{"id":1823,"date":"2013-08-26T15:07:01","date_gmt":"2013-08-26T08:07:01","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.zahiraccounting.com\/?p=1823"},"modified":"2016-07-21T16:30:41","modified_gmt":"2016-07-21T09:30:41","slug":"management-trainee-mt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/management-trainee-mt\/","title":{"rendered":"Management Trainee (MT) : Antara Pekerjaan, Jabatan, dan Masa Depan"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<h2>Management Trainee (MT) : Antara Pekerjaan, Jabatan, dan Masa Depan<\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload aligncenter\" src=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27600%27%20height%3D%27300%27%20viewBox%3D%270%200%20600%20300%27%3E%3Crect%20width%3D%27600%27%20height%3D%27300%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-orig-src=\"http:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Management-Trainee.png\" alt=\"management trainee\" width=\"600\" height=\"300\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>oleh Firman I. P.<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada zaman sekarang tidak jarang pengusaha pemberi pekerjaan (baca: perusahaan) membuat program\u00a0atau rancangan perekrutan yang dikenal dengan istilah Management Trainee atau MT. Hal mendasar\u00a0perusahaan menyelenggarakan program tersebut tidak lain karena semakin diperlukannya sumber daya\u00a0insani yang masih segar alias masih betul-betul ingat tentang pelajaran teori dan praktik yang telah \u00a0diperolehnya sejak menjadi pelajar (mahasiswa). Di samping itu pula, perusahaan juga memerlukan\u00a0kepastian dan komitmen dari pekerja akan loyalitasnya terhadap perusahaan itu saja. Apalagi belakangan ini pola atau gaya pencari kerja (job seeker) menunjukkan sikap yang suka bertualang sehingga tidak heran jika kenyataannya seorang pegawai dapat bekerja dalam setahun saja bisa di lebih dari 2 perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rancangan ini semata-mata untuk menjaga perusahaan dari investasi yang sia-sia. Bagaimana tidak? Perekrutran pekerja secara serampangan akan memberi dampak kerugian yang besar bagi perusahaan. Oleh karena itulah, perusahaan secara berkala membuka lowongan pekerjaan dengan program ini. Isitlah MT dapat diubahsuai tergantung dari program yang diberlakukan meskipun pada hakikatnya tahap dan materi perekrutan tetaplah sama misalnya Management Development Programme, Officer Development Programme, dan Graduate Management Associates Programme.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Pengertian Management Trainee<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Management Trainee diartikan sebagai program perekrutan calon pegawai yang baru lulus (fresh graduated) dengan tahap ujian saringan, wawancara, penerimaan, hingga ke pelatihan yang intensif untuk menduduki posisi kunci dalam perusahaan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Proses Perekrutan Management Trainee<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biasanya, proses perekrutan program ini juga cenderung bersifat menyentuh psikologi calon pegawai dengan pertanyaan-pertanyaan yang \u201cmenjebak\u201d dan sebagainya. Ketatnya pelatihan setelah tahap penerimaan diharapkan bahwa calon pegawai bisa memahami dengan sungguh-sungguh prosedur standar perusahaan hingga produk-produknya. Lamanya pelatihan disesuaikan dengan keperluan<br \/>\nperusahaan misalnya 1 semester atau bisa 2 tahun dengan cara yang hampir mirip seperti kuliah yaitu diberikan sedikit penerangan, diskusi, problem based learning, cara mengambil keputusan, hingga berbicara di depan kelas.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Tahap Perekrutan Management Trainee<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut ini tahapan dalam proses perekrutan program Management Trainee secara umum :<br \/>\n1. Tahap I : Tes Psikologi<br \/>\n2. Tahap II: Wawancara<br \/>\n3. Tahap III: Tes TOEFL atau sejenisnya<br \/>\n4. Tahap IV: Tes Asesmen (Bakat)<br \/>\n5. Tahap V: Wawancara dengan bagian Sumber Daya Insani<br \/>\n6. Tahap VI: Wawancara dengan jajaran manajemen<br \/>\n7. Tahap VII: Tes Kesehatan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahapan ini saling menyambung dan menganut sistem gugur. Ini bermakna bahwa sekalipun pelamar sudah mencapai tahap ketujuh apabila dia gagal di tahap ketujuh ini, sudah dipastikan dia tidak dapat bergabung di dalam program ini.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Jenjang Karir Management Trainee<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program management trainee awalnya dibuat untuk mempersiapkan seorang pagawai menjadi salah satu pimpinan pada struktur organisasi di perusahaan tempat bekerja, oleh karena itu, biasanya seseorang selama mengikuti program Management Trainee akan belajar sambil bekerja ( on the job training ) pada beberapa divisi \u2013 divisi atau departement \u2013 departemen di perusahaan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Inilah yang membedakan proses rekrutmen melalui program management trainee dengan proses rekrutment biasa, dimana pada proses rekrutment biasa, seseorang hanya akan bekerja sesuai dengan\u00a0divisi atau departement yang dia lamar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, siapkan diri Anda sebelum melamar dan selama bergabung dalam program ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kunjungi <a href=\"http:\/\/www.zahirprofessional.com\">www.zahirprofessional.com<\/a><br \/>\nNarasumber: PT Zahir Internasional<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Management Trainee (MT) : Antara Pekerjaan, Jabatan, dan Masa Depan &nbsp; &nbsp; oleh Firman I. P. Pada zaman sekarang tidak jarang pengusaha [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":5430,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[358],"tags":[622,337,59],"views":7066,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1823"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1823"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1823\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5430"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1823"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1823"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1823"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}