{"id":21504,"date":"2022-01-28T17:05:19","date_gmt":"2022-01-28T10:05:19","guid":{"rendered":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/?p=21504"},"modified":"2023-07-08T14:36:44","modified_gmt":"2023-07-08T07:36:44","slug":"inspirasi-bisnis-kisah-canva-melanie-perkins","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/inspirasi-bisnis-kisah-canva-melanie-perkins\/","title":{"rendered":"Inspirasi Bisnis: Kisah Sukses Canva dan Melanie Perkins"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-21550 size-fusion-600\" src=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/inspirasi-bisnis-kisah-canva-600x315.jpg\" data-orig-src=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/inspirasi-bisnis-kisah-canva-600x315.jpg\" alt=\"Inspirasi Bisnis Kisah Sukses Canva dan Melanie Perkins\" width=\"600\" height=\"315\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27600%27%20height%3D%27315%27%20viewBox%3D%270%200%20600%20315%27%3E%3Crect%20width%3D%27600%27%20height%3D%27315%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/inspirasi-bisnis-kisah-canva-200x105.jpg 200w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/inspirasi-bisnis-kisah-canva-300x158.jpg 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/inspirasi-bisnis-kisah-canva-400x210.jpg 400w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/inspirasi-bisnis-kisah-canva-600x315.jpg 600w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/inspirasi-bisnis-kisah-canva-768x403.jpg 768w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/inspirasi-bisnis-kisah-canva.jpg 800w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Di era digital seperti sekarang ini, siapa yang tidak mengenal aplikasi <strong>Canva<\/strong>?<\/p>\n<p>Atau mungkin Anda termasuk salah satu penggunanya? Hal yang sangat wajar jika Canva menjadi aplikasi yang begitu populer.<\/p>\n<p>Pasalnya, Canva merupakan aplikasi desain yang sangat mudah digunakan, terutama untuk pemula yang tidak memiliki latar belakang desain grafis.<\/p>\n<p>Namun, tahukah Anda bahwa sebelum mencapai kesuksesan, ternyata <strong>Melanie Perkins<\/strong> yang merupakan pendiri Canva pernah ditolak oleh lebih dari 100 investor?<\/p>\n<p>Bagaimana bisa hal itu terjadi? Untuk menjawabnya, mari simak kisahnya berikut ini.<\/p>\n<h2>Sejarah Canva<\/h2>\n<p>Aplikasi Canva adalah alat bantu desain yang diluncurkan pertama kali pada tahun 2013 dan menjadi salah satu platform desain yang paling populer di dunia.<\/p>\n<p>Terbukti dengan jumlah pengguna aktif setiap bulan yang mencapai lebih dari 60 juta dan 7 miliar karya desain yang telah tercipta.<\/p>\n<p>Selain itu, Canva juga telah hadir di 190 negara dengan lebih dari 100 bahasa yang tersedia. Canva menyediakan banyak template, foto, dan icons yang mudah digunakan.<\/p>\n<p>Untuk mengakses aplikasi ini, bisa menggunakan website maupun mengunduhnya di apps store.<\/p>\n<p>Canva juga menyediakan akses gratis dan juga berbayar berupa Canva Pro.<\/p>\n<p>Canva versi premium ini memungkinkan penggunanya untuk mengakses seluruh media dan fitur yang lebih lengkap dan tanpa batas.<\/p>\n<p>Aplikasi ini mengusung misi yang mulia yaitu memberdayakan dunia untuk mendesain.<\/p>\n<p>Hal ini tidak terlepas dari permasalahan bahwa banyak orang yang kesulitan mendesain. Dikarenakan kerumitan dalam mengoperasikan alat bantu desain seperti Adobe dan Photoshop.<\/p>\n<p>Selain fitur-fitur yang cukup kompleks, kedua alat desain tersebut juga mematok biaya yang tidak murah.<\/p>\n<p>Maka dari itu, Melanie Perkins mencari solusi dengan menciptakan platform yang memudahkan semua orang di dunia yang ingin mendesain apa pun yang mereka inginkan.<\/p>\n<h2>Perjalanan Karir Pendiri Canva Melanie Perkins<\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter size-full wp-image-24133\" src=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Penyusutan-9.png\" data-orig-src=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Penyusutan-9.png\" alt=\"Inspirasi Bisnis Kisah Sukses Canva dan Melanie Perkins\" width=\"683\" height=\"384\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27683%27%20height%3D%27384%27%20viewBox%3D%270%200%20683%20384%27%3E%3Crect%20width%3D%27683%27%20height%3D%27384%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Penyusutan-9-200x112.png 200w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Penyusutan-9-300x169.png 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Penyusutan-9-400x225.png 400w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Penyusutan-9-600x337.png 600w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Penyusutan-9.png 683w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 683px) 100vw, 683px\" \/><\/p>\n<p>Selain <a href=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/pelajaran-bisnis-penting-dari-steve-jobs-pendiri-apple\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Steve Jobs<\/a> dan <a href=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/steve-jobs-bill-gates-apple\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bill Gates<\/a>, CEO Canva yaitu Melanie Perkins adalah sosok inspiratif yang pantas untuk dikagumi dan diteladani.<\/p>\n<p>Melanie Perkins merupakan putri dari seorang insinyur Malaysia keturunan Filipina-Sri Langka dengan ibu kelahiran Australia yang berprofesi sebagai seorang guru.<\/p>\n<p>Perempuan hebat di balik kesuksesan Canv ini memutuskan untuk menekuni jurusan Komunikasi, Psikologi, dan Perdagangan di University of Wetern Australia.<\/p>\n<p>Di sinilah ide menciptakan alat bantu desain ini tercetus.<\/p>\n<p>Bersama dengan <strong>Cliff Obrecht<\/strong>, Melanie Perkins yang masih berusia 19 tahun mampu menciptakan <strong>Fusion Books<\/strong> yang merupakan platform desain buku tahunan sekolah.<\/p>\n<p>Perkembangan dan pertumbuhan Fussion Books pun sangat pesat di Australia bahkan mampu menjangkau pasar sampai ke Perancis.<\/p>\n<p>Hingga akhirnya, Melanie Perkins dan Cliff Obrecht membangun aplikasi Canva pada tahun 2012.<\/p>\n<p>Dan kisah perjalanan Canva pun dimulai.<\/p>\n<p>Tentu saja, untuk membangun sebuah industri teknologi seperti ini membutuhkan investasi yang tidak sedikit.<\/p>\n<p>Namun sayangnya, dengan tinggal di Australia membuat Melanie kesulitan untuk menemukan investor.<\/p>\n<p>Melanie memutuskan untuk menuju San Franisisco dengan tujuan mencari pendanaan demi mewujudkan Canva pada saat itu.<\/p>\n<p>Namun sayangnya, pengajuan proposal pendanaan tersebut ditolak oleh lebih dari 100 investor.<\/p>\n<p>Berkat perjuangan dan tekad yang kuat, Melanie akhirnya menemukan peluang saat investor ternama Bill Tai berkunjung ke Perth untuk memberikan penilaian pada kompetisi startup di sana.<\/p>\n<p>Namun, Bill Tai tidak menerima pengajuan pendanaan.<\/p>\n<p>Meskipun demikian, melalui dialah Melanie dan Cliff Obrecht sering menghadiri berbagai undangan dan dapat bertemu dengan mantan eksekutif Google, yaitu Cameron Adams.<\/p>\n<p>Canva akhirnya berhasil mengumpulkan dana sebanyak $3,6 juta dari investor top di Australia.<\/p>\n<p>Bahkan mampu menarik perhatian dua bintang Hollywood, yaitu <strong>Woody Harrelson<\/strong> dan <strong>Owen Wilson<\/strong> untuk turut serta berinvestasi.<\/p>\n<p>Secara resmi, setelah Canva diluncurkan kemudian menunjuk:<\/p>\n<ul>\n<li>Melanie Perkins untuk menjadi CEO<\/li>\n<li>Cliff Obrect sebagai COO<\/li>\n<li>Cameron Adams menempati posisi CPO<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Timeline Kisah Perjalanan Sukses Canva dan Melanie Perkins<\/h2>\n<p>Adapun timeline perjalanan Canva secara garis besar adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>16 Juni 2012: Melanie Perkins, Cliff Obrecht, dan Cameron Adams meluncurkan Canva di Australia.<\/li>\n<li>3 Maret 2013: Canva mengumpulkan pendanaan putaran awal $3,6 juta dari investor top Australia dan AS, termasuk Matrix Partners, InterWest Partners, dan 500 Startup.<\/li>\n<li>1 Jan 2014: Canva mencapai 150.000 pengguna<\/li>\n<li>1 April 2014: Guy Kawasaki, mantan Chief Evangelist Apple bergabung dengan Canva sebagai chief evangelist.<\/li>\n<li>22 Juli 2014: Canva meluncurkan tombol &#8216;Desain&#8217;, plug-in baru yang sederhana untuk situs web pihak ketiga yang memungkinkan penggunanya membuat grafik sendiri.<\/li>\n<li>6 Nov 2014: Canva memperkenalkan Canva Design School, platform baru, workshop series, dan pusat sumber daya guru yang dirancang untuk meningkatkan literasi visual di dunia.<\/li>\n<li>10 Agustus 2015: Canva Pro diluncurkan ke 4 juta pengguna.<\/li>\n<li>9 Jan 2018: Canva menjadi unicorn setelah menutup putaran pendanaan dengan nilai operasinya sebesar $1 miliar. Mengumpulkan $40 juta dari investor.<\/li>\n<li>Mei 2019: Mengakuisisi Pexels dan Pixabay, dan menyelesaikan putaran pendanaan baru senilai $70 juta, dengan valuasi perusahaan pada angka $2,5 miliar.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Akhir tahun 2019, Melanie juga menyatakan bahwa Canva berpartisipasi pada gerakan 1%, yaitu menyumbangkan satu persen dari laba, ekuitas, dan sumber daya agar dunia menjadi lebih baik.<\/p>\n<p>Selain itu, Canva juga meluncurkan Canva for Education yang menyediakan Canva Pro untuk guru dan pelajar di dunia.<\/p>\n<p>Kini, Canva telah mencapai valuasi sebesar $40 miliar yang menjadikan perusahaan ini sebagai Unicorn.<\/p>\n<p>Masing-masing kepemilikan saham untuk Melanie dan Cliff sekitar 18%, yaitu bernilai $7,2 miliar.<\/p>\n<p>Sedangkan saham milik Adams yaitu 9% atau senilai $3,6 miliar.<\/p>\n<h2>3 Pelajaran Penting dari Canva dan Melanie Perkins<\/h2>\n<p>Kisah yang menginspirasi dari perjalanan Melanie Perkins membangun Canva, tentu mengandung banyak pelajaran hidup.<\/p>\n<p>Beberapa pelajaran yang bisa dipetik yaitu:<\/p>\n<h3>1. Menciptakan produk yang merupakan solusi dari permasalahan banyak orang<\/h3>\n<p>Ketika mengajar semasa mengenyam bangku pendidikan, Melanie Perkins menyadari adanya masalah dalam membuat desain.<\/p>\n<p>Hal ini karena alat bantu yang ada terlalu mahal dan rumit.<\/p>\n<p>Maka dari itu, ide pertama yang muncul di pikiran Melanie adalah bagaimana cara membuat desain sesederhana dan semudah mungkin.<\/p>\n<h3>2. Melanie Perkins memiliki sifat gigih dan memiliki tekad yang kuat<\/h3>\n<p>Melanie mengalami kegagalan dan penolakan tak hanya sekali, tapi lebih dari 100 kali.<\/p>\n<p>Namun hal tersebut tak mematahkan semangat perjuangan Melanie untuk membangun dan mengembangkan aplikasi Canva.<\/p>\n<p>Berkat semangat dan tekad yang kuat, akhirnya Canva dapat berdiri dan sukses seperti sekarang ini.<\/p>\n<h3>3. Melani Perkins memiliki modal utama &#8220;Berani Memulai&#8221;<\/h3>\n<p>Melanie Perkins pernah mengatakan bahwa jika dia mendengarkan berbagai keraguan yang dilontarkan oleh orang-orang, mengetahui statistik berapa banyak perusahaan startup yang gagal pada saat merintis, maka dia tak akan pernah memulai.<\/p>\n<p>Maka dari itu, berani untuk mencoba dan memulai adalah langkah awal menuju kesuksesan. Karena siapa pun tidak akan tahu akan berhasil atau tidak jika belum mencobanya.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Canva adalah aplikasi yang membantu banyak orang untuk mendesain dengan mudah meskipun bukan seorang desainer.<\/p>\n<p>Canva mengusung misi memberdayakan dunia untuk mendesain.<\/p>\n<p>Aplikasi yang menjadi alat bantu desain ini telah memiliki lebih dari 60 juta pengguna aktif setiap bulan dengan hasil karya yang telah tercipta sebanyak 7 miliar.<\/p>\n<p>Kisah awal perjalanan Melanie Parkins dalam membangun aplikasi Canva dimulai ketika mengajar desain grafis saat masih kuliah.<\/p>\n<p>Melanie menyadari bahwa banyak pelajar yang kesulitan menggunakan Adobe dan Photoshop.<\/p>\n<p>Selain fitur yang terkesan rumit, harga yang dipatok pun tidak terbilang murah.<\/p>\n<p>Maka munculah ide untuk membuat sebuah platform yang memudahkan orang untuk mendesain.<\/p>\n<p>Di awali dengan mendirikan Fussion Books bersama Cliff Obrect pada 2007, hingga akhirnya secara resmi meluncurkan aplikasi Canva pada tahun 2013 seiring bergabungnya Camerons Adams.<\/p>\n<p>Meskipun sempat ditolak oleh lebih dari 100 investor, namun Melanie dan seluruh tim tidak menyerah.<\/p>\n<p>Kini, valuasi perusahaan mencapai $40 miliar dan mengantarkan Canva menjadi salah satu perusahaan Unicorn terkemuka di dunia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di era digital seperti sekarang ini, siapa yang tidak mengenal aplikasi Canva? Atau mungkin Anda termasuk salah satu penggunanya? Hal yang sangat wajar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":100,"featured_media":21550,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[76],"tags":[2636,2635,2637],"views":1538,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21504"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/100"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21504"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21504\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21550"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21504"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21504"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21504"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}