\/li>\n<li>Menetapkan minimal pembelian jika konsumen ingin mendapatkan tawaran menarik<\/li>\n<li>Membuat penghargaan atau reward pada konsumen untuk menarik transaksi berulang<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Kelebihan dan Kekurangan Promosi Online dan Offline<\/h2>\n<p>Promosi online dan offline masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu, sebelum melakukan promosi, kenali dulu seluk beluk medianya.<\/p>\n<p>Untuk memudahkan Anda dalam menentukan media promosi yang digunakan, berikut kelebihan dan kekurangan dari promosi online dan offine.<\/p>\n<h3>Kelebihan Promosi Online<\/h3>\n<p>Promosi online saat ini banyak diminati lantaran memiliki beberapa kelebihan yang tak dirasakan ketika menggunakan promosi offline.<\/p>\n<p>Berikut kelebihan promosi online, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Menjangkau lebih banyak konsumen, bukan hanya lintas pulau tapi lintas negara<\/li>\n<li>Biaya promosi lebih murah dibanding iklan di televisi dan iklan tradisional lainnya<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Kelemahan Promosi Online<\/h3>\n<p>Meski memiliki potensi eksposure yang luar biasa dari user media online, promosi online juga menyimpan kelemahan.<\/p>\n<p>Kelemahan ini jika tidak diantisipasi dengan baik akan memberikan kerugian pada bisnis.\u00a0Berikut kelemahan dari promosi online, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Kurangnya keterikatan lantaran interaksi dilakukan secara tidak lansgung<\/li>\n<li>Cukup sulit mendapatkan kepercayaan konsumen jika produk yang dijual benar-benar baru<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Kelebihan Promosi Offline<\/h3>\n<p>Promosi offline memang sudah banyak ditinggalkan saat ini. Meskipun begitu, untuk beberapa jenis bisnis, promosi offline justru pilihan yang cocok.<\/p>\n<p>Ada pun kelebihan promosi offline adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Menjangkau konsumen secara langsung<\/li>\n<li>Produk dan kualitas produk dapat dilihat dan dirasakan langsung oleh konsumen<\/li>\n<li>Konsumen lebih nyaman ketika bertanya lantaran akan langsung mendapatkan jawaban<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Kekurangan Promosi Offline<\/h3>\n<p>Risiko kerugian promosi offline rata-rata lebih besar dari risiko promosi online. Inilah sebagian kecil dari kekurangan promosi offline.<\/p>\n<p>Karena itu, ketika menggunakan promosi offline butuh perhitungan dan pertimbangan yang berlapis-lapis.<\/p>\n<p>Beberapa kekurangan promosi offline, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Jumlah calon konsumen terbatas<\/li>\n<li>Butuh budget promosi yang lebih besar<\/li>\n<li>Tidak bisa diukur jumlah jangkauan konsumennya<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Keuntungan Melakukan Promosi<\/h2>\n<p>Promosi merupakan salah satu bagian dari marketing dan selling. Ketika promosi bisnis Anda berhasil, maka akan diikuti oleh kenaikan jumlah <a href=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/5-cara-meningkatkan-omzet-penjualan-toko\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">omzet bisnis<\/a> Anda.<\/p>\n<p>Pada saat ini, promosi adalah hal yang wajib dilakukan oleh setiap bisnis.<\/p>\n<p>Kesuksesan bisnis semuanya diawali dari yang namanya promosi. Tanpa ada promosi, bisnis Anda tidak akan diketahui oleh calon pelanggan Anda.<\/p>\n<p>Itulah pentingnya melakukan promosi.<\/p>\n<p>Lantas apa saja keuntungan setelah melakukan promosi? Berikut penjelasannya.<\/p>\n<ul>\n<li>Membuat produk dikenal oleh masyarakat<\/li>\n<li>Meningkatkan nilai jual merek dagang<\/li>\n<li>Bisa menarik konsumen baru<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Tahapan Promosi dan Cara Membuat Perencanaan Promosi yang Efektif<\/h2>\n<p>Agar aktivitas promosi yang anda lakukan dapat berjalan efektif tentu diperlukan perencanaan promosi. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat anda tempuh dalam merencanakan promosi:<\/p>\n<h3>1. Menentukan target pasar<\/h3>\n<p>Menentukan segmentasi yang lebih spesifik untuk menghadapi perilaku konsumen yang beragam adalah salah satu langkah yang biasa diambil oleh produsen untuk menghadapi persaingan.<\/p>\n<p>Dengan mengetahui target pasar secara jelas dan detail maka anda dapat membuat anggaran promosi yang efektif.<\/p>\n<h3>2. Tujuan promosi<\/h3>\n<p>Menentukan tujuan dan apa yang ingin dicapai akan membuat aktivitas promosi berjalan efisien.<\/p>\n<p>Apakah tujuan promosi tersebut untuk membangun brand awareness, mendongkrak penjualan atau meluncurkan produk baru.<\/p>\n<h3>3. Menentukan pesan<\/h3>\n<p>Sebagai pengusaha anda harus mampu membangun komunikasi dua arah dengan konsumen anda.<\/p>\n<p>Untuk itu anda harus menentukan pesan apa yang ingin disampaikan untuk mendukung kegiatan promosi.<\/p>\n<p>Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh target market anda serta membuat pesan yang menarik, rasional, dan informatif.<\/p>\n<h3>4. Media yang digunakan<\/h3>\n<p>Pilihlah media yang sesuai dengan target pasar anda. Penggunaan media sosial akan sangat membantu dalam hal distribusi informasi yang lebih luas.<\/p>\n<p>Namun anda tetap harus fokus pada pasar yang anda tuju, kenali perilaku konsumen, dan tentukan media yang sesuai.<\/p>\n<h3>5. Membuat anggaran<\/h3>\n<p>Membuat anggaran promosi hendaklah mempertimbangkan goal yang ingin anda capai, bagaimana mencapainya, kemudian baru membuat anggaran.<\/p>\n<p>Besaran anggaran yang dibuat juga tergantung pada pemilihan media yang anda gunakan.<\/p>\n<h3>6. Pengukuran efektivitas promosi<\/h3>\n<p>Banyak pelaku usaha yang seringkali melupakan pengukuran efektivitas promosi yang telah dilakukan.<\/p>\n<p>Padahal ini penting untuk me-review efektivitas kegiatan promosi.<\/p>\n<p>Pengukuran ini dapat dilakukan dengan riset brand awareness atau mengukur impact <a href=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/kelas-digital-marketing-gratis-basic\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">digital marketing<\/a> dalam mendongkrak penjualan.<\/p>\n<h2>Cara Mengukur Efektifitas Program Promosi<\/h2>\n<p>Dua pendekatan yang bisa digunakan adalah:<\/p>\n<h3>1. Pendekatan Penjualan<\/h3>\n<p>Efektivitas komunikasi pemasaran menggunakan pendekatan penjualan ini diukur dengan perhitungan ROMI. Dalam perhitungan ini, penjualan dijadikan sebagai tolak ukur.<\/p>\n<p>Rumus ROMI: Kenaikan Penjualan\/Kenaikan Biaya Pemasaran<\/p>\n<h3>2. Pendekatan Komunikasi<\/h3>\n<p>Pendekatan ini mengarah pada kepekaan masyarakat terhadap produk dan merek dagang.<\/p>\n<p>Indikatornya ada tiga, yakni:<\/p>\n<ul>\n<li>Apakah pesan tersampaikan?<\/li>\n<li>Bagaimana respons konsumen?<\/li>\n<li>Apakah ada keinginan dari konsumen untuk membeli?<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Promosi merupakan kegiatan yang dikakukan oleh perusahaan demi meningkatkan penjualan produk yang tentu berdampak pada keuntungan perusahaan.<\/p>\n<p>Banyak cara yang bisa dilakukan untuk promosi baik dengan jenis tradisional maupun digital seperti membuat iklan di televisi dan memanfaatkan media sosial.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Merencanakan promosi bisnis saat ini cukuplah kompleks. Penyebabnya adalah banyak media-media yang kian ramai menawarkan untuk melakukan promosi di platform mereka. Media digital [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":7556,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[30],"tags":[2518,2517,2514,2519,2516,2513,1216,2515],"views":50633,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7434"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7434"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7434\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7556"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7434"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7434"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7434"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}