{"id":23799,"date":"2023-04-03T01:32:39","date_gmt":"2023-04-02T18:32:39","guid":{"rendered":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/?p=23799"},"modified":"2023-04-28T01:35:17","modified_gmt":"2023-04-27T18:35:17","slug":"rumus-menghitung-total-biaya-tetap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/rumus-menghitung-total-biaya-tetap\/","title":{"rendered":"Rumus Menghitung Total Biaya Tetap untuk Mengetahui Profitabilitas Bisnis"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus menghitung total biaya tetap adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan mereka yang bertugas untuk membuat laporan keuangan pada sebuah kantor perusahaan. Namun tahukah Anda bahwa rumus perhitungan tersebut juga menjadi salah satu cara mudah untuk mengetahui seberapa tinggi profitabilitas pada bisnis yang sedang ditekuni.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam artikel berikut, akan diulas tentang beberapa jenis pembiayaan dan perhitungannya dalam bisnis.<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengenal Biaya Tetap dan Biaya Variabel<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah perusahaan harus menentukan biaya total yang dilakukan ketika menentukan harga produk dan layanan. Hal tersebut menjadi bagian penting dari sebuah proses pengambilan keputusan oleh perusahaan yang mana berperan untuk memastikan bahwa harga produk yang ditetapkan sudah tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika harga produk sudah tepat maka seharusnya bisa menutup biaya variabel dan biaya tetap yang ada pada operasional perusahaan sehingga bisa mendapatkan margin keuntungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka diketahui bahwa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rumus menghitung total biaya tetap adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa memberikan bantuan pada perusahaan untuk mengetahui berapa jumlah total pengeluaran yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasional pada perusahaan. Lalu apa yang disebut biaya tetap dan biaya variabel yang ada dalam operasional perusahaan? Berikut penjelasan lengkapnya.<\/span><\/p>\n<h3><b>Biaya Tetap<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya tetap adalah jenis pengeluaran wajib yang dimiliki oleh perusahaan bagaimanapun kondisi perusahaan tersebut. Dalam artian, biaya tetap akan dikeluarkan meski perusahaan tak sedang melakukan aktivitas atau bahkan ketika melakukan produksi dalam jumlah yang sangat banyak sekalipun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka besaran biaya tetap akan selalu bisa diprediksi karena akan selalu sama, tak terpengaruh oleh ada atau tidaknya aktivitas bisnis atau seberapa pun jumlah yang sedang diproduksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun contoh biaya tetap yang dikeluarkan oleh perusahaan adalah sebagai berikut :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Aset perusahaan seperti properti<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Biaya sewa gedung<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Pajak properti perusahaan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Beban bunga pinjaman<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Dana asuransi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Gaji karyawan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Pembelian mesin berat<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Tagihan operasional rutin seperti listrik, air dan internet<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Biaya penyusutan pada aset yang berwujud<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Dan berbagai biaya tetap lainnya dalam operasional perusahaan<\/span><\/p>\n<h3><b>Biaya Variabel<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya variabel dalam perusahaan merupakan kebalikan dari biaya tetap. Yang artinya, biaya variabel adalah jenis biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan namun memiliki sifat dinamis karena selalu menyesuaikan dengan kondisi bisnis yang sedang berlangsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, sudah bisa diperkirakan bahwa jumlah biaya variabel pastinya akan berubah yang ditentukan dengan adanya faktor peningkatan atau penurunan jumlah produksi sekaligus penjualan yang dilakukan perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun contoh untuk biaya variabel adalah sebagai berikut :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Biaya distribusi produk<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Komisi penjualan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Biaya overhead produksi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Biaya untuk tenaga kerja harian<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Biaya lembur tenaga kerja<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Biaya bahan baku produksi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Biaya alat produksi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Biaya untuk komisi pada keberhasilan penjualan produk<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Dan biaya lainnya<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu bagaimana jika ada perhitungan per unit produk yang dihasilkan atau per aktivitas yang dilakukan perusahaan? Perlu dipahami terlebih dahulu bahwa biaya tetap dan unit yang diproduksi atau yang melakukan aktivitas akan memiliki hubungan yang terbalik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam artian, semakin banyak unit yang diproduksi atau aktivitas yang dilakukan perusahaan, maka biaya tetap per unit atau per aktivitas perusahaan pun akan semakin kecil jumlah biayanya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Rumus Menghitung Total Biaya Tetap<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian barulah kita sampai pada <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rumus menghitung total biaya tetap adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menjadi jumlah keseluruhan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan ketika memproduksi barang dan jasa pada skala output tertentu. Untuk menghitung nilai dari total biaya adalah dengan menggunakan rumus penjumlahan semua biaya tetap dan biaya variabel pada operasional perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu apa kegunaan dari diperolehnya biaya total dari rumus tersebut? Umumnya jumlah biaya total akan digunakan oleh perusahaan untuk mengetahui biaya rata-rata dan biaya marjinal pada sebuah perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Biaya rata-rata adalah biaya yang didapatkan dengan membagi biaya total dengan jumlah unit yang diproduksi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Biaya marjinal adalah jumlah peningkatan total biaya yang dibutuhkan untuk melakukan produksi pada unit tersebut<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan membutuhkan informasi tentang berapa biaya total yang dibutuhkan untuk memproduksi satu unit produk barang atau jasa dalam perusahaan tersebut. Tujuannya adalah untuk bisa menentukan harga yang sesuai dan lebih tepat yang bisa menghindarkan perusahaan dari kerugian akibat melakukan penjualan produk di bawah harga modal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus menghitung total biaya tetap adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan persamaan akuntansi yang menunjukkan biaya per unit dari produk yang sudah diproduksi perusahaan. Dalam hal ini biaya total akan dihitung dengan menggunakan rumus total biaya dengan dua variabel yaitu total biaya produksi dan jumlah volume barang atau jasa yang diproduksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, mengetahui bagaimana struktur biaya total dalam sebuah perusahaan dengan baik menjadi hal yang penting untuk tujuan perencanaan sekaligus melakukan anggaran produksi akhir perusahaan. Namun selama biaya tetap dan biaya variabel bisa diketahui dengan baik maka untuk menentukan jumlah biaya total menjadi hal yang terbilang mudah untuk dilakukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus menghitung total biaya tetap adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan menambahkan semua biaya tetap yang dikeluarkan oleh perusahaan. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara menambahkan semua biaya yang berkaitan dengan gaji karyawan, sewa, listrik, peralatan dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya ketika perusahaan memiliki rincian biaya tetap sebagai berikut :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Biaya sewa gedung = Rp.15 juta\/bulan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Biaya gaji karyawan = Rp.10 juta\/bulan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Biaya listrik \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 = Rp. 5 juta\/ bulan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka total biaya tetap per bulan adalah Rp.30 juta<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan bisa menghitung total biaya tetap untuk jangka waktu tertentu seperti misalnya per tahunnya dengan mengalikan jumlah biaya tetap per bulan dengan jumlah bulan pada jangka waktu tersebut. Misalnya untuk jumlah total biaya tetap per tahunnya adalah Rp.30 juta x 12 = Rp 360 juta \/tahun<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghitung biaya total juga bisa menjadi lebih sulit terutama jika ada banyak variabel biaya yang ikut masuk ke dalam perhitungan seperti misalnya biaya distribusi, biaya simpan, biaya pajak dan cukai dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Keuntungan Menghitung Total Biaya Tetap Pada Perusahaan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menggunakan rumus perhitungan di atas, ternyata bisa memberikan banyak keuntungan pada perusahaan yang dilihat dari berbagai sudut pandang. Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang bisa diperoleh jika sebuah perusahaan bisa mengetahui jumlah total biaya tetapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan gambaran yang jelas dan mudah dipahami mengenai menguntungkan atau tidak bisnis yang sedang dijalankan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengukur dan melacak margin profitabilitas perusahaan dengan cepat dan tepat<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Membantu pihak manajemen perusahaan untuk menentukan apakah bisnis harus mendapatkan tinjauan pada strategi harga serta penjualan yang sudah dilakukan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi sebuah sarana pembanding yang mudah digunakan dan membantu untuk bisa melakukan evaluasi pada kinerja bisnis perusahaan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Membantu perusahaan mengetahui posisinya di pasar bisnis sekaligus mempermudahnya untuk melakukan pengambilan keputusan terkait menurunkan atau menaikkan harga sesuai dengan data dan informasi yang diperoleh<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Berfungsi sebagai pengendali dari komponen produksi yang terdapat pada proses manufaktur atau alat yang digunakan untuk bernegosiasi dengan supplier bahan baku<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memberikan transparansi biaya pada vendor atau pihak lainnya yang melakukan kerja sama dengan perusahaan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekian ulasan tentang bagaimana cara menghitung total biaya tetap dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rumus menghitung total biaya tetap adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki manfaat yang sangat besar untuk operasional perusahaan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rumus menghitung total biaya tetap adalah salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan mereka yang bertugas untuk membuat laporan keuangan pada sebuah kantor perusahaan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":82,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[74],"tags":[],"views":92,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23799"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/82"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23799"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23799\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23799"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23799"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23799"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}