{"id":16047,"date":"2022-01-05T13:29:19","date_gmt":"2022-01-05T06:29:19","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/?p=16047"},"modified":"2022-10-17T18:49:17","modified_gmt":"2022-10-17T11:49:17","slug":"5-manfaat-persaingan-dalam-berbisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/5-manfaat-persaingan-dalam-berbisnis\/","title":{"rendered":"5 Manfaat Persaingan Dalam Berbisnis dan Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/5-Manfaat-Persaingan-Dalam-Berbisnis-03.png\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload size-full wp-image-16259 aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/5-Manfaat-Persaingan-Dalam-Berbisnis-03.png\" data-orig-src=\"https:\/\/blog.zahiraccounting.com\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/5-Manfaat-Persaingan-Dalam-Berbisnis-03.png\" alt=\"5 Manfaat Persaingan Dalam Berbisnis\" width=\"900\" height=\"300\" srcset=\"data:image\/svg+xml,%3Csvg%20xmlns%3D%27http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg%27%20width%3D%27900%27%20height%3D%27300%27%20viewBox%3D%270%200%20900%20300%27%3E%3Crect%20width%3D%27900%27%20height%3D%27300%27%20fill-opacity%3D%220%22%2F%3E%3C%2Fsvg%3E\" data-srcset=\"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/5-Manfaat-Persaingan-Dalam-Berbisnis-03-300x100.png 300w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/5-Manfaat-Persaingan-Dalam-Berbisnis-03-768x256.png 768w, https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/5-Manfaat-Persaingan-Dalam-Berbisnis-03.png 900w\" data-sizes=\"auto\" data-orig-sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Bagi mereka yang paham manfaat persaingan dalam berbisnis, jelas akan membuat pandangan buruk terhadap risiko bisnis menjadi semakin pudar.<\/p>\n<p>Mengingat banyak orang yang berpikir bahwa persaingan bisnis dalam bentuk apa pun itu pasti terkait dengan hal-hal negatif dan melelahkan ketika menghadapinya.<\/p>\n<p>Namun, sebenarnya kenyataan tidak demikian. Dalam berbisnis, persaingan memiliki banyak aspek positif yang dapat dipelajari dan akan memberikan banyak manfaat baik itu untuk pelaku bisnis ataupun bisnis yang dijalankan.<\/p>\n<h2>Pentingnya Persaingan Bisnis<\/h2>\n<p>Dalam dunia bisnis dapat dikatakan bahwa tanpa adanya persaingan, bisnis akan sulit untuk dapat maju.<\/p>\n<p>Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan pula bahwa persaingan dalam berbisnis memberikan banyak perubahan positif dengan syarat persaingan disikapi dengan bijak.<\/p>\n<p>Hal itu karena tidak menutup kemungkinan adanya sikap yang kurang bijak dari pelaku bisnis yang menghadapi persaingan dengan cara yang kurang baik atau curang.<\/p>\n<p>Dengan melakukan hal ini tentunya tidak akan memberikan perubahan positif yang berarti.<\/p>\n<p>Untuk itu, sebagai pelaku bisnis yang bijak dan menginginkan bisnisnya berjalan dengan lancar, sebaiknya hadapilah persaingan dengan bijak.<\/p>\n<p>Salah satu caranya adalah dengan terus memberikan usaha yang maksimal untuk mengembangkan bisnisnya.<\/p>\n<p>Mengingat manfaat persaingan dalam berbisnis ini sangat berpengaruh pada perkembangan bisnis yang sedang dijalankan.<\/p>\n\n<h2>Apa Itu Persaingan Bisnis?<\/h2>\n<p>Persaingan bisnis merupakan kompetisi yang melibatkan pebisnis atau penjual di mana kedua pihak itu memiliki tujuan yang sama yakni mendapatkan keuntungan.<\/p>\n<p>Keuntungan bisa dengan mudah didapatkan ketika pebisnis berhasil membuat produk sukses menguasai pasar, memiliki pangsa pasar yang banyak, serta laku di pasaran.<\/p>\n<p>Persaingan bisnis akan terjadi di antara organisasi atau badan bisnis yang menyuguhkan produk atau layanan serupa. Persaingan terjadi lantaran mereka memiliki target konsumen yang sama.<\/p>\n<p>Ketika jumlah persaingan bisnis sangat tinggi, itu artinya pasar tempat produk dijual berada dalam kondisi sehat, maksudnya berpotensi memberikan keuntungan bagi pebisnis.<\/p>\n<h2>Teori Tentang Persaingan Bisnis<\/h2>\n<p>Kamus manajemen membagi persaingan bisnis ke dalam dua teori, yaitu:<\/p>\n<h3>1. Persaingan sehat atau healthy competition<\/h3>\n<p>Merupakan kompetisi yang terjadi antara perusahaan atau pebisnis yang berlangsung tanpa adanya tindakan kriminal.\u00a0Persaingan secara sehat menjamin mengedepankan etika bisnis ketika para pebisnis berkompetisi.<\/p>\n<h3>2. Cut throat competition<\/h3>\n<p>Merupakan kompetisi yang dilakukan antar perusahaan secara tidak sehat atau tidak adil.<\/p>\n<p>Kompetisi ini menggambarkan terjadinya kegiatan perebutan pasar yang menghalalkan segala cara agar bisa menang atas lawan.<\/p>\n<p>Tujuannya agar produk yang mereka jual dapat menguasai pasar dan keuntungan sepenuhnya didapatkan oleh mereka.<\/p>\n<p>Sementara itu, pakar lain seperti <strong>Ken Smith, Walter Ferrier,<\/strong> dan <strong>Hermann Ndofot<\/strong> membuat Teori Dinamika Kompetitif.<\/p>\n<p>Teori ini menjelaskan bagaimana interaksi dan dampak dari tindakan yang dilakukan oleh perusahaan, serta bagaimana reaksi yang ditunjukkan oleh perusahaan pesaing dalam ranah industri.<\/p>\n<p>Tindakan yang dilakukan bertujuan untuk mempertahankan posisi mereka di mata konsumen, atau mendapatkan posisi lebih tinggi.<\/p>\n<p>Contoh tindakan yang dilakukan adalah mengubah harga jual, membuat aktivitas pemasaran khusus, memperkenalkan produk baru, atau bahkan menarik diri dari pasar.<\/p>\n<h2>Manfaat Persaingan Usaha<\/h2>\n<p>Meskipun persaingan usaha memberikan tantangan yang serius untuk kelangsungan bisnis, di sisi lain persaingan usaha juga memiliki manfaat untuk perkembangan bisnis itu sendiri.<\/p>\n<p>Berikut adalah beberapa uraian terkait manfaat persaingan dalam berbisnis:<\/p>\n<h3>1. Mendorong untuk berfikir inovatif<\/h3>\n<p>Ketika pelaku bisnis menghadapi persaingan, secara tidak langsung akan membuat pelaku bisnis mampu berfikir untuk lebih inovatif sehingga akan timbul beberapa kreasi baru yang diciptakan.<\/p>\n<p>Terlebih ketika dihadapi kesulitan terkait persaingan bisnis, maka pelaku bisnis akan terdorong untuk mendapatkan ide-ide yang baru dan lebih segar agar kinerja bisnis yang dijalankan dapat lebih berjalan sukses dibandingkan dengan pesaing bisnisnya.<\/p>\n<h3>2. Mendorong untuk meningkatkan pelayanan<\/h3>\n<p>Persaingan bisnis dapat terjadi karena banyaknya orang yang menjalankan bisnis di bidang yang sama, seperti misalnya bisnis kuliner yang sangat banyak peminat yang ingin juga mencoba menjalankan bisnis tersebut.<\/p>\n<p>Untuk itu, manfaat persaingan dalam berbisnis hadir agar dapat mendorong pelaku bisnis untuk lebih meningkatkan pelayanan.<\/p>\n<p>Baik itu meningkatkan kualitas pelayanan dalam hal seperti bersikap baik dan ramah kepada konsumen, ataupun dengan meningkatkan pelayanan berupa menjaga kualitas atau bahkan meningkatkan kualitas produk atau jasa yang diberikan.<\/p>\n<p>Selain itu, pelaku bisnis juga dapat meningkatkan pelayanan dengan menyediakan fitur atau fasilitas tambahan yang tidak dimiliki oleh pesaing lainnya.<\/p>\n<h3>3. Memberikan motivasi tinggi<\/h3>\n<p>Manfaat persaingan dalam berbisnis lainnya yang berpengaruh dalam bisnis adalah mampu memberikan motivasi tinggi bagai pihak yang terkait baik itu pelaku bisnis.<\/p>\n<p>Adanya persaingan yang disebabkan banyak faktor inilah mendorong pelaku bisnis untuk tetap mempertahankan bisnisnya dengan berbagai strategi bisnis yang tepat.<\/p>\n<p>Sehingga pelaku bisnis yang memiliki motivasi untuk bertahan dan mengembangkan bisnisnya akan lebih mudah menemukan solusi untuk menghadapi persaingan bisnis.<\/p>\n<p>Seperti misalnya mencari dan mengembangkan sisi positif atau keunggulan yang menjadi ciri khas dan berbeda dari produk atau jasa lain.<\/p>\n<p>Hal tersebut tentu menjadi pertimbangan tersendiri bagi para konsumen yang berniat berpaling dan menggunakan produk atau jasa yang lain.<\/p>\n<p>Selain itu, dengan adanya motivasi yang tinggi akan mampu meningkatkan kinerja dalam menjalankan bisnisnya.<\/p>\n<h3>4. Mendapatkan konsumen yang loyal<\/h3>\n<p>Mendapatkan konsumen yang loyal merupakan suatu hal yang patut diperjuangkan dan dipertahankan.<\/p>\n<p>Dengan menghadapi persaingan berbisnis maka pelaku bisnis akan terdorong untuk memperbaiki kualitas produk atau jasa yang ditawarkan, hingga kualitas pelayanan terhadap konsumen.<\/p>\n<p>Selain memperbaiki kualitas, pelaku bisnis dapat mencari informasi tentang bagaimana kebutuhan atau selera konsumen yang menjadi target.<\/p>\n<p>Hal tersebut akan terdorong untuk mendapatkan konsumen yang loyal sehingga kecil kemungkinannya konsumen tersebut berpaling ke pesaing bisnis.<\/p>\n<p>Sehingga jika hal tersebut dilakukan, otomatis keloyalan konsumen akan didapatkan dan tentunya akan membuat para pesaing mengalami kesulitan untuk mencoba bersaing.<\/p>\n<h3>5. Memberikan pembelajaran dan pengalaman<\/h3>\n<p>Manfaat persaingan dalam berbisnis lainnya yang tidak kalah penting adalah mampu memberikan pembelajaran dan pengalaman.<\/p>\n<p>Ketika pelaku bisnis menjadikan kesuksesan yang diraih oleh pesaing sebagai pengalaman dan pembelajaran maka akan memberikan dampak kepada pelaku bisnis untuk lebih belajar banyak lagi.<\/p>\n<p>Selain itu, dapat dijadikan pengalaman serta pembelajaran di kemudian hari untuk lebih tepat dalam bertindak.<\/p>\n<p>Mengingat kegagalan tidak selamanya membuat gagal, kegagalan merupakan kesuksesan yang tertunda.<\/p>\n<p>Terlebih di dalam berbisnis pasang surutnya pasti terjadi.<\/p>\n<p>Untuk itu, ketika menghadapi permasalahan atau kesulitan apa pun itu sebaiknya dijadikan sebagai pembelajaran dan pengalaman seperti manfaat dari persaingan dalam berbisnis ini.<\/p>\n<h2>Dampak Positif Persaingan Bisnis<\/h2>\n<p>Persaingan atau kompetisi dalam bisnis tidak selalu bisa diartikan negatif.<\/p>\n<p>Kondisi yang menekan pebisnis di tengah kerasnya persaingan pasar yang membuat mereka mau tidak mau mengembangkan produk dan membuat perubahan terhadap produk yang dijual.<\/p>\n<p>Di antara beberapa dampak positif persaingan dalam bisnis adalah sebagai berikut.<\/p>\n<ul>\n<li>Mendorong pebisnis meningkatkan kualitas produk<\/li>\n<li>Memprioritaskan kepuasan pelanggan<\/li>\n<li>Mengembangkan kreativitas sumber daya manusia (SDM)<\/li>\n<li>Membantu menanggulangi kemiskinan<\/li>\n<li>Menyerap tenaga kerja<\/li>\n<\/ul>\n<p>Poin pertama sampai ketiga adalah bentuk tindakan yang secara natural akan dilakukan oleh perusahaan agar produk mereka laku di pasaran.<\/p>\n<p>Poin keempat dan kelima merupakan dampak dari suksesnya bisnis yang berhasil laku di pasaran karena memenangi kompetisi dari kompetitor.<\/p>\n<p>Semakin sukses perusahaan semakin besar peluang perusahaan menyerap tenaga kerja dan membantu menanggulangi kemiskinan negara.<\/p>\n<h2>Dampak Negatif Persaingan Usaha<\/h2>\n<p>Adapun dampak negatif dari persaingan bisnis adalah memungkinkan terjadinya hal-hal berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Bisnis baru sulit dibangun karena persaingan terlalu kuat<\/li>\n<li>Perang harga sehingga sulit bagi pebisnis memperoleh keuntungan yang telah diperhitungkan sedari awal<\/li>\n<li>Terjadi pelanggaran etika karena persaingan bertransformasi menjadi kegiatan tidak sehat<\/li>\n<li>Terjadi monopoli bisnis<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Contoh Persaingan Bisnis<\/h2>\n<p>Berikut beberapa contoh persaingan bisnis dunia yang melegenda, yaitu:<\/p>\n<h3>1. Coke vs Pepsi<\/h3>\n<p>Merek minuman bersoda, Coke dan Pepsi sangat mudah ditemukan di supermarket, apalagi di tempat asalnya, Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Pada tahun 1980-an, Coke dan Pepsi mulai terlihat melakukan persaingan bisnis, di mana keduanya getol mengeluarkan produk baru dan melakukan beragam inovasi agar bisa menjadi penguasa pasar.<\/p>\n<p>Kompetisi awal dari inovasi rasa dimenangkan oleh Pepsi di mana produk mereka sukses diterima di pasar, sementara Coke jadi bulan-bulanan konsumen karena rasa yang diciptakan dianggap gagal.<\/p>\n<h3>2. McDonald\u2019s vs Burger King<\/h3>\n<p>Dua waralaba food &amp; baverage ini memulai persaingan bisnis sejak kemunculan pertama mereka di pertengahan abad 20.<\/p>\n<p>Persaingan dimulai dengan menu burger hingga mencapai puncak pada tahun 1990-an.<\/p>\n<h3>3. Microsoft vs Apple<\/h3>\n<p>Bill Gates memulai bisnis lebih dulu menciptakan sistem operasi Windows saat Steve Jobs kala itu masih terkatung-katung menciptakan sistem operasi iOS.<\/p>\n<p>Steve Jobs dengan Apple-nya kala itu bahkan sempat mengalami kebangkrutan hingga dibantu berupa suntikan investasi oleh Bill Gates agar bisa bertahan.<\/p>\n<p>Kini dalam 15 tahun terakhir, Steve Jobs berhasil membawa bisnis Apple jauh lebih unggul daripada Windows yang diciptakan Bill Gates.<\/p>\n<h2>Cara Mengatasi Persaingan Usaha<\/h2>\n<p>Ada lima cara agar Anda bisa mengatasi kerasnya persaingan usaha demi mendapatkan keuntungan dan jadi penguasa pasar, di antaranya:<\/p>\n<ol>\n<li>Menjaga konsumen loyal<\/li>\n<li>Mencari pangsa pasar baru<\/li>\n<li>Memberikan perbedaan mencolok antara produk Anda dengan produk kompetitor yang mudah disadari oleh konsumen<\/li>\n<li>Mengenali kompetitor, agar bisa membuat produk yang jauh lebih unggul dari mereka<\/li>\n<li>Mengenali konsumen dan keinginan mereka, agar produk Anda selalu dibeli karena dinilai bermanfaat dan berguna bagi kehidupan konsumen<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Tujuan Adanya Persaingan Usaha<\/h2>\n<p>Ada beberapa tujuan dari terjadinya persaingan dalam usaha, di antaranya:<\/p>\n<h3>1. Menambah kemitraan<\/h3>\n<p>Berkompetisi dengan perusahaan lain bukan berarti Anda bermusuhan dengan mereka.<\/p>\n<p>Berhubungan baik dengan pesaing bisa menghasilkan keuntungan bersama, salah satunya adalah dengan bermitra atau berjejaring.<\/p>\n<p>Kerja tim antara dua bisnis seperti makanan dan bioskop, toko buku dan kafe, menjadi mitra setelah masing-masing perusahaan itu memperebutkan calon konsumen yang sama di dalam mal.<\/p>\n<h3>2. Belajar atau meng-update keilmuan bisnis<\/h3>\n<p>Tidak ada kata terlambat untuk belajar, kenyataannya persaingan bisnis memaksa perusahaan dan orang-orang di dalamnya terus belajar mengamati pasar dan memperbaiki produk yang mereka jual.<\/p>\n<p>Tidak ada perusahaan yang tiba-tiba di puncak, semua membutuhkan proses dari bawah, belajar setiap hari dan berkompetisi setiap hari.<\/p>\n<h3>3. Meningkatkan layanan kepada pelanggan<\/h3>\n<p>Persaingan bisnis membuat perusahaan lebih peka terhadap permintaan konsumen.<\/p>\n<p>Perusahaan akan belajar bagaimana memperlakukan konsumen hingga menarik mereka menjadi pelanggan tetap.<\/p>\n<p>Menyuguhkan produk berkualitas dan produk-produk segar di setiap musimnya agar pelanggan tidak bosan dan kabur ke kompetitor.<\/p>\n<h3>4. Menciptakan produk atau brand bisnis yang istimewa<\/h3>\n<p>Di tengah banyaknya produk serupa yang dijual di pasaran, persaingan bisnis akan membawa perusahaan Anda membuat produk dan membangun citra yang istimewa.<\/p>\n<p>Tujuan dari hal tersebut adalah agar konsumen tertarik menggunakan produk dari perusahaan Anda.<\/p>\n<h2>Manfaat Positif Adanya Persaingan Usaha Bagi Konsumen<\/h2>\n<p>Tidak dapat dilewatkan, faktanya persaingan usaha sangat-sangat menguntungkan konsumen.<\/p>\n<p>Mengapa demikian?<\/p>\n<p>Perusahaan akan memperbaiki produk mereka, memberikan keunggulan, pelayanan, dan harga yang sangat bersahabat dengan konsumen.<\/p>\n<p>Konsumen juga dimanjakan dengan pelayanan perusahaan yang menjual produk karena mereka akan terus berusaha menjaga pelanggan loyal.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Demikianlah beberapa informasi terkait manfaat persaingan dalam berbisnis.<\/p>\n<p>Perlu diingat bahwa, yang terlihat begitu menyeramkan bukan berarti selalu menghadirkan hal negatif saja.<\/p>\n<p>Akan tetapi, kondisi tersebut juga menghadirkan berbagai hal positif bagi yang menghadapinya dengan bijak seperti halnya persaingan dalam berbisnis.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi mereka yang paham manfaat persaingan dalam berbisnis, jelas akan membuat pandangan buruk terhadap risiko bisnis menjadi semakin pudar. Mengingat banyak orang yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":65,"featured_media":16258,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[2136,2122,320,1555],"views":25145,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16047"}],"collection":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/65"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16047"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16047\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16258"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16047"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16047"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zahiraccounting.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16047"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}