Software Akuntansi Terbaik | Zahir Accounting Sticky Logo Software Akuntansi Terbaik | Zahir Accounting Sticky Logo Retina

Sy menggunakan multi satuan, dikarenakan toko kami menjual dengan menggunakan berbagai jenis satuan. Misalkan: DN Biskuat Energy144gr 1dus x 6pak x 24pcs Satuan yang digunakan dalam transaksi adalah: 1. dus sebagai satuan besar 2. pak sebagai satuan sedang Kami menset master data pada satuan: 1. tetap menggunakan satu satuan dasar, tidak membuat lebih dari satu satuan dasar 2. membuat satuan sedang pak, dengan multi satuan 1pak=1pcs 3. membuat satuan besar dus6pak, dengan multi satuan dus6pak=6pcs Kemudian kami menyesuaikan master data barang yang satuan laporannya dipilih dus6pak, sehingga dilaporan memunculkan perhitungan dus6pak. Kenyataan yang terjadi: 1. transaksi penjualan maupun pembelian berjalan baik. 2. tapi ketika diposting??? tahap kami dalam memosting: kami memiliki 2 gudang. kami asumsikan: gudang kami : gudang 2 gudang utama : gudang 1 1. barang kami dikirim melalui gudang 1 dan faktur dikirim belakangan. maksudnya barang dikirim terdahulu baru fakturnya menyusul. 2. karena dizahir bisa melakukan transaksi penjualan tanpa memposting terdahulu maka operasional bisa tetap berjalan. ini merupakan solusi agar kami bisa melakukan penjualan harian tanpa hambatan. logikanya: 1. input data pembelian dari gudang 1 dan mempostingnya (sehingga mutasi barang terupdate) 2. baru buka daftar penjualan, klik kanan posting seluruh transaksi penjualan. (untuk masuk ke buku besar masing-masing bagian sehingga memunculkan report) tapi ketika diposting??? ada mutasi barang pembelian yang pada ledger tidak sesuai dengan yang input. kenapa bisa kami bisa bilang begitu? kami menggunakan fungsi audit trail yang terdapat pada zahir, tahap kami melakukannya: 1.buka inventory ledger pilih sub”yang diperlukan spt dari item apa sampai apa,dsb. klik ok 2. muncul inventory ledger ada mutasi transaksi dari masing-masing item, disetiap mutasi ada no faktur atau ref penjualan maupun pembelian tinggal diklik saja untuk memunculkan dokumen sumber yang kita input. didokumen sumber pembelian tertulis: DN Biskuat Energy144gr 1dus x 6pak x 24pcs sebanyak 1dus6pak logikanya diledger inventory muncul 1 dus6pak karena kami telah menset multi satuan diatas. tetapi yang terjadi bukan muncul 1dus6pak tapi 0.17 dus6pak co. kasus pembelian 1 dus, penjualan 2 pak perhitungan mutasi yang muncul diprogram: pembelian 1dus masuknya ke ledger inventory 1/6=0.167 penjualan 2pak jadi negatif<<<<<<< nah itu yang ingin kami tanyakan, kenapa ya? apa kami yang salah mempelajari software ini? atau ada bugs dalam program ini yang perlu diperbaiki? untuk perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Terima kasih atas pertanyaannya.

Dari kasus diatas yang perlu diperhatikan adalah dalam hal setting konversi multi satuan pada data satuan pengukuran. Dari informasi yang disampaikan ada tiga jenis satuan pengukuran yang digunakan yaitu Pcs, Pak, dan Dus. Dari informasi yang disampaikan dimana contoh DN biskuit Energi 144 gr 1Dus x 6 Pak x 24 Pcs.
Jika diuraikan maka pembuatan satuan adalah sebagai berikut :
1 Pak = 24 Pcs
1 Dus = 6 Pak = 144 Pcs

Maka ketika anda membuat data satuan pengukurannya sebagai berikut :
1. Buat satuan pcs sebagai satuan dasarnya.
2. Buat satuan pak dengan konversi 1 pak = 24 pcs
3. Buat satuan dus dengan konversi 1 dus = 144 pcs
catatan : satuan pak dan satuan dus harus dikonversi ke pcs sebagai satuan dasar.

4. Buat data produk DN biskuit Energi 144 gr dengan satuan dasar pcs. Tentukan satuan laporannya juga misal dus

Contoh kasus pembelian 1 dus kemudian dijual sebanyak 2 pak :

Maka ketika anda posting pembelian sebanyak 1 dus maka stock produk tersebut akan bertambah sebanyak 1 dus.
kemudian anda posting penjualan sebanyak 2 pak maka stock produk tersebut akan berkurang sebanyak 2 pak. Jika satuan laporannya dus, maka yang diinformasikan untuk nilai stock barang tersebut adalah 0.67 dus.

Semoga membantu, Terima kasih.

By |Februari 3rd, 2013|Categories: Problem Solving|0 Comments