{"id":17297,"date":"2020-03-08T19:31:00","date_gmt":"2020-03-08T12:31:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/?p=17297"},"modified":"2020-03-09T09:41:27","modified_gmt":"2020-03-09T02:41:27","slug":"memahami-erp-itu-apa-dan-tips-memilih-modul-yang-sesuai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/memahami-erp-itu-apa-dan-tips-memilih-modul-yang-sesuai\/","title":{"rendered":"Memahami ERP Itu Apa dan Tips Memilih Modul yang Sesuai"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/memahami-erp-itu-apa-04.png\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload alignnone size-full wp-image-17299\" src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/memahami-erp-itu-apa-04.png\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/memahami-erp-itu-apa-04.png\" alt=\"\" width=\"900\" height=\"300\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27900%27%20height%3D%27300%27%20viewBox%3D%270%200%20900%20300%27%3E%3Crect%20width%3D%27900%27%20height%3D%27300%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/memahami-erp-itu-apa-04-300x100.png 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/memahami-erp-itu-apa-04-768x256.png 768w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/memahami-erp-itu-apa-04.png 900w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi sebagian orang, mereka mungkin bertanya-tanya erp itu apa. ERP atau Enterprise Resource Planning adalah salah satu sistem informasi yang ditujukan untuk perusahaan manufaktur atau jasa yang berperan mengintegrasikan dan melakukan otomatisasi proses bisnis yang berkaitan dengan aspek produksi, distribusi, dan operasional di perusahaan yang bersangkutan.<\/p>\n<h3><strong>Pengertian ERP Menurut Ahli<\/strong><\/h3>\n<p>Beberapa ahli mengungkapkan pengertian mengenai ERP yaitu sebagai berikut<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><strong>ERP Menurut Hau dan Kuzic<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; padding-left: 40px;\">ERP adalah sebuah solusi pengemasan bisnis multi modul dan memungkinkan adanya integrasi proses bisnis dan kinerja perusahaan.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><strong>ERP Menurut O\u2019Brien<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; padding-left: 40px;\">ERP merupakan perangkat lunak lintas fungsional yang terintegrasi dan merekayasa ulang distribusi, manufaktur, keuangan, SDM, dan proses bisnis perusahaan yang lain untuk meningkatkan efisiensi, keuntungan, dan ketangkasan.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><strong>ERP Menurut Ellen Monk<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">ERP adalah sebuah sistem untuk mengatur proses bisnis seperti produksi, marketing, accounting, dan pembelian dalam suatu kesatuan yang terintegrasi.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><strong>ERP Menurut Daniel E. O\u2019Leary<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; padding-left: 40px;\">ERP merupakan salah satu sistem yang berbasis komputer dan dirancang untuk memproses\u00a0 semua transaksi perusahaan serta memfasilitasi perencanaan terpadu secara real time, respons konsumen, dan produksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah memahami ERP itu apa, Anda juga perlu mengetahui modul \u2013 modul yang diperlukan dalam sistem ERP. Setiap sistem ERP mempunyai modul yang belum tentu sama. Ada beberapa modul dasar yang dimiliki sistem ERP. Fungsi dari modul-modul dasar tersebut dianggap penting untuk semua perusahaan yaitu<\/p>\n<ul>\n<li>Manajemen Akuntansi<\/li>\n<li>Manajemen Inventaris<\/li>\n<li>Manajemen Pembelian<\/li>\n<li>Manajemen Produksi<\/li>\n<li>Manajemen SDM<\/li>\n<li>Manajemen Penjualan<\/li>\n<li>Manajemen Hubungan Konsumen<\/li>\n<li>Manajemen Supply Chain<\/li>\n<li>Manajemen Gudang<\/li>\n<li>Manajemen Proyek<\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Memilih Modul Sistem ERP yang Sesuai<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk memudahkan pemilihan modul atau aplikasi yang perlu ditambahkan ke sistem software ERP, pemilihannya dapat disesuaikan dengan jenis bisnis yang dijalankan.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><strong>Modul Untuk Bisnis Ritel dan Grosir<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; padding-left: 40px;\">Jenis bisnis ini langsung berhubungan dengan pelanggan di mana sebagian pelanggan mungkin adalah repeat customer atau pelanggan berulang. Sedangkan bisnis grosir sangat tergantung pada pelanggan berulang. Namun keduanya memiliki cara kerja yang sama dan memerlukan modul ERP serupa. Modul yang cocok untuk bisnis ini antara lain adalah manajemen inventaris, manajemen akuntansi, manajemen gudang, manajemen pembelian, HRM, CRM, dan Point of Sale.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><strong>Modul Untuk Bisnis Manufaktur<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; padding-left: 40px;\">Perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur memerlukan solusi yang mampu menyederhanakan proses perencanaan produksi, pesanan pelanggan, pemantauan bahan baku dan produk jadi, serta pengiriman pesanan. Modul yang penting untuk usaha ini adalah manajemen inventaris, manajemen produksi, CRM, HRM, dan SCM,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; padding-left: 40px;\">Sekarang Anda sudah memahami ERP itu apa dan apa saja modul yang tersedia dalam sistem ini. Jadi antara satu perusahaan dengan perusahaan lain mungkin memerlukan modul yang berbeda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi sebagian orang, mereka mungkin bertanya-tanya erp itu apa. ERP atau Enterprise Resource Planning adalah salah satu sistem informasi yang ditujukan untuk perusahaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":17300,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2221],"tags":[],"views":110,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17297"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17297"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17297\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17300"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17297"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17297"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17297"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}