{"id":2085,"date":"2013-09-10T09:39:19","date_gmt":"2013-09-10T02:39:19","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.zahiraccounting.com\/?p=2085"},"modified":"2022-09-08T16:11:45","modified_gmt":"2022-09-08T09:11:45","slug":"siklus-akuntansi-sebagai-prosedur-untuk-membuat-laporan-keuangan-dengan-tepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/siklus-akuntansi-sebagai-prosedur-untuk-membuat-laporan-keuangan-dengan-tepat\/","title":{"rendered":"Mempelajari Siklus Akuntansi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter\" title=\"Siklus Akuntansi\" alt=\"Siklus Akuntansi\" src=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27782%27%20height%3D%27202%27%20viewBox%3D%270%200%20782%20202%27%3E%3Crect%20width%3D%27782%27%20height%3D%27202%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2013\/09\/siklus-akuntansi.png\" width=\"782\" height=\"202\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya kita sudah pernah membahas apa pengertian dan bagian-bagian dari <a title=\"Laporan Keuangan Perusahaan\" href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/laporan-keuangan-perusahaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">laporan keuangan perusahaan<\/a>. Kali ini ada bahasan yang tidak kalah pentingnya yaitu membuat laporan keuangan dengan cara yang tepat. Pembuatan laporan keuangan dengan cara yang tepat pastinya akan menghasilkan informasi yang dapat dipercayai dalam keputusun bisnis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang telah kita ketahui bahwa pembukuan senantiasa melalui tahap pencatatan hingga pelaporan yang dinamakan dengan <b>Siklus Akuntansi<\/b>. Ia akan mengarahkan kita ke tahapan-tahapan yang terstruktur mulai penjurnalan hingga keluaran berupa laporan keuangan. Adapun siklus akuntansi yang berlaku secara umum dapat diuraikan sebagai berikut:<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li><b>Transaksi<\/b><br \/>\nMengidentifikasi kegiatan transaksi yang terjadi<\/li>\n<li><b>Analisis<\/b><br \/>\nMenelaah dengan memilah transaksi tersebut ke jenis apa misalnya transaksi pembelian, penjualan, tranfer tunai, dsb.<\/li>\n<li><b>Pemasukan jurnal<\/b><br \/>\nMembuat jurnal sesuai dengan jenis transaksi yang sudah dianalisis sebelumnya.<\/li>\n<li><b>Pengeposan Buku Besar<\/b><br \/>\nMengepos atau memindahkan seluruh transaksi sesuai dengan akun-akunnya ke buku besar.<\/li>\n<li><b>Membuat Neraca Saldo<\/b><br \/>\nMemindahkan ke neraca saldo<\/li>\n<li><b>Jurnal Penyesuaian<\/b><br \/>\nMembuat jurnal penyesuaian seperti adanya pengakuan pendapatan, biaya, beban penyusutan, dan lain-lain<\/li>\n<li><b>Membuat Neraca Lajur<\/b><br \/>\nHasil penyesuaian dimasukkan ke neraca lajur. Neraca Lajur memiliki bagian yaitu Neraca Saldo.<\/li>\n<li><b>Laporan Keuangan<\/b><br \/>\nMembuat laporan keuangan seperti Laba-Rugi, Neraca, Arus Kas.<\/li>\n<li><b>Jurnal Penutup<\/b><br \/>\nMembuat jurnal penutup misalnya menutup akun-akun laba-rugi ke ikhstisar laba rugi sehingga akun-akun laba rugi akan nol pada akhir bulan dan masuk ke akun laba tahun berjalan.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikian artikel ini semoga bermanfaat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebelumnya kita sudah pernah membahas apa pengertian dan bagian-bagian dari laporan keuangan perusahaan. Kali ini ada bahasan yang tidak kalah pentingnya yaitu membuat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":2101,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[75],"tags":[],"views":581,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2085"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2085"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2085\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2101"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2085"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2085"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2085"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}