{"id":21757,"date":"2022-03-15T20:08:34","date_gmt":"2022-03-15T13:08:34","guid":{"rendered":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/?p=21757"},"modified":"2022-03-19T09:01:17","modified_gmt":"2022-03-19T02:01:17","slug":"pengertian-agile-leadership","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/pengertian-agile-leadership\/","title":{"rendered":"Agile Leadership: Definisi dan Kompetensi yang Dibutuhkan"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-21758 size-full\" src=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/apa-itu-agile-leadership.webp\" data-orig-src=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/apa-itu-agile-leadership.webp\" alt=\"mengenal agile leadership\" width=\"600\" height=\"300\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27600%27%20height%3D%27300%27%20viewBox%3D%270%200%20600%20300%27%3E%3Crect%20width%3D%27600%27%20height%3D%27300%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/apa-itu-agile-leadership-200x100.webp 200w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/apa-itu-agile-leadership-300x150.webp 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/apa-itu-agile-leadership-400x200.webp 400w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/apa-itu-agile-leadership.webp 600w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Pada saat ini kita sudah memasuki era kehidupan yang mana penuh dengan tekanan dan tantangan. Untuk menghadapi fenomena saat ini, maka bisnis harus menerapkan agile leadership.<\/p>\n<p>Bagi sebagian orang istilah <em><strong>agile leadership<\/strong><\/em> mungkin menjadi barang baru. Padahal ilmu tentang ini sudah cukup lama diterapkan, bahkan oleh perusahaan-perusahaan besar.<\/p>\n<p>Lantas, apa itu agile leadership? Dan kenapa hal ini menjadi penting untuk diadopsi oleh bisnis dalam menghadapi iklim bisnis yang begitu cepat berubah.<\/p>\n<h2>Apa itu Agile Leadership?<\/h2>\n<p>Secara umum, Agile Leadership merupakan gaya kepemimpinan yang mampu untuk mengontrol organisasi secara adaptif, produktif, bisa tetap unggul dalam segala situasi dan kondisi.<\/p>\n<p>Kepemimpinan yang tangkas dan lincah ini sangat mengutamakan kolaborasi daripada hanya memberikan perintah dan tidak hanya berpangku pada solusi.<\/p>\n<p>Dikatakan sebagai pemimpin yang agile adalah pemimpin yang memiliki banyak variabel istimewa, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Pemimpin yang fleksibel<\/li>\n<li>Dapat membangun tim<\/li>\n<li>Berkompeten menjadi pemimpin<\/li>\n<li>Memiliki kelincahan dalam berbagai sudut pandang<\/li>\n<li>Dapat beradaptasi di semua kondisi<\/li>\n<li>Dapat cepat tanggap untuk menangani berbagai kesulitan ataupun peluang yang datang<\/li>\n<\/ul>\n<p>Terkait dengan pentingnya agile leadership ini, terdapat studi lintas industri global yang sudah disampaikan dalam laporan <strong>Project Management Institute<\/strong> (2017).<\/p>\n<p>Dalam laporan tersebut menyatakan bahwa 92% eksekutif senior menyatakan agility dalam organisasi adalah kunci untuk kinerja bisnis.<\/p>\n<p>Bahkan studi global lainnya menyatakan bahkan lebih dari 1000 pemimpin bisnis di berbagai industri mengatakan agility adalah karakteristik yang harus dimiliki pemimpin dan karyawan dalam lingkungan bisnis yang kompetitif.<\/p>\n<h2>Kenapa Agile Leadership Itu Penting Diterapkan Saat Iklim Bisnis Cepat Berubah?<\/h2>\n<p>Perubahan yang sedemikian cepat dan kompleks membuat kita harus cepat tanggap dalam mengambil sebuah keputusan.<\/p>\n<p>Hal tersebut juga berlaku dalam dunia bisnis maupun organisasi.<\/p>\n<p>Perusahaan dituntut untuk lebih cepat untuk beradaptasi, aktif, fleksibel, dan kolaboratif dengan berbagai macam perubahan.<\/p>\n<p>Dengan demikian, sebuah bisnis dapat tetap bertahan dan tetap meningkat di tengah ketatnya persaingan.<\/p>\n<p>Peristiwa yang terjadi sangat cepat ini disebut dengan fenomena <strong>VUCA<\/strong>.<\/p>\n<p>Istilah ini pertama kali diciptakan oleh<strong> Warren Bennis<\/strong> dan <strong>Burt Nanus<\/strong>. Mereka adalah seorang pakar ilmu bisnis dan kepemimpinan yang berasal dari Amerika.<\/p>\n<p>Apa yang dimaksud dengan VUCA?<\/p>\n<p>VUCA merupakan singkatan dari:<\/p>\n<ul>\n<li>Volatility (gejolak atau volatilitas)<\/li>\n<li>Uncertainty (ketidakpastian)<\/li>\n<li>Complexity (kompleksitas), dan<\/li>\n<li>Ambiguity (ambiguitas)<\/li>\n<\/ul>\n<p>VUCA sendiri menjadi tantangan yang pastinya akan dihadapi oleh setiap pemimpin perusahaan atau organisasi.<\/p>\n<p>Terlebih lagi, dengan adanya pandemi Covid-19 saat ini membuat fenomena VUCA semakin meningkat drastis.<\/p>\n<p>Setiap pemimpin perusahaan harus lebih cepat beradaptasi dan gesit untuk menangani bisnis mereka agar tetap bisa bertahan di tengah kondisi perubahan lingkungan yang kuat.<\/p>\n<p>Menurut <strong>American Management Association<\/strong>, setiap perusahaan yang memiliki tingkat gesit yang tinggi akan lebih memungkinkan untuk mendapatkan profit yang lebih tinggi dan begitu pula sebaliknya.<\/p>\n<p>Suksesnya perusahaan atau organisasi tidak lepas dari pengaruhnya seorang <a href=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/rahasia-menjadi-pemimpin-visioner\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pemimpin hebat<\/a> di dalamnya.<\/p>\n<p>Gaya kepemimpinan Agile Leadership sangat dibutuhkan oleh perusahaan dan organisasi saat ini guna melaksanakan tugas dan fungsi yang efektif dalam kecepatan untuk mengambil keputusan.<\/p>\n<h2>Apa Perbedaan Agile Leadership Dengan Kepemimpinan Tradisional?<\/h2>\n<p>Kepemimpinan tradisional membuat prediksi dan perencanaan dalam jangka panjang, sedangkan kepemimpinan agile leadership fokus untuk penyediaan visi misi dan strategi organisasi.<\/p>\n<p>Manajemen yang modern tidak akan mengontrol pekerjaan dan penugasan, tetapi membina tim untuk bekerja secara mandiri.<\/p>\n<p>Agile Leadership akan membiarkan untuk mendekati masalah dan diharapkan untuk mencari solusi yang tepat, sehingga pemecahan masalah tidak harus lagi sampai ke pusat.<\/p>\n<p>Begitu pula dalam mendapatkan informasi, pimpinan yang agile pastinya akan lebih aktif untuk mendekati sumber informasi. Tidak hanya pasif dan menunggu laporan.<\/p>\n<h2>4 Kompetensi yang Harus Dimiliki Oleh Agile Leader<\/h2>\n<p>Untuk menerapkan agile leadership dibutuhkan beberapa syarat kompetensi yang harus dimiliki. Dengan adanya kompetisi pendukung ini, maka pelaksanaan agile leadership dapat berjalan lebih baik.<\/p>\n<p>Berikut merupakan kompetensi dasar untuk menjadi agile leader.<\/p>\n<h3>1. Humility<\/h3>\n<p>Pemimpin yang agile akan memahami bahwa mereka bukan merupakan seseorang yang ahli dan mampu untuk menyelesaikan persoalan yang kompleks.<\/p>\n<p>Mereka juga menyadari bahwa memiliki kelemahan, sehingga mereka bersedia untuk mendengarkan orang lain dan menghargai feedback.<\/p>\n<h3>2. Adaptability<\/h3>\n<p>Dengan adanya perubahan yang sangat cepat, pemimpin yang agile tentunya tidak akan menghindari perubahan yang terjadi.<\/p>\n<p>Mereka akan bersikap fleksibel dan cepat untuk menyesuaikan diri dengan perubahan. Selain itu, mereka juga akan sangat terbuka dengan perubahan keputusan berdasarkan riset terbaru.<\/p>\n<h3>3. Visionary<\/h3>\n<p>Seperti yang kita ketahui bahwa pemimpin yang agile menyediakan visi dan memotivasi orang-orang di sekitarnya untuk bersama-sama mewujudkan visi tersebut.<\/p>\n<p>Selain itu, mereka juga akan menginspirasi dan membangun kolaborasi dalam tujuan yang sama.<\/p>\n<h3>4. Engagement<\/h3>\n<p>Ketika menjadi pemimpin yang agile, kita harus terlibat langsung dengan stakeholder internal, eksternal, karyawan, hingga pelanggan.<\/p>\n<p>Hal tersebut dapat membantu mereka untuk memahami apa yang sedang terjadi.<\/p>\n<p>Selain itu juga dapat membantu untuk membangun komunikasi yang lebih luas untuk mewujudkan ide-ide inspiratif dari mereka.<\/p>\n<h2>3 Perilaku Penanda Anda Seorang Agile Leader<\/h2>\n<p>Untuk mengetahui apakah kita adalah seorang pemimpin yang agile atau tidak, kita harus bercermin apakah kita memiliki perilaku agile leader dalam diri kita.<\/p>\n<p>Dikatakan seorang agile leader jika kita mampu menunjukkan tiga perilaku penting ini, yaitu:<\/p>\n<h3>1. Hyperawareness<\/h3>\n<p>Tentunya pemimpin agile selalu memantau kondisi perubahan-perubahan yang terjadi di pasar, teknologi digital, dan kebutuhan pelanggan.<\/p>\n<p>Mereka akan berinvestasi secara khusus kepada sumber daya untuk mengakses informasi terbaru secara real time setiap saat.<\/p>\n<h3>2. Mengambil Keputusan Berdasarkan Data<\/h3>\n<p>Pemimpin yang bijak pastinya akan mengabaikan pengambilan keputusan berdasarkan intuisi dan lebih percaya dengan kekuatan informasi data yang didapat.<\/p>\n<p>Pemimpin yang agile, mereka akan mengolah dan menganalisis data sebagai dasar untuk pengambilan keputusan.<\/p>\n<h3>3. Eksekusi Cepat<\/h3>\n<p>Kecepatan dan ketepatan menjadi prioritas bagi setiap pemimpin yang agile dan mudah untuk beradaptasi terhadap perubahan.<\/p>\n<p>Mereka akan menganalisis informasi, mengambil keputusan, dan mengeksekusinya dengan cepat walaupun situasi dan kondisi sedang dalam kesulitan.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Pemimpin yang agile pastinya lincah, sehingga dapat cepat tanggap dan bergerak lebih cepat menangani masalah dan perubahan yang cepat.<\/p>\n<p>Tipe pemimpin seperti ini dapat dengan mudah untuk melihat peluang dan berpotensi menghasilkan keuntungan dan sesegera mungkin akan melakukan perubahan.<\/p>\n<p>Namun, walaupun memiliki sifat tersebut, pemimpin yang agile tetap mampu untuk memberikan ruang gerak bagi anggota tim mereka.<\/p>\n<p>Sifat inilah yang membuat pemimpin agile terlihat <em>out of the box<\/em> dan lebih menarik perhatian.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada saat ini kita sudah memasuki era kehidupan yang mana penuh dengan tekanan dan tantangan. Untuk menghadapi fenomena saat ini, maka bisnis harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":104,"featured_media":21758,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"views":1596,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21757"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/104"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21757"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21757\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21758"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21757"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21757"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21757"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}