{"id":18457,"date":"2021-07-28T17:06:13","date_gmt":"2021-07-28T10:06:13","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/?p=18457"},"modified":"2021-09-28T15:08:31","modified_gmt":"2021-09-28T08:08:31","slug":"kesalahan-keuangan-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/kesalahan-keuangan-bisnis\/","title":{"rendered":"7 Kesalahan Keuangan Bisnis Paling Merugikan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\">Ketika masuk ke dunia bisnis, Anda harus paham mengenai keuangan bisnis. Hal tersebut penting dikuasai agar Anda tidak terjebak pada kesalahan keuangan yang merugikan kelangsungan bisnis Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Kesalahan mengatur keuangan ini dapat terjadi jika Anda tidak melakukan perencanaan dan pengawasan dalam menjalankan bisnis Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Selain itu, kesalahan keuangan ini juga dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan seputar keuangan dan akuntansi.<\/p>\n<p>Anda sebagai pemilik bisnis, justru dituntut untuk memahami keuangan dan akuntansi, terlebih jika baru merintis usaha. Kedua ilmu tersebut merupakan hal penting untuk melihat kesehatan bisnis Anda.<\/p>\n<h2>7 Kesalahan Keuangan Bisnis yang Sering Terjadi dan Merugikan<\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\">Berikut ini merupakan kesalahan keuangan yang umumnya dilakukan oleh para wirausahawan, antara lain:<\/p>\n<h3>1. Tidak mengetahui perbedaan laba dan arus kas<\/h3>\n<p>Akuntansi adalah bahasa bisnis sehingga penting untuk dipahami oleh para pebisnis. Setidaknya dalam menjalankan bisnis, Anda sudah menguasai dasar-dasar akuntansi.<\/p>\n<p>Dengan menguasai ilmu ini, Anda dapat mengetahui apa itu laba dan arus kas. Sekaligus, mengetahui akan perbedaan kedua hal tersebut.<\/p>\n<p>Laba adalah sumber dana internal yang dapat diperoleh dari aktivitas normal perusahaan yang tidak membutuhkan biaya ekstra untuk penyimpanan dan penggunaannya.<\/p>\n<p>Sedangkan, arus kas adalah sebuah data perincian yang menunjukkan aliran uang masuk dan uang keluar dalam suatu periode tertentu di perusahaan.<\/p>\n<p>Dari bentuk laporannya saja, antara laporan laba rugi dan laporan arus kas sudah berbeda.<\/p>\n<p>Itulah mengapa, pentingnya Anda mengetahui seputar keuangan dan akuntansi agar Anda bisa mengidentifikasi perbedaan antara laba dan arus kas.<\/p>\n<p>Sebagian besar bisnis menggunakan bentuk akuntansi akrual, di mana pendapatan dan biaya dicatat pada saat transaksi tersebut terjadi, bukan hanya saat dibayarkan.<\/p>\n<p>Dalam menjalankan bisnis, Anda tidak hanya dituntut untuk fokus menghasilkan profit, tetapi Anda juga harus menghitung besarnya pengeluaran, terutama untuk membayar tagihan yang menjadi beban perusahaan.<\/p>\n<h3>2. Biaya tetap cenderung tinggi<\/h3>\n<p>Biaya merupakan pengorbanan atau pengeluaran yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau perorangan yang bertujuan untuk memperoleh manfaat lebih dari aktivitas yang dilakukan tersebut.<\/p>\n<p>Sedangkan, biaya tetap adalah biaya yang secara total tidak berubah saat aktivitas bisnis meningkat atau menurun.<\/p>\n<p>Contoh dari biaya tetap ini, seperti sewa kantor, gaji, dan pembayaran hipotek yang terjadi setiap bulan. Setiap biaya tetap perlu dipertanggungjawabkan terlepas dari apakah Anda mendapatkan keuntungan atau kerugian.<\/p>\n<p>Bagi pebisnis pemula, penting untuk menjaga biaya tetap ini terus rendah.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, para pebisnis pemula harus mempertimbangkan dengan baik mengenai hal-hal yang berhubungan dengan keuangan, contohnya pemilihan lokasi atau gedung untuk bisnisnya.<\/p>\n<h3>3. Tidak memiliki anggaran yang jelas<\/h3>\n<p>Salah satu tanggung jawab terpenting seorang pebisnis adalah alokasi modal. Penganggaran adalah keterampilan penting yang harus dikuasi agar Anda paham cara alokasi <a href=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/mempersiapkan-modal-usaha-dengan-cara-ini\/\">modal<\/a>.<\/p>\n<p>Salah satu cara yang bisa Anda terapkan adalah dengan menyediakan susunan anggaran yang jelas sehingga dapat memudahkan melakukan aktivitas sesuai anggaran yang ada.<\/p>\n<p>Dengan adanya hal tersebut, Anda tidak perlu mengira lagi ketika ingin membeli atau mengeluarkan biaya untuk kegiatan perusahaan.<\/p>\n<p>Tugas pemilik bisnis adalah memantau pengeluaran sehingga tidak akan terjadi masalah pembengkakan biaya dalam menjalankan bisnisnya.<\/p>\n<p>Terkadang, ada pengeluaran yang tidak sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.<\/p>\n<p>Anggaran ini harus tetap dicatat, agar dapat diketahui jika sewaktu-waktu memang dibutuhkan untuk audit.<\/p>\n<p>Sebagai pemilik bisnis, Anda harus bisa memisahkan antara biaya kebutuhan pribadi dan kebutuhan bisnis Anda. Jangan sampai kedua hal ini dicampuradukkan.<\/p>\n<h3>4. Menentukan target penjualan yang terlalu tinggi<\/h3>\n<p>Pengusaha adalah orang yang optimis, mereka biasanya cenderung memiliki ekspektasi yang sangat tinggi.<\/p>\n<p>Bersikap optimis seperti ini jelas ada manfaatnya, namun ketika kenyataan tidak sesuai degan ekspektasi, bisa membuat down sebagian orang, terlebih bagi mereka yang tidak siap dengan kegagalan tersebut.<\/p>\n<p>Penting untuk menjaga angka-angka target <a href=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/mengelola-profit-untuk-pertumbuhan-usaha\/\">profit<\/a> bisnis tetap realistis. Karena dalam menetukan target penjualan yang tinggi harus disiapkan anggaran marketing yang tinggi pula.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, target penjualan harus disesuaikan dengan alokasi anggaran.<\/p>\n<p>Terkadang, besarnya pendapatan bergantung pada faktor eksternal yang mana tidak berada di bawah kendali pengusaha.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, Anda harus mengetahui strategi bagaimana menyusun target bisnis dan cara mencapai target tersebut. Jelas hal ini berisi beberapa tahapan terkait cara eksekusi langkah bisnis.<\/p>\n<p>Sebaliknya, ketika hal tersebut tidak terealisasi, maka Anda juga harus tahu cara atau langkah apa saja yang perlu dilakukan selanjutnya sebagai bahan evaluasi.<\/p>\n<h3>5. Menyepelekan anggaran<\/h3>\n<p>Biasanya uang yang ada dihabiskan hingga melebihi anggaran yang sudah ditetapkan. Kegiatan seperti ini perlu menjadi perhatian khusus, agar anggaran perusahaan Anda tidak tekor.<\/p>\n<p>Maka dari itu, membuat anggaran dalam perusahaan Anda amatlah sangat penting, agar Anda bisa mencegah kesalahan penggunaan anggaran.<\/p>\n<p>Selain itu, sebagai pemilik bisnis harus bisa mengendalikan diri. Jangan sampai dana perusahaan dihabiskan untuk keperluan yang tidak berkaitan dengan kepentingan bisnis. Akhirnya, jumlah pengeluaran lebih besar dari pemasukan.<\/p>\n<h3>6. Modal bisnis tidak mencukupi<\/h3>\n<p>Sebelum membangun sebuah bisnis, ada hal penting yang harus Anda siapkan selain niat, yaitu modal.<\/p>\n<p>Ada beberapa penguasaha yang sudah mempersiapkan modal dari jauh-jauh hari sehingga tidak perlu melakukan pinjaman.<\/p>\n<p>Namun, ada juga penguasaha yang memulai bisnis dengan bermodalkan pinjaman dari Bank.<\/p>\n<p>Menyikapi hal ini, sebaiknya Anda mulailah mengumpulkan modal sebelum Anda menjalankan bisnis.<\/p>\n<p>Idealnya, bagi bisnis startup harus memiliki modal minimal yang jumlahnya mampu menutupi kebutuhan biaya pengeluaran perusahaan selama 6 bulan.<\/p>\n<p>Karena dalam 6 bulan tersebut, bisa saja perusahaan belum mencatatkan keuntungan. Sehingga untuk membiayai kegiatan operasional perusahaan masih mengandalkan dana pemilik bisnis.<\/p>\n<p>Oleh karena itu,\u00a0Anda harus bisa memperkirakan besaran modal yang dibutuhkan untuk bisnis Anda.<\/p>\n<h3>7. Menggunakan terlalu banyak hutang<\/h3>\n<p>Bank atau jasa pinjaman bersedia meminjamkan uang kepada usaha kecil dengan jaminan dari pemilik usaha. Banyak penguasaha yang terlibat dengan praktik ini ketika memulai bisnisnya.<\/p>\n<p>Hutang mungkin lebih mudah daripada mendapatkan modal dari investor. Namun, utang juga memiliki risiko tinggi.<\/p>\n<p>Pinjaman modal ini harus dikembalikan secara berangsur-angsur. Bahkan ketika bisnis bangkrut, Anda masih memiliki kewajiban untuk melunasinya.<\/p>\n<p>Selain itu, masih ada syarat dan ketentuan jika ada pelanggaran yang terjadi, Anda harus siap menanggung resikonya.<\/p>\n<p>Jadi, bagi Anda para pengusaha baik yang baru memulai ataupun yang sudah berpengalaman, perlu berhati-hati dalam urusan pinjaman atau berhutang.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Mengelola keuangan secara efisien adalah salah satu aktivitas terpenting, apapun itu bidang bisnisnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Memiliki pengetahuan tentang keuangan akan memudahkan Anda dalam mengatasi masalah-masalah yang umum ditemui dalam menjalankan bisnis.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Namun untuk memudahkan Anda, kini Anda dapat menggunakan <a href=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/zep\">software keuangan<\/a> dari Zahir yang dapat membuat pekerjaan pengelolaan keuangan bisnis menjadi lebih\u00a0efektif dan cepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Selain itu masih banyak fitur yang tersedia, yang tentunya sudah disesuaikan dengan kebutuhan para pebisnis seperti Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika masuk ke dunia bisnis, Anda harus paham mengenai keuangan bisnis. Hal tersebut penting dikuasai agar Anda tidak terjebak pada kesalahan keuangan yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":86,"featured_media":20984,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[24],"tags":[2293,2295,2294],"views":96,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18457"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/86"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18457"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18457\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20984"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18457"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18457"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18457"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}