{"id":20503,"date":"2021-08-03T10:41:30","date_gmt":"2021-08-03T03:41:30","guid":{"rendered":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/?p=20503"},"modified":"2022-10-18T17:34:18","modified_gmt":"2022-10-18T10:34:18","slug":"buku-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/buku-besar\/","title":{"rendered":"Buku Besar: Pengertian, Jenis, dan Prinsip Membuatnya"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter size-full wp-image-20813\" src=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/pengertian-buku-besar-03.png\" data-orig-src=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/pengertian-buku-besar-03.png\" alt=\"\" width=\"680\" height=\"350\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27680%27%20height%3D%27350%27%20viewBox%3D%270%200%20680%20350%27%3E%3Crect%20width%3D%27680%27%20height%3D%27350%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/pengertian-buku-besar-03-200x103.png 200w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/pengertian-buku-besar-03-300x154.png 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/pengertian-buku-besar-03-400x206.png 400w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/pengertian-buku-besar-03-600x309.png 600w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/pengertian-buku-besar-03.png 680w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 680px) 100vw, 680px\" \/><\/p>\n<p>Buku besar memiliki peran penting dalam memudahkan Anda membaca data histori transaksi bisnis Anda.\u00a0Selain itu, buku ini juga berfungsi untuk menampilkan saldo keuangan perusahaan dalam satu periode akuntansi.<\/p>\n<p>Data dari buku tersebut, nantinya akan digunakan untuk membuat laporan keuangan perusahaan.<\/p>\n<p>Mengingat buku ini merupakan hal yang cukup esensial untuk perusahaan Anda, maka Anda harus memahami secara detail mengenai apa itu buku besar hingga prinsip atau metode membuatnya.<\/p>\n<h2>Pengertian Buku Besar dan Formatnya<\/h2>\n<p>Buku besar adalah buku yang berisi akun di mana informasi rahasia dan ringkasan dari jurnal diposting sebagai debit dan kredit. Jadi, setelah transaksi diinput , selanjutnya perlu melakukan klasifikasi per masing-masing akun.<\/p>\n<p>Pada format tersebut juga bisa terbilang sederhana, serta juga memiliki jenis-jenis seperti bentuk T, bentuk skontro, dan 3 kolom dan 4 kolom.<\/p>\n<p>Di dalam buku ini terdapat riwayat transaksi dan juga saldo keuangan pada suatu periode. Pada akhir periode, catatan tersebut berguna untuk sumber data dalam membuat laporan keuangan perusahaan.<\/p>\n<h2>Jenis Buku Besar<\/h2>\n<p>Berikut ini terdapat 4 jenis buku besar yang dikategorikan berdasarkan kebutuhan perusahaan, yaitu meliputi:<\/p>\n<h3>1. Buku Besar Umum<\/h3>\n<p>Catatan transaksi ini adalah kolom berdiri sendiri dalam suatu periode, dan terbagi beberapa kolom meliputi kas, piutang, persediaan, utang dan beban.<\/p>\n<h3>2. Buku Besar Pembantu<\/h3>\n<p>Catatan ini lebih identik terhadap transaksi yang spesial, di mana buku ini memiliki dua jenis transaksi yaitu pemasukan, dan pengeluaran serta kredit dan tunai.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, biasanya 2 jenis buku ini dapat dikategorikan sebagai buku besar pembantu utang atau piutang.<\/p>\n<h3>3. Buku Debitur<\/h3>\n<p>Berbeda dengan biasanya, buku debitur ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi dari penjualan. Dengan cara memberikan informasi tentang pelanggan mana saja yang memiliki hutang pada bisnisnya serta berapa banyak jumlahnya.<\/p>\n<h3>4. Buku Kreditor<\/h3>\n<p>Buku kreditor ini hampir mirip tujuannya dengan buku debitur, namun catatan ini berfungsi untuk mengumpulkan informasi yaitu jurnal pembelian.<\/p>\n<p>Di mana buku ini memberikan informasi pemasok mana saja yang berhutang dan berapa jumlah uangnya.<\/p>\n<h2>Prinsip dalam Membuat Buku Besar<\/h2>\n<p>Dalam <a href=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/contoh-buku-besar-akuntansi-dan-cara-membuatnya\/\">membuat buku besar akuntansi<\/a> maupun sebelum mencatat jurnal umum, maka sebaiknya mengetahui dua prinsip di bawah ini, yaitu:<\/p>\n<h3>1. Mengetahui Saldo Normal<\/h3>\n<p>Anda bisa mengetahui semua saldo normal debit dan kredit yang sesuai standar akuntansi baik itu aset, liabilitas, modal, pendapatan, dan biaya.<\/p>\n<p>Tujuannya agar Anda dapat menghitung secara tepat jika transaksi tersebut muncul dalam periode tersebut.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" data-orig-src=\"https:\/\/www.harmony.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/cara-mengetahui-saldo-normal-harmony.jpg\" alt=\"Cara-mengetahui-saldo-normal-harmony\" \/><\/p>\n<h3>2. Membuat Chart of Accounts (CoA)<\/h3>\n<p>Setelah Anda mengetahui saldo normal setiap akun, pastikan juga membuat akun pembukuan secara detail. Seperti apa saja yang akan masuk dalam aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, dan biaya.<\/p>\n<p>Sebagai contoh Anda bisa menggunakan kode akun 101 untuk Kas Tunai dan masuk kategori aset.<\/p>\n<p>Setiap perusahaan bisa menggunakan kode yang berbeda dan lebih bervariasi karena disesuaikan dengan keberadaan aset dan biaya yang dimiliki.<\/p>\n<p>Agar lebih memahami, yuk lihat gambar di bawah ini.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" data-orig-src=\"https:\/\/www.harmony.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Cara-Membuat-Chart-Of-Accounts-Pada-Buku-Besar-harmony.jpg\" alt=\"Cara-membuat-chart-of-accounts-pada-buku-besar-harmony\" \/><\/p>\n<p>Beberapa penjelasan di atas ini adalah gambaran umum mengenai cara membuatnya sebagai langkah kedua dalam siklus akuntansi yang ternyata cukup sederhana.<\/p>\n<p>Artinya, catatan transaksi penjualan ini juga merupakan salah satu dokumen penting bagi perusahaan.<\/p>\n<p>Bahkan juga tidak bisa diabaikan sehingga penulisannya harus detail dan jelas agar memudahkan pelaporan transaksi keuangan dalam perusahaan secara tepat.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Buku besar ini merupakan alat meringkat sebuah data transaksi yang tercatat dalam jurnal umum dan jurnal khusus.<\/p>\n<p>Bertujuan sebagai sebuah alat dalam melakukan klasifikasi data keuangan dan mengetahui jumlah atau keadaan rekening dalam akun yang sebenarnya.<\/p>\n<p>Selain itu, klasifikasi data keuangan juga dapat dijadikan informasi dalam menyusun laporan keuangan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Buku besar memiliki peran penting dalam memudahkan Anda membaca data histori transaksi bisnis Anda.\u00a0Selain itu, buku ini juga berfungsi untuk menampilkan saldo keuangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":93,"featured_media":20812,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[75],"tags":[2312,2313],"views":1602,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20503"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/93"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20503"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20503\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20812"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20503"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20503"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20503"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}