{"id":20131,"date":"2021-07-16T20:02:05","date_gmt":"2021-07-16T13:02:05","guid":{"rendered":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/?p=20131"},"modified":"2022-10-19T18:36:31","modified_gmt":"2022-10-19T11:36:31","slug":"jenis-laporan-keuangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/jenis-laporan-keuangan\/","title":{"rendered":"5 Jenis Laporan Keuangan dan Pengertiannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Laporan keuangan merupakan laporan yang terkait dengan keuangan perusahaan aset termasuk kewajiban, ekuitas, dan informasi lainnya selama periode tertentu. Terkait laporan ini, terdapat beberapa jenis laporan keuangan yang umum digunakan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK), terdapat 5 jenis laporan keuangan.\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/p>\n\n<h2>5 Jenis Laporan Keuangan<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Berikut penjelasan jenis laporan keuangan beserta pengertiannya.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<h3>1. Laporan Laba rugi<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Laporan laba rugi biasanya disebut sebagai penjelasan kinerja keuangan karena penjelasan ini yang memungkinkan perusahaan menilai dan mengukur kinerja keuangan pada periode tersebut. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Mulai dari perusahaan yang serupa, pesaing, atau perusahaan itu sendiri.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Terdapat 2 cara dalam menyusun laporan laba rugi, yaitu:<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Single Step (cara langsung)<\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Yaitu menjumlahkan seluruh pendapatan menjadi suatu kelompok, dikurangi beban dalam periode yang telah ditentukan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Persamaan yang digunakan dalam laporan ini adalah:<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Penghasilan Bersih = (Pendapatan + Keuntungan) \u2013 (Beban + Kerugian)<\/span><\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Multi Step (Cara bertahap)<\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Yakni membagi pendapatan menjadi 2 kategori, pendapatan operasional dan pendapatan non operasional. <\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Kegiatan operasional berisikan kegiatan, sedangkan di luar operasional berisikan pokok-pokok di setiap kegiatan pokok. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Ada tiga rumus akuntansi dalam Laporan ini diantaranya :<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"> Laba kotor = Penjualan Bersih \u2013 Biaya Barang Yang terjual<\/span><\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"> Pendapatan Operasi = Laba Kotor\u2013 Beban Operasi<\/span><\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"> Penghasilan Bersih = Penghasilan Operasi + Item non Operasional<\/span><\/span><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3>2. Laporan Neraca<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Neraca biasanya disebut laporan posisi keuangan. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Dalam siklus <a href=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/inilah-tiga-laporan-keuangan-dasar-dalam-akuntansi-bagi-pemula\/\">akuntansi<\/a> laporan ini menunjukkan saldo aset, kewajiban, dan ekuitas pada akhir periode.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Neraca juga menghargai nilai-nilai kekayaan bersih suatu perusahaan. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Anda bisa melihat kekayaan bersih suatu perusahaan dengan cara menghapus kewajiban dari total aset.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Neraca pelaporannya tidak per periode, bisa jadi perminggu atau per 2 minggu untuk saldo akun.\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Bila Anda ingin mengetahui lebih lanjut terkait posisi keuangan sebuah perusahaan, maka neraca adalah jawabannya.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<h3>3. Laporan Perubahan Ekuitas atau Modal<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Laporan perubahan modal merupakan salah satu bentuk laporan keuangan yang berperan sebagai pemegang saham, ekuitas ekuitas, serta ekuitas ekuitas di akhir periode akuntansi.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Informasi pembayaran yang ditunjukkan merupaka laporan perubahan modal termasuk <a href=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/memahami-definisi-struktur-modal\/\">modal<\/a> saham, total modal saham, laba ditahan, dividen, dan lain-lain.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Perlu dicatat bahwa laporan perubahan merupakan hasil dari laporan laba rugi serta neraca.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Umumnya, jika laporan laba rugi dan neraca dibuat dengan metode yang benar, laporan perubahan ekuitas juga nantinya akan dibenarkan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<h3>4. Laporan Perusahan Arus Kas<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menceritakan pergerakan kas sebuah perusahaan dalam periode tertentu.\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Laporan ini yang membantu Anda menganalisis bagaimana pergerakan uang tunai dalam perusahaan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Bagian dalam laporan ini di antaranya: arus kas operasional, arus kas investasi dan arus kas dari aktivitas pendanaan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Contohnya, arus kas dari aktivitas operasional membantu Anda mengetahui bisa banyak uang tunai yang dikeluarkan perusahaan dalam kegiatan operasional.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Umumnya, informasi akan ditampilkan menurut metode arus kas yang disiapkan perusahaan termasuk metode langsung dan tidak langsung.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<h3>5. Catatan Atas Laporan Keuangan<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Catatan atas laporan keuangan adalah laporan penting yang kadang terlupakan banyak orang.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Padahal, laporan ini termasuk persyaratan wajib karena perusahaan harus menjelaskan seluruh informasi yang penting untuk membantu pengguna dalam memahami isi laporan keuangan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Catatan bisa berupa penjelasan terkait detail informasi keuangan dalam akun tertentu. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Sebagai contoh di laporan neraca, Anda akan melihat saldo aset tetap.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Namun informasi detail dari aset tetap tidak termasuk dalam laporan posisi keuangan. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut mengenai aset tetap tersebut, maka Anda harus melihat catatan untuk aset tetap tersebut.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laporan keuangan merupakan laporan yang terkait dengan keuangan perusahaan aset termasuk kewajiban, ekuitas, dan informasi lainnya selama periode tertentu. Terkait laporan ini, terdapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":21913,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[75],"tags":[1163,80],"views":8383,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20131"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20131"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20131\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21913"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20131"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20131"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20131"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}