{"id":19783,"date":"2021-07-01T21:31:02","date_gmt":"2021-07-01T14:31:02","guid":{"rendered":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/?p=19783"},"modified":"2021-07-01T21:32:08","modified_gmt":"2021-07-01T14:32:08","slug":"disiplin-saat-wfh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/disiplin-saat-wfh\/","title":{"rendered":"3 Cara Membuat Karyawan Disiplin saat WFH"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter wp-image-19815 size-full\" src=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/disiplin-kerja-remote.jpg\" data-orig-src=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/disiplin-kerja-remote.jpg\" alt=\"kerja remote trend baru masa kini\" width=\"600\" height=\"300\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27600%27%20height%3D%27300%27%20viewBox%3D%270%200%20600%20300%27%3E%3Crect%20width%3D%27600%27%20height%3D%27300%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/disiplin-kerja-remote-200x100.jpg 200w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/disiplin-kerja-remote-300x150.jpg 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/disiplin-kerja-remote-400x200.jpg 400w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/disiplin-kerja-remote.jpg 600w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah sudah menjadi kewajiban di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini.<\/p>\n<p>Sistem kerja WFH menuntut karyawan menuntaskan pekerjaannya dari rumah. Sistem kerja WFH diterapkan oleh perusahaan karena alasan tertentu, salah satunya adalah kondisi pandemi Covid-19.<\/p>\n<p>Namun, sisitem kerja WFH tentu memiliki kekurangan. Hal yang paling sering ditemukan saat sistem kerja WFH diterapkan adalah ketidak disiplinan karyawan.<\/p>\n<p>Banyak faktor yang menyebabkan karyawan menjadi tidak disiplin saat WFH.<\/p>\n<p>Satu di antaranya adalah tidak ada pengawasan langsung dari atasan, sebab pekerjaan dikerjakan dari rumah. Atasan tidak bisa melihat langsung bagaimana para anak buah bekerja setiap harinya.<\/p>\n<h2>3 Cara Agar Disiplin Saat Work From Home (WFH)<\/h2>\n<p>Agar hal tersebut bisa dihindari, berikut tips agar karyawan lebih disiplin saat bekerja dengan sistem WFH.<\/p>\n<h3>1. Target<\/h3>\n<p>Sebagai atasan, Anda harus memberikan target yang jelas kepada karyawan.\u00a0Contoh target yang jelas adalah target diberikan setiap hari.<\/p>\n<p>Dalam 8 jam tiap satu hari kerja, karyawan harus bisa menyelesaikan tugas yang sudah ditargetkan.<\/p>\n<p>Sehingga, ketika bekerja dari rumah karyawan akan terbebani dengan tanggung jawab yang diberikan setiap harinya oleh atasan.<\/p>\n<p>Jika perusahaan Anda memiliki proyek dengan tenggat waktu cukup lama, misalnya per satu bulan satu proyek, target jelas ini harus tetap diberikan pada karyawan.<\/p>\n<p>Karyawan ditarget setiap harinya harus bisa menyelesaikan tugas tertentu. Sehingga proyek dengan tenggat waktu satu bulan tersebut bisa terselesaikan walau karyawan masing-masing bekerja dari rumah.<\/p>\n<p>Jika sebaliknya, atasan tidak memberikan target harian yang jelas, maka akan lebih banyak kemungkinan karyawan berleha-leha ketika bekerja di rumah.<\/p>\n<p>Pasalnya, tidak ada atasan yang mengawasi dirinya. Pun, karena tidak ada target harian yang harus diselesaikan, karyawan bisa saja memanfaatkan jam kerja untuk melakukan hal lain seperti nongkrong atau bahkan liburan.<\/p>\n<h3>2. Absensi<\/h3>\n<p>Absensi untuk mencatat kehadiran karyawan di hari kerja adalah sesuatu yang sangat penting.<\/p>\n<p>Data absensi biasanya digunakan oleh HRD untuk menghitung berapa gaji yang akan didapatkan oleh karyawan.<\/p>\n<p>Namun, ketika sistem WFH diterapkan, absensi tidak lagi dilakukan menggunakan pindai jari atau bahkan mengisi absen manual di buku absen.<\/p>\n<p>Hal ini menjadi kendala saat WFH berlangsung.<\/p>\n<p>Tapi, jangan takut, karena Anda bisa menggunakan sistem absensi secara digital.<\/p>\n<p>Saat ini banyak aplikasi absensi digital yang bisa diunduh secara gratis di Play Store atau App Store.<\/p>\n<p>Absensi juga bisa dilakukan secara manual dengan cara <em>briefing<\/em> harian melalui aplikasi zoom, atau mengirim foto kegiatan WFH di grup obrolan kantor.<\/p>\n<h3>3. Komunikasi<\/h3>\n<p>Dibanding dua poin sebelumnya, komunikasi adalah sesuatu yang paling mempengaruhi kedisiplinan karyawan saat bekerja.<\/p>\n<p>Komunikasi berguna sebagai sarana koordinasi pekerjaan antara atasan dengan anak buahnya.<\/p>\n<p>Ketika komunikasi tidak berjalan dengan baik dan jarang dilakukan, ada kemungkinan karyawan merasa tidak terikat dengan atasan.<\/p>\n<p>Hal ini menyebabkan hilangnya rasa tanggung jawab sehingga pekerjaan bisa jadi terbengkalai.<\/p>\n<p>Salah satu tantangan dari komunikasi adalah salah satu pihak baik anak buah maupun atasan sulit dijangkau.<\/p>\n<p>Ketika hal demikian terjadi, harus ada aturan lain yang diterapkan terkait dengan komunikasi.<\/p>\n<p>Contohnya, WhatsApp wajib aktif selama jam kerja atau pesan-pesan dari grup obrolan kantor harus dibaca dan dibalas.<\/p>\n<p>Namun, perlu diingat, karyawan hanya memiliki waktu bekerja 8 jam dalam satu hari. Sehingga, ketika jam kerja selesai, tidak salah jika pesan atau bahkan perintah dari atasan tidak dilakukan detik itu juga.<\/p>\n<p>Work From Home bisa saja menjadi budaya baru bagi kebanyakan orang. Untuk mereka yang tidak terbiasa, mungkin fokus pada pekerjaan akan berkurang.<\/p>\n<p>Untuk mengatasi hal buruk yang akan terjadi. Perusahaan seharusnya bisa memprediksi atas perubahan perilaku seseorang ketika WFH. Dengan menerapkan 3 cara di atas akan membantu karyawan tetap disiplin dan merasa seperti berada di kantor.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah sudah menjadi kewajiban di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini. Sistem kerja WFH menuntut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":97,"featured_media":19815,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[358],"tags":[],"views":137,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19783"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/97"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19783"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19783\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19815"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19783"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19783"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19783"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}