{"id":4561,"date":"2015-01-23T10:06:43","date_gmt":"2015-01-23T03:06:43","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.zahiraccounting.com\/?p=4561"},"modified":"2022-09-11T22:21:53","modified_gmt":"2022-09-11T15:21:53","slug":"pembukuan-sederhana-untuk-usaha-kontraktor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/pembukuan-sederhana-untuk-usaha-kontraktor\/","title":{"rendered":"Pembukuan Sederhana Untuk Usaha Kontraktor"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/Pembukuan-sederhana-Untuk-Perusahaan-Kontraktor.png\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter size-full wp-image-4609\" src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/Pembukuan-sederhana-Untuk-Perusahaan-Kontraktor.png\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/Pembukuan-sederhana-Untuk-Perusahaan-Kontraktor.png\" alt=\"Pembukuan Sederhana Untuk Usaha Kontraktor\" width=\"680\" height=\"240\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27680%27%20height%3D%27240%27%20viewBox%3D%270%200%20680%20240%27%3E%3Crect%20width%3D%27680%27%20height%3D%27240%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/Pembukuan-sederhana-Untuk-Perusahaan-Kontraktor-300x106.png 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/Pembukuan-sederhana-Untuk-Perusahaan-Kontraktor.png 680w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 680px) 100vw, 680px\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Pengertian Pembukuan<\/strong><\/p>\n<p>Dalam sistem pencatatan akuntansi manual, setelah Anda membuat jurnal-jurnal transaksi, di setiap akhir periode (atau beberapa hari\u00a0sekali) dilakukan pemasukan nilai-nilai transaksi ke dalam buku besar (posting) untuk masing-masing perkiraan.<\/p>\n<p>Misalnya buku besar kas diisi berdasarkan jurnal transaksi yang melibatkan perkiraan kas. Bentuk akhir dari buku besar akan serupa dengan buku tabungan atau rekening Bank Anda.<\/p>\n<p><strong>Manfaat Pembukuan<\/strong><\/p>\n<p>Adapun manfaat pembukuan di dalam mengelola bidang usaha kontraktor yang anda jalankan :<\/p>\n<ol>\n<li>Alat monitor perkembangan keuangan<\/li>\n<li>Alat pengendalian keuangan<\/li>\n<li>Alat evaluasi terhadap pencapaian tujuan\/sasaran dari setiap kegiatan atau usaha<\/li>\n<li>Alat manajemen dalam pengambilan keputusan<\/li>\n<\/ol>\n<p>Prinsip-prinsip pembukuan;<\/p>\n<ol>\n<li><strong> Sistematis; <\/strong>buku di isi menurut cara-cara tertentu sesuai dengan jenis bukunya.<\/li>\n<li><strong> Kronologis; <\/strong>buku diisi sesuai dengan urutan terjadinya transaksi.<\/li>\n<li><strong> Informatif; <\/strong>dapat dipahami\/ dimengerti oleh semua pihak yang berkepentingan.<\/li>\n<li><strong> Accountable; <\/strong>buku diisi memenuhi kaidah-kaidah atau ketentuan akuntasi. Antara lain : dapat dihitung, dapat dievaluasi, dan dapatdipertanggung jawabkan<\/li>\n<li><strong> Auditable; <\/strong>catatan keuangan dapat diperiksa dengan mudah. Dalam membuat buku-buku kelompok harus mengikuti prinsip-prinsiptersebut diatas agar lengkap, tertib, teratur, benar, dan bermanfaat.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pengertian Perusahaan Kontraktor<\/strong><\/p>\n<p>Perusahaan kontraktor dapat didefinisikan sebagai orang atau badan usaha yang menerima pekerjaan dan menyelenggarakan pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan biaya yang ditetapkan berdasarkan gambar rencana, peratura, dan syarat-syarat yang ditetapkan (Ervianto, 2002).<\/p>\n<p>Dalam operasional perusahaannya, usaha kontraktor dipastikan memerlukan informasi yang berkaitan dengan proyek yang sedang dikerjakan. Diantaranya adalah laporan yang berkaitan dengan :<\/p>\n<ol>\n<li>Pembuatan anggaran proyek<\/li>\n<li>Laporan laba\/rugi proyek<\/li>\n<li>Hutang dan Piutang Usaha<\/li>\n<li>Asset<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Pembukuan Dalam sistem pencatatan akuntansi manual, setelah Anda membuat jurnal-jurnal transaksi, di setiap akhir periode (atau beberapa hari\u00a0sekali) dilakukan pemasukan nilai-nilai transaksi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":4609,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[75],"tags":[370,131,371,193],"views":3239,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4561"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4561"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4561\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4609"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4561"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4561"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4561"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}