{"id":21488,"date":"2022-02-03T11:39:54","date_gmt":"2022-02-03T04:39:54","guid":{"rendered":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/?p=21488"},"modified":"2022-02-03T11:41:33","modified_gmt":"2022-02-03T04:41:33","slug":"strategi-menjual-barang-mewah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/strategi-menjual-barang-mewah\/","title":{"rendered":"Strategi Menjual Barang Mewah Ala Rolls Royce"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-21588 size-full\" src=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/strategi-menjual-barang-meewah.jpg\" data-orig-src=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/strategi-menjual-barang-meewah.jpg\" alt=\"strategi menjual barang mewah ala rolls royce\" width=\"600\" height=\"300\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27600%27%20height%3D%27300%27%20viewBox%3D%270%200%20600%20300%27%3E%3Crect%20width%3D%27600%27%20height%3D%27300%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/strategi-menjual-barang-meewah-200x100.jpg 200w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/strategi-menjual-barang-meewah-300x150.jpg 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/strategi-menjual-barang-meewah-400x200.jpg 400w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/strategi-menjual-barang-meewah.jpg 600w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Strategi menjual barang mewah jelas tidaklah sama dengan menjual barang murah atau setengah mahal.<\/p>\n<p>Bisa dikatakan untuk menjual barang mewah harus punya sesuatu pesan yang mengena ke benak customer-nya, terutama dalam segi emosional.<\/p>\n<p>Nah, agar Anda lebih mudah memahami bagaimana strategi menjual barang mewah, mari kita belajar dari Perusahaan Mobil Mewah Rolls Royce.<\/p>\n<h2>Sejarah Rolls-Royce<\/h2>\n<p>Rolls-Royce merupakan salah satu produsen mobil terkenal yang berasal dari Inggris yang juga memproduksi mesin pesawat.<\/p>\n<p>Rolls-Royce didirikan oleh Charles Stewart Rolls bersama dengan Sir Frederick Henry Royce pada tanggal 15 Maret 1906 yang merupakan lanjutan kemitraan yang sudah terjalin sejak 1904.<\/p>\n<p>Sebelumnya, pada tahun 1884 Henry Royce sudah memulai bisnisnya dengan nama Royce Ltd, yaitu bisnis mesin dan kelistrikan.<\/p>\n<p>Lalu pada tahun 1904 Henry Royce merakit mesin pertamanya dengan nama Royce 10 di pabrik Manchester yang dimilikinya.<\/p>\n<p>Lalu mesin tersebut dikenalkan oleh Charles Rolls di Midland Hotel, Manchester.<\/p>\n<p>Rolls sendiri merupakan seorang pemiliki toko mobil di Fulham dengan nama C.S.Rolls &amp; Co.<\/p>\n<p>Pada saat itu Rolls sangat mengagumi mesin Royce 10 itu sehingga mereka menjalin kerja sama pada tanggal 23 Desember 1904.<\/p>\n<p>Rolls menjual semua mesin yang di rakit oleh Royce, lalu mesin itu diberikan merk Rolls-Royce yang hanya di jual pada toko milik Rolls.<\/p>\n<h2>Strategi Penjualan Rolls-Royce<\/h2>\n<p>Mobil Rolls-Royce dijual dengan banderol harga yang sangat mahal. Adapun pada tahun 2021, harga mobil Rolls-Royce berkisar 18-25 Miliar lebih.<\/p>\n<p>Walaupun dibanderol dengan harga yang fantastis, mengapa banyak customer yang rela membayar atau membeli mobil tersebut?<\/p>\n<p>Adapun rahasia di balik suksesnya Rolls-Royce adalah sebagai berikut:<\/p>\n<h3>1. Rolls-Royce menggunakan Material Berkualitas Premium<\/h3>\n<p>Rolls-Royce menggunakan material yang berkualitas dan juga premium.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, Rolls-Royce bukan hanya sekadar menawarkan mobilnya saja, tetapi mereka juga menawarkan seluruh experience-nya.<\/p>\n<p>Forbes menyebut pengalaman mengemudikan Rolls Royce dengan nama \u201cExperential Luxury\u201d.<\/p>\n<p>Maka dari itu jika anda membeli mobil Rolls-Royce, Anda akan mendapatkan Premium products dan juga Premium Experience.<\/p>\n<h3>2. Memiliki 44.000 pilihan warna<\/h3>\n<p>Mereka juga menawarkan beragam macam warna yang terdiri sekitar 44.000 warna yang dapat dipilih bebas oleh customernya.<\/p>\n<p>Dengan begitu customer dengan bebas menuangkan imajinasi mereka dan membuat mobil idaman mereka sendiri.<\/p>\n<h3>3. Customize mobil sesuai keinginan customer<\/h3>\n<p>Adapun salah satu keunggulan dari mobil Rolls-Royce adalah menyediakan customize mobil sesuai dengan keinginan customer.<\/p>\n<p>Hal tersebut membuat mobil Rolls-Royce merupakan mobil yang unik dan sulit untuk di dapatkan.<\/p>\n<p>Selain yang dijelaskan di atas, ada beberapa customize lainnya selain pilihan warna, yaitu membuat atap mobil yang disematkan 1.600 lampu untuk menirukan langit pada malam hari.<\/p>\n<p>Untuk membuat hal tersebut diperlukan 9 sampai 17 jam untuk membuat formasi lampu tersebut.<\/p>\n<p>Selain atap yang meniru langit di malam hari, costumer juga dapat memilih untuk membuat gambar garis di bodi mobil dengan manual menggunakan tangan.<\/p>\n<p>Dan yang dapat melakukannya hanya satu orang di dunia, yaitu Mark Court. Dia adalah satu-satunya orang yang dapat memenuhi tugas tersebut.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Seperti yang dijelaskan di atas, dapat disimpulkan bahwa Rolls-Royce melakukan hubungan dengan customer tidak hanya sebagai pembeli mobil, tetapi Rolls-Royce melakukan keterlibatan pelanggan di setiap proses produksinya.<\/p>\n<p>Dari cara mereka melibatkan customer ini, membuat brand loyalti pada Rolls-Royce sangat kuat.<\/p>\n<p>Dengan menggunakan strategi kreatif untuk menciptakan produk premium serta dilengkapi juga dengan premium experience, merupakan salah satu kunci keberhasilan dari Rolls-Royce.<\/p>\n<p>Buat brand produk mewah, pelajaran dari Rolls Royce ini dapat membantu meningkatkan penjualan dan brand loyalti produk Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Strategi menjual barang mewah jelas tidaklah sama dengan menjual barang murah atau setengah mahal. Bisa dikatakan untuk menjual barang mewah harus punya sesuatu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":95,"featured_media":21588,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[30],"tags":[],"views":626,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21488"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/95"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21488"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21488\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21588"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}