{"id":21603,"date":"2022-02-09T15:09:08","date_gmt":"2022-02-09T08:09:08","guid":{"rendered":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/?p=21603"},"modified":"2022-02-09T15:09:08","modified_gmt":"2022-02-09T08:09:08","slug":"steve-jobs-bill-gates-apple","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/steve-jobs-bill-gates-apple\/","title":{"rendered":"Bill Gates Selamatkan Apple dari Kebangkrutan, Ini Ceritanya"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-21606 size-full\" src=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/bill-gates.jpg\" data-orig-src=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/bill-gates.jpg\" alt=\"Steve Jobs dan Bill Gates\" width=\"600\" height=\"300\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27600%27%20height%3D%27300%27%20viewBox%3D%270%200%20600%20300%27%3E%3Crect%20width%3D%27600%27%20height%3D%27300%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/bill-gates-200x100.jpg 200w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/bill-gates-300x150.jpg 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/bill-gates-400x200.jpg 400w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/bill-gates.jpg 600w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Tahukah Anda, bahwa iPhone yang kini Anda genggam mungkin tidak akan pernah ada jika bukan karena kesepakatan Steve Jobs dan Bill Gates dari Microsoft?<\/p>\n<p>Iya benar, produk-produk Apple yang begitu eksis di zaman sekarang nyatanya pernah nyaris bangkrut.<\/p>\n<p>Bagaimana mungkin hal tersebut bisa terjadi?<\/p>\n<p>Peristiwa besar ini bermula pada pertengahan tahun 1997. Kala itu, Steve Jobs yang menjabat sebagai CEO Apple menjalin kesepakatan dengan Bill Gates untuk menyelamatkan Apple dari kebangkrutan.<\/p>\n<p>Penasaran dengan cerita selengkapnya? Mari simak kilas balik kisah Bill Gates dan Apple di tahun 1997 berikut ini.<\/p>\n<h2>Persaingan Apple dan Microsoft<\/h2>\n<p>Pada awalnya, kedua perusahaan ini memiliki tujuan yang berbeda.<\/p>\n<p>Apple yang fokus menciptakan komputer, sedangkan Microsoft bertujuan untuk menghasilkan software (perangkat lunak).<\/p>\n<p>Namun, seiring berjalannya waktu, terjadi persaingan di antara keduanya, terutama pada kurun waktu 1980 hingga 1990-an.<\/p>\n<p>Persaingan itu tampak jelas mulai dari adu strategi bisnis, produk, periklanan dan bahkan hingga ke ranah pengadilan.<\/p>\n<p>Tepatnya pada 1988, Apple melayangkan gugatan ke pengadilan atas pelanggaran hak cipta yang dituduhkan kepada Microsoft.<\/p>\n<p>Apple menuding bahwa Microsoft telah meniru dan menggunakan elemen GUI di sistem operasi Windows.<\/p>\n<p>Namun, pengadilan setempat memutuskan untuk memenangkan Microsoft.<\/p>\n<p>Apple pun tak tinggal diam dengan mengajukan banding. Proses ini tetap berlanjut hingga 1998.<\/p>\n<h2>Kisah Bill Gates dan Apple<\/h2>\n<p>Pada tahun 1997, Steve Jobs kembali menempati posisi sebagai CEO Apple setelah sebelumnya diduduki oleh Gil Amelio.<\/p>\n<p>Kembalinya Steve Jobs ternyata telah disambut dengan permasalahan keuangan yang hampir membuat perusahaan mengalami kebangkrutan.<\/p>\n<p>Pasalnya, pada akhir Juli 1997, Apple hanya memiliki kurang dari 90 hari cadangan uang di bank dan nilai perusahaan kurang dari $3 miliar.<\/p>\n<p>Lantas, apa yang seorang Steve Jobs lakukan?<\/p>\n<p>Tentu saja, sebagai icon dan pendiri Apple, Steve Jobs memiliki berbagai rencana hebat.<\/p>\n<p>Beberapa tindakan yang diambil adalah membatalkan Newton, Cyberborg, dan berbagai produk lainnya.<\/p>\n<p>Selain itu, Steve Jobs juga membuat keputusan yang paling mengejutkan.<\/p>\n<p>Dia menjalin kesepakatan dengan Bill Gates dan Microsoft yang notabene merupakan pesaing Apple pada saat itu.<\/p>\n<p>Bill Gates membeli saham Apple sebesar $150 juta tanpa hak suara di perusahaan. Ini artinya, investasi tersebut murni pendanaan.<\/p>\n<p>Sebagai imbalannya, Apple akhirnya juga memutuskan untuk membatalkan gugatannya terhadap Microsoft.<\/p>\n<p>Hal lain yang juga termasuk dalam kesepakatan ini adalah Bill Gates yang berjanji untuk mendukung Apple dengan produk Microsoft Office.<\/p>\n<p>Selain itu, Internet Explorer pun yang menjadi default browser di komputer Mac.<\/p>\n<h2>Setelah Kesepakatan Apple dan Microsoft<\/h2>\n<p>Tindakan dari kedua perusahaan teknologi tersebut ternyata membuahkan hasil.<\/p>\n<p>Saham dan keuangan Apple jauh lebih stabil. Selain itu, Apple pun dapat meluncurkan iMac yang menjadi produk tersukses di pasaran.<\/p>\n<p>Tak berhenti sampai di situ, Apple pun terus menapaki jalan suksesnya dengan menghadirkan berbagai produk unggulan, seperti iPod, iPhone, iPad.<\/p>\n<p>Kini, Apple telah menjelma menjadi perusahaan terbesar di dunia dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai $2,9 triliun.<\/p>\n<h2>Pelajaran Hidup dari Steve Jobs dan Bill Gates<\/h2>\n<p>Hingga akhir hayatnya, Steve Jobs tetap memimpin perusahaan Apple sebagai CEO dan mundur pada Agustus 2011 karena mengalami masalah dengan kesehatan. Dia meninggal dua bulan setelahnya.<\/p>\n<p>Sedangkan Bill Gates memutuskan untuk melepaskan jabatan CEO Microsoft sejak tahun 2000.<\/p>\n<p>Kemudian dia secara resmi mengundurkan diri dari perusahaan pada 2006 dan menyibukkan dirinya dengan aktivitas filantropi.<\/p>\n<p>Kedua founder hebat ini telah membuat kesepakatan yang bijaksana hingga akhirnya mampu menciptakan kemajuan teknologi seperti sekarang ini.<\/p>\n<p>Dari mereka juga banyak orang yang akhirnya mendapatkan perspektif baru mengenai makna kompetisi.<\/p>\n<p>Di majalah kenamaan Time pada 1997, Steve Jobs menghiasi sampul majalah tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada Bill Gates.<\/p>\n<p>Begitu pula Bill Gates yang pada suatu kesempatan berujar bahwa sebenarnya tidak ada perdamaian yang perlu mereka berdua ciptakan.<\/p>\n<p>Karena sejatinya mereka tidak sedang berperang.<\/p>\n<p>Steve Jobs dan Bill Gates sama-sama menciptakan produk terbaik mereka.<\/p>\n<p>Melalui kisah Bill Gates dan Apple ini, kita belajar bahwa persaingan merupakan suatu hal yang positif ketika mampu menghasilkan produk terbaik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda, bahwa iPhone yang kini Anda genggam mungkin tidak akan pernah ada jika bukan karena kesepakatan Steve Jobs dan Bill Gates dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":100,"featured_media":21606,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[76],"tags":[],"views":501,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21603"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/100"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21603"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21603\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21606"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21603"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21603"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21603"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}