{"id":5095,"date":"2015-08-19T09:41:26","date_gmt":"2015-08-19T02:41:26","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.zahiraccounting.com\/?p=5095"},"modified":"2022-10-19T13:00:09","modified_gmt":"2022-10-19T06:00:09","slug":"contoh-laporan-keuangan-untuk-toko-elektronik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/contoh-laporan-keuangan-untuk-toko-elektronik\/","title":{"rendered":"Contoh Laporan Keuangan untuk Toko Elektronik"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Contoh-Laporan-Keunagan-Toko-Elektronik.png\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter size-full wp-image-5261\" src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Contoh-Laporan-Keunagan-Toko-Elektronik.png\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Contoh-Laporan-Keunagan-Toko-Elektronik.png\" alt=\"Contoh Laporan Keunagan Toko Elektronik\" width=\"680\" height=\"240\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27680%27%20height%3D%27240%27%20viewBox%3D%270%200%20680%20240%27%3E%3Crect%20width%3D%27680%27%20height%3D%27240%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Contoh-Laporan-Keunagan-Toko-Elektronik-300x106.png 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Contoh-Laporan-Keunagan-Toko-Elektronik.png 680w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 680px) 100vw, 680px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Setiap pemilik usaha akan selalu membutuhkan informasi yang akurat tentang keadaan keuangan dan kondisi usahanya, apakah sedang dalam peningkatan, stagnan, atau bahkan merugi. Hal ini semata mata adalah untuk dijadikan sebagai dasar, hal-hal apa sajakah yang perlu dilakukan untuk mengelola usahanya, agar terus berkembang dan semakin maju. Tidak ada seorang pun yang tidak ingin usaha nya bertambah maju hari demi hari bukan? Salah satu dasar untuk pengambilan keputusan agar usaha tetap survive adalah laporan keuangan.<\/p>\n<p><strong>Apakah Laporan Keuangan itu?<\/strong><\/p>\n<p>Laporan keuangan (financial statement) adalah laporan yang menyampaikan informasi tentang keadaan keuangan secara valid kepada pihak-pihak\u00a0 yang berkepentingan.<\/p>\n<p>Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) tujuan laporan keuangan adalah :<\/p>\n<ol>\n<li>Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan.<\/li>\n<li>Untuk memenuhi kebutuhan bersama sebagian besar pemakai informasi termasuk menyediakan informasi yang mungkin dibutuhkan pemakai dalam pengambilan keputusan secara umum yang menggambarkan pengaruh keuangan dari kejadian dimasa lalu.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Siapa sajakah Pengguna Laporan Keuangan itu?<\/strong><\/p>\n<p>Laporan keuangan diperlukan oleh pihak-pihak yang berkepentingan terhadap kinerja perusahaan seperti pemegang saham, pimpinan, investor, pemerintah (kantor pajak), dan sebagainya. Para pengguna laporan keuangan digolongkan menjadi dua yaitu, pihak internal dan pihak eksternal.<\/p>\n<ol>\n<li>Pihak Internal<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pihak internal ialah pihak yang berhubungan langsung dengan operasi perusahaan sehari-hari, misalnya pemimpin perusahaan (manajer). Manajer sebagai pengelola perusahaan dan yang bertanggung jawab atas jalannya perusahaan. Banyaknya jenis data\u00a0 yang dibutuhkan oleh seorang manajer tergantung dari besar kecil perusahaan yang dikelolanya. Informasi ini dibutuhkan oleh manajer untuk mengevaluasi kegiatan usaha yang akan dijalankan.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Pihak Eksternal<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pihak eksternal ialah pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan, tetapi tidak terlibat secara langsung dalam membuat berbagai keputusan dan kebijakan operasional perusahaan. Pihak eksternal diantaranya sebagai berikut, misalnya: investor, kreditor, pemerintah, karyawan, masyarakat, dll.<\/p>\n<p><br \/>\n<strong>Contoh Laporan Keuangan<\/strong><\/p>\n<p>Laporan keuangan menggambarkan kondisi keuangan dan hasil usaha suatu perusahaan pada periode tertentu. Ada beberapa jenis laporan yang biasa dikenal, di antaranya yaitu : Laporan laba\/rugi, Neraca,\u00a0\u00a0\u00a0 Laporan arus kas, dsb<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Laporan laba\/rugi<\/strong> merupakan ikhtisar dari pendapatan dan beban-beban untuk suatu periode tertentu. Bisa dikatakan juga sebagai laporan yang menggambarkan hasil yang diterima perusahaan selama satu periode tertentu serta biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan hasil tersebut. Pendapatan yang diperoleh dikurangi biaya-biaya merupakan laba atau rugi. Bila pendapatan lebih besar daripada biaya berarti laba dan sebaliknya. <em><em>Contoh:<br \/>\n<a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/laba-rugi-toko-elektronik.png\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter size-full wp-image-5112\" src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/laba-rugi-toko-elektronik.png\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/laba-rugi-toko-elektronik.png\" alt=\"laba rugi toko elektronik\" width=\"794\" height=\"1123\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27794%27%20height%3D%271123%27%20viewBox%3D%270%200%20794%201123%27%3E%3Crect%20width%3D%27794%27%20height%3D%271123%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/laba-rugi-toko-elektronik-212x300.png 212w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/laba-rugi-toko-elektronik-724x1024.png 724w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/laba-rugi-toko-elektronik.png 794w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 794px) 100vw, 794px\" \/><\/a><\/em><\/em><\/li>\n<li><strong>Neraca<\/strong> adalah laporan yang menggambarkan posisi keuangan perusahaan pada periode tertentu, dengan menggambarkan posisi harta,utang,dan modal. <em>Contoh :<br \/>\n<a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/neraca-toko-elektronik.png\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter size-full wp-image-5113\" src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/neraca-toko-elektronik.png\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/neraca-toko-elektronik.png\" alt=\"neraca toko elektronik\" width=\"794\" height=\"1123\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27794%27%20height%3D%271123%27%20viewBox%3D%270%200%20794%201123%27%3E%3Crect%20width%3D%27794%27%20height%3D%271123%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/neraca-toko-elektronik-212x300.png 212w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/neraca-toko-elektronik-724x1024.png 724w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/neraca-toko-elektronik.png 794w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 794px) 100vw, 794px\" \/><\/a><\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong>Laporan Arus Kas<\/strong> adalah laporan keuangan yang menyajikan jumlah kas masuk (penerimaan kas) dan jumlah kas keluar (pembayaran kas) selama pe riode tertentu. <em>Contoh :<br \/>\n<a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/arus-kas-toko-elektronik.png\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter size-full wp-image-5114\" src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/arus-kas-toko-elektronik.png\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/arus-kas-toko-elektronik.png\" alt=\"arus kas toko elektronik\" width=\"674\" height=\"833\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27674%27%20height%3D%27833%27%20viewBox%3D%270%200%20674%20833%27%3E%3Crect%20width%3D%27674%27%20height%3D%27833%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/arus-kas-toko-elektronik-243x300.png 243w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/arus-kas-toko-elektronik.png 674w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 674px) 100vw, 674px\" \/><\/a><br \/>\n<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Selain laporan keuangan, untuk toko elektronik ada beberapa laporan penunjang lainnya seperti: laporan stok barang, laporan daftar barang terjual per kelompok produk, laporan hutang usaha, dsb. Tipikal perusahaan yang menjual barang elektronik biasanya juga menggunakan fasilitas nomor serial, untuk memudahkan pengecekan keluar masuk barang sesuai dengan nomor seri barang masing-masing, agar tidak tertukar, mengingat toko elektronik juga seringkali berurusan dengan hal garansi barang sebagai bentuk after sales mereka kepada konsumen. Contoh laporan penunjang lainnya, misalnya seperti gambar di bawah ini:<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/barang-terjual-toko-elektronik.png\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter size-full wp-image-5115\" src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/barang-terjual-toko-elektronik.png\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/barang-terjual-toko-elektronik.png\" alt=\"barang terjual toko elektronik\" width=\"756\" height=\"779\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27756%27%20height%3D%27779%27%20viewBox%3D%270%200%20756%20779%27%3E%3Crect%20width%3D%27756%27%20height%3D%27779%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/barang-terjual-toko-elektronik-291x300.png 291w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/barang-terjual-toko-elektronik.png 756w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 756px) 100vw, 756px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/kartu-stok-toko-elektronik.png\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter size-full wp-image-5116\" src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/kartu-stok-toko-elektronik.png\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/kartu-stok-toko-elektronik.png\" alt=\"kartu stok toko elektronik\" width=\"1123\" height=\"794\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%271123%27%20height%3D%27794%27%20viewBox%3D%270%200%201123%20794%27%3E%3Crect%20width%3D%271123%27%20height%3D%27794%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/kartu-stok-toko-elektronik-211x150.png 211w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/kartu-stok-toko-elektronik-300x212.png 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/kartu-stok-toko-elektronik-1024x724.png 1024w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/kartu-stok-toko-elektronik.png 1123w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 1123px) 100vw, 1123px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/kartu-hutang-toko-elektronik.png\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter size-full wp-image-5117\" src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/kartu-hutang-toko-elektronik.png\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/kartu-hutang-toko-elektronik.png\" alt=\"kartu hutang toko elektronik\" width=\"758\" height=\"509\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27758%27%20height%3D%27509%27%20viewBox%3D%270%200%20758%20509%27%3E%3Crect%20width%3D%27758%27%20height%3D%27509%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/kartu-hutang-toko-elektronik-300x200.png 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/kartu-hutang-toko-elektronik.png 758w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 758px) 100vw, 758px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap pemilik usaha akan selalu membutuhkan informasi yang akurat tentang keadaan keuangan dan kondisi usahanya, apakah sedang dalam peningkatan, stagnan, atau bahkan merugi. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":5261,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[75],"tags":[80,448],"views":25719,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5095"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5095"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5095\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5261"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5095"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5095"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5095"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}