{"id":4871,"date":"2015-04-21T10:09:25","date_gmt":"2015-04-21T03:09:25","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.zahiraccounting.com\/?p=4871"},"modified":"2022-09-12T12:40:01","modified_gmt":"2022-09-12T05:40:01","slug":"5-cara-sederhana-mengelola-laba-usaha","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/5-cara-sederhana-mengelola-laba-usaha\/","title":{"rendered":"5 Cara Sederhana Mengelola Laba Usaha"},"content":{"rendered":"<h2 style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/5-Cara-sederhana-mengelola-laba-usaha-bisnis-anda.png\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter size-full wp-image-4919\" src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/5-Cara-sederhana-mengelola-laba-usaha-bisnis-anda.png\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/5-Cara-sederhana-mengelola-laba-usaha-bisnis-anda.png\" alt=\"5 cara sederhana mengelola laba usaha bisnis anda\" width=\"680\" height=\"240\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27680%27%20height%3D%27240%27%20viewBox%3D%270%200%20680%20240%27%3E%3Crect%20width%3D%27680%27%20height%3D%27240%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/5-Cara-sederhana-mengelola-laba-usaha-bisnis-anda-300x106.png 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/5-Cara-sederhana-mengelola-laba-usaha-bisnis-anda.png 680w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 680px) 100vw, 680px\" \/><\/a><\/h2>\n<h2>5 Cara Sederhana Mengelola Laba Usaha<\/h2>\n<p>Setiap usaha yang dijalankan pasti diiringi dengan upaya dan harapan untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Kita bekerja keras mengembangkan usaha karena kita juga ingin\u00a0 menikmati hasilnya.<\/p>\n<p>Tapi sebagai pengusaha hendaknya kita bisa bersikap bijak dalam mengelola laba usaha yang kita dapatkan.<\/p>\n<p>Berikut adalah 5 cara sederhana untuk mengelola laba usaha:<\/p>\n<ol>\n<li>Menyisihkan 20% dari laba usaha bersih untuk digunakan sebagai investasi atau dana cadangan. Investasi ini bermanfaat untuk kebutuhan operasional usaha dalam jangka waktu panjang, dan hanya digunakan untuk kebutuhan yang benar-benar urgent. Investasi ini dapat berbentuk tabungan, deposito, emas, properti, atau surat berharga.<\/li>\n<li>10% dari laba usaha bersih digunakan untuk pengembangan usaha. Misalnya untuk pengembangan infrastruktur, SDM, sistem IT, atau membuka cabang baru untuk perluasan usaha.<\/li>\n<li>Sebagai reward atas kerja keras kita dalam mengelola bisnis, kita dapat menggunakan 10% dari laba usaha untuk keperluan pribadi dan keluarga.<\/li>\n<li>Sebagai wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian kita terhadap lingkungan, sisihkan 10% dari laba usaha untuk zakat, dana sosial, dan infaq. Dengan demikian, tidak hanya keuntungan material saja yang kita dapatkan, tapi juga keberkahan dalam bisnis yang dijalankan.<\/li>\n<li>Menggunakan 50% dari laba usaha bersih sebagai modal berputar, stok barang, dan operasional usaha.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan menetapkan pembagian persentase laba usaha, maka diharapkan bisnis yang kita jalankan akan semakin berkembang dan memberikan manfaat tidak hanya bagi pengusaha &amp; keluarga itu sendiri, tapi juga pada lingkungan sekitar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>5 Cara Sederhana Mengelola Laba Usaha Setiap usaha yang dijalankan pasti diiringi dengan upaya dan harapan untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Kita bekerja [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":4919,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[39],"tags":[419,211],"views":6612,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4871"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4871"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4871\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4919"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4871"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4871"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4871"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}